Cara Menemukan Topik Viral untuk Konten Pinterest

Cara Menemukan Topik Viral untuk Konten Pinterest

Cara Menemukan Topik Viral untuk Konten Pinterest

Gubuku- Cara Menemukan Topik Viral untuk Konten Pinterest

Pinterest bukan cuma tempat buat cari inspirasi foto, outfit, resep, atau desain. Platform ini juga bisa menjadi sumber traffic yang menarik kalau kamu tahu cara memilih topik yang tepat.

Masalahnya, banyak pemula bingung mau membuat konten tentang apa. Sudah bikin banyak Pin, tapi views-nya masih sepi. Nah, salah satu penyebabnya bisa jadi karena topik yang dipilih kurang dicari oleh pengguna.

Jadi, sebelum bikin konten, kamu perlu tahu cara menemukan topik viral untuk konten Pinterest yang punya potensi dicari banyak orang.

Kabar baiknya, prosesnya nggak sesulit yang dibayangkan. Kamu bisa mulai dari tren, keyword, kompetitor, sampai melihat apa yang sedang banyak dicari pengguna.

Kenapa Topik Viral Penting di Pinterest?

Topik yang sedang populer memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan perhatian. Namun, viral bukan berarti harus mengikuti tren secara asal.

Yang lebih penting adalah menemukan topik yang:

  • Banyak dicari pengguna.
  • Sesuai dengan niche akunmu.
  • Bisa dibuat menjadi konten yang bermanfaat.
  • Memiliki keyword yang relevan.
  • Bisa dikembangkan menjadi beberapa konten.

Misalnya kamu punya niche tentang produktivitas. Daripada membuat Pin dengan topik terlalu umum seperti “Tips Produktif”, kamu bisa mempersempitnya menjadi “Cara Mengatur Waktu untuk Pelajar” atau “Ide To-Do List untuk Pemula”.

Topik yang lebih spesifik biasanya lebih gampang diarahkan ke target audiens tertentu.

1. Gunakan Pinterest untuk Riset Tren

Cara paling gampang menemukan ide adalah langsung menggunakan Pinterest.

Ketik keyword yang sesuai dengan niche kamu di kolom pencarian. Pinterest biasanya akan menampilkan berbagai rekomendasi pencarian yang berhubungan dengan keyword tersebut.

Rekomendasi ini bisa menjadi sumber ide konten.

Contohnya, kamu mengetik:

“desain kamar”

Kemudian muncul berbagai pencarian terkait seperti desain kamar minimalis, kamar aesthetic, kamar kecil, dan sebagainya.

Baca Juga  Strategi Pinterest untuk UMKM agar Mendapatkan Pelanggan

Dari sana, kamu bisa mengembangkan banyak ide Pin.

Tips: jangan langsung meniru konten orang lain. Gunakan hasil pencarian sebagai inspirasi untuk menemukan sudut pembahasan yang lebih menarik dan berbeda.

2. Perhatikan Topik yang Sedang Trending

Tren bisa menjadi peluang besar untuk mendapatkan views.

Coba perhatikan topik yang sedang ramai dibicarakan dan lihat apakah topik tersebut cocok dengan niche Pinterest kamu.

Misalnya ada tren tentang:

Kalau salah satu tren tersebut masih relevan dengan niche kamu, kamu bisa membuat versi kontennya sendiri.

Namun, jangan cuma mengejar tren. Pilih tren yang masih memiliki hubungan dengan target audiensmu.

3. Riset Keyword Sebelum Membuat Pin

Pinterest juga bisa digunakan seperti mesin pencari. Karena itu, keyword sangat penting.

Sebelum membuat Pin, tentukan terlebih dahulu keyword utama yang ingin kamu targetkan.

Contohnya:

Keyword utama: cara menghasilkan uang dari Pinterest

Keyword turunannya bisa berupa:

Masukkan keyword tersebut secara natural pada judul, deskripsi, dan elemen lain yang relevan.

Tujuannya agar Pinterest lebih mudah memahami isi kontenmu.

4. Lihat Konten yang Banyak Mendapatkan Perhatian

Salah satu cara mencari ide konten Pinterest adalah mengamati konten yang performanya bagus.

Perhatikan:

  • Judul Pin.
  • Topik yang dibahas.
  • Desain visual.
  • Gaya penulisan.
  • Jenis informasi yang diberikan.
  • Masalah yang ingin diselesaikan.

Bukan berarti kamu harus copy-paste.

Justru gunakan konten tersebut untuk mencari celah. Kalau banyak orang membahas satu topik, coba cari sudut pandang lain yang belum terlalu banyak dibahas.

Contohnya, jika banyak konten membahas “Cara Menggunakan Pinterest”, kamu bisa membuat:

Baca Juga  Strategi Konten Musiman untuk Mendapatkan Traffic Pinterest

“7 Kesalahan Pemula Saat Menggunakan Pinterest yang Sering Diabaikan.”

Lebih spesifik dan punya rasa penasaran.

5. Manfaatkan Google Trends

Selain Pinterest, kamu juga bisa menggunakan Google Trends untuk melihat apakah sebuah topik sedang naik atau justru mulai menurun.

Misalnya kamu punya beberapa ide:

Bandingkan topik tersebut dan lihat mana yang sedang menunjukkan peningkatan minat.

Data tersebut bisa menjadi tambahan pertimbangan sebelum membuat konten.

6. Cari Ide dari Masalah Audiens

Konten yang menarik biasanya menjawab masalah.

Coba pikirkan:

“Apa yang sedang dicari atau dibutuhkan target audiensku?”

Misalnya targetmu adalah pelajar. Beberapa masalah mereka mungkin:

  • Susah fokus belajar.
  • Bingung membuat jadwal.
  • Tidak tahu cara membuat catatan.
  • Sulit mengatur waktu.
  • Bingung mencari ide tugas.

Dari masalah tersebut, kamu bisa membuat banyak topik Pinterest.

Contohnya:

“5 Cara Fokus Belajar Tanpa Mudah Terdistraksi”

atau

“Template Jadwal Belajar untuk Pelajar yang Sibuk.”

7. Gunakan Format Konten yang Membuat Orang Penasaran

Topik yang bagus akan semakin menarik kalau dikemas dengan judul yang kuat.

Beberapa formula judul yang bisa kamu coba:

Angka + manfaat
“7 Cara Membuat Konten Pinterest Lebih Menarik”

Kesalahan + target audiens
“5 Kesalahan Pemula Saat Membuat Pinterest”

Cara + hasil
“Cara Mendapatkan Lebih Banyak Views di Pinterest”

Rahasia + manfaat
“Rahasia Membuat Pin yang Lebih Menarik Perhatian”

Panduan + target
“Panduan Pinterest untuk Pemula yang Baru Mulai”

Gunakan judul yang jelas dan jangan membuat klaim berlebihan.

8. Cari Topik Evergreen

Selain mengejar topik viral, jangan lupa membuat konten evergreen.

Konten evergreen adalah konten yang tetap relevan dalam waktu lama.

Contohnya:

  • Cara menggunakan Pinterest.
  • Cara membuat akun Pinterest.
  • Cara membuat Pin.
  • Tips Pinterest SEO.
  • Cara mencari keyword.
  • Cara meningkatkan kualitas konten.
Baca Juga  Cara Mendapatkan Penghasilan Tambahan dari Pinterest di Rumah

Konten seperti ini bisa terus mendapatkan traffic selama informasinya masih relevan.

Strategi yang bagus adalah menggabungkan konten trending + konten evergreen.

9. Buat Satu Topik Menjadi Banyak Konten

Jangan berhenti setelah menemukan satu topik bagus.

Kembangkan menjadi beberapa ide.

Misalnya topiknya adalah Pinterest SEO.

Kamu bisa membuat:

  1. Apa Itu Pinterest SEO?
  2. Cara Riset Keyword Pinterest.
  3. Kesalahan Pinterest SEO yang Harus Dihindari.
  4. Cara Membuat Judul Pin yang SEO Friendly.
  5. Cara Menulis Deskripsi Pin.
  6. Tips Meningkatkan Jangkauan Pin.
  7. Panduan Pinterest SEO untuk Pemula.

Satu topik bisa menjadi banyak konten kalau kamu kreatif dalam mencari sudut pembahasannya.

10. Buat Konten yang Sesuai dengan Niche

Jangan membuat semua topik viral hanya karena sedang ramai.

Kalau akunmu membahas teknologi, jangan tiba-tiba membuat konten tentang resep makanan hanya karena topik tersebut sedang populer.

Tetap gunakan niche sebagai batasan.

Tren + niche + kebutuhan audiens = ide konten yang lebih potensial.

Dengan cara ini, akun Pinterest kamu bisa terlihat lebih konsisten dan mudah dikenali.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Saat mencari topik viral Pinterest, beberapa kesalahan berikut sebaiknya kamu hindari:

1. Hanya Mengejar Viral

Tidak semua tren cocok untuk akunmu. Pilih tren yang masih berhubungan dengan niche.

2. Copy Konten Orang Lain

Jadikan konten kompetitor sebagai referensi, bukan untuk dijiplak.

3. Mengabaikan Keyword

Desain bagus saja belum tentu cukup. Pastikan konten memiliki keyword yang relevan.

4. Membuat Judul Clickbait

Judul yang terlalu berlebihan bisa membuat audiens kecewa jika isi konten tidak sesuai.

5. Tidak Konsisten

Jangan berharap satu Pin langsung mendatangkan banyak traffic. Terus buat dan evaluasi konten secara rutin.

 

penulis : Ghiyas – SMKN 9 Bungo