Gubuku- Cara Menjual Jasa Digital dengan Bantuan Pinterest
Di era digital seperti sekarang, menjual jasa nggak harus selalu mengandalkan Instagram, TikTok, atau iklan berbayar. Salah satu platform yang sering diremehkan, tapi punya potensi besar untuk mendatangkan calon pelanggan adalah Pinterest.
Pinterest bisa digunakan untuk mempromosikan berbagai jasa digital, mulai dari desain grafis, editing video, jasa menulis, pembuatan website, hingga social media management. Menariknya, konten di Pinterest bisa terus ditemukan pengguna melalui pencarian, sehingga peluang mendapatkan calon klien tidak hanya bergantung pada jumlah followers.
Kalau kamu punya skill digital dan ingin mulai mencari klien secara online, Pinterest bisa menjadi salah satu channel yang layak dicoba.
Apa Itu Jasa Digital?
Jasa digital adalah layanan yang bisa dikerjakan dan diberikan secara online. Biasanya, jasa ini berkaitan dengan kreativitas, teknologi, pemasaran, atau pekerjaan profesional.
Contoh jasa digital yang bisa dijual melalui Pinterest antara lain:
- Jasa desain logo
- Desain feed media sosial
- Desain poster dan banner
- Editing video
- Jasa copywriting
- Penulisan artikel SEO
- Pembuatan website
- Jasa SEO
- Social media management
- Desain presentasi
- Pembuatan template digital
- Jasa ilustrasi
Kamu nggak perlu menawarkan semua jenis jasa. Lebih baik pilih satu atau beberapa jasa yang benar-benar kamu kuasai agar branding akun lebih jelas.
Kenapa Pinterest Cocok untuk Menjual Jasa Digital?
Pinterest pada dasarnya merupakan platform visual sekaligus mesin pencarian. Pengguna biasanya mencari ide, inspirasi, tutorial, referensi desain, produk, dan berbagai informasi lainnya.
Hal ini bisa menjadi peluang bagi penyedia jasa digital.
Misalnya, kamu menawarkan jasa desain logo. Kamu bisa membuat Pin dengan judul seperti:
“Jasa Desain Logo Profesional untuk Bisnis Pemula”
Ketika orang mencari informasi seputar desain logo atau branding bisnis, Pin tersebut berpeluang muncul di hasil pencarian.
Jadi, Pinterest bukan cuma soal mendapatkan followers. Fokus utamanya bisa diarahkan pada mendapatkan traffic dan calon pelanggan.
Cara Menjual Jasa Digital dengan Bantuan Pinterest
1. Tentukan Jasa yang Ingin Dijual
Langkah pertama adalah menentukan jasa digital yang ingin kamu tawarkan.
“Saya menyediakan jasa desain konten Instagram untuk UMKM.”
Penawaran seperti ini lebih mudah dipahami dibandingkan hanya menulis:
“Saya menerima jasa desain.”
Semakin spesifik target dan layananmu, semakin mudah calon klien memahami apa yang kamu tawarkan.
2. Buat Akun Pinterest yang Profesional
Gunakan nama akun yang berhubungan dengan brand atau jasa yang kamu tawarkan.
Lengkapi profil dengan:
- Nama brand atau nama jasa
- Foto profil/logo
- Deskripsi singkat
- Keahlian utama
- Link menuju portofolio atau halaman pemesanan
Buat profil yang terlihat profesional tetapi tetap simpel.
3. Buat Portofolio yang Menarik
Sebelum mencari klien, pastikan kamu memiliki contoh hasil pekerjaan.
Misalnya kamu menawarkan jasa desain grafis, buat beberapa contoh desain seperti:
- Logo
- Poster
- Feed Instagram
- Banner
- Brosur
- Thumbnail YouTube
Kalau belum pernah mendapatkan klien, kamu bisa membuat contoh desain fiktif sebagai portofolio.
Yang penting, jangan mengklaim proyek fiktif sebagai pekerjaan klien asli.
4. Buat Pin yang Menjual
Jangan hanya mengunggah portofolio tanpa konteks.
Buat Pin yang langsung menunjukkan manfaat jasamu.
Contohnya:
Judul:
“Jasa Desain Feed Instagram untuk Bisnis”
Deskripsi:
“Bikin tampilan Instagram bisnis lebih profesional dengan desain yang sesuai identitas brand. Cocok untuk UMKM, online shop, dan personal brand.”
Tambahkan CTA seperti:
“Lihat portofolio dan pesan jasa melalui link di profil.”
5. Gunakan Keyword Pinterest
Pinterest memiliki sistem pencarian, jadi keyword sangat penting.
Misalnya kamu menjual jasa desain logo, beberapa keyword yang bisa digunakan:
- jasa desain logo
- desain logo profesional
- jasa logo UMKM
- desain branding bisnis
- logo untuk bisnis
- jasa desain grafis
Gunakan keyword secara natural pada:
- Nama profil
- Bio
- Judul Pin
- Deskripsi Pin
- Nama board
Jangan memasukkan keyword secara berlebihan karena bisa membuat konten terlihat spam.
6. Buat Board Sesuai Niche
Board membantu mengelompokkan konten berdasarkan topik.
Contohnya jika kamu menawarkan jasa desain:
Board:
- Inspirasi Desain Logo
- Branding Bisnis
- Desain Instagram
- Tips Desain Grafis
- Portofolio Desain
- Tips Bisnis untuk Pemula
Dengan struktur seperti ini, akunmu terlihat lebih rapi dan relevan.
7. Arahkan Traffic ke Portofolio
Pinterest sebaiknya digunakan sebagai pintu masuk menuju tempat calon klien bisa melihat layananmu lebih lengkap.
Kamu bisa mengarahkan pengguna ke:
- Website
- Landing page
- Portofolio online
- Form pemesanan
- Halaman bisnis
Contohnya:
Pinterest → Portofolio → Calon klien melihat jasa → Menghubungi kamu → Deal
Alur sederhana ini bisa membantu mengubah traffic menjadi peluang penjualan.
8. Buat Konten Edukatif
Jangan hanya memposting “Saya jual jasa”.
Coba buat konten yang membantu target audiens.
Misalnya kamu menawarkan jasa SEO, buat Pin seperti:
- “5 Kesalahan SEO yang Sering Dilakukan Pemula”
- “Cara Membuat Artikel SEO”
- “Tips Meningkatkan Traffic Website”
- “Keyword SEO yang Wajib Dipahami Pemula”
Konten edukatif bisa membuat orang mengenal keahlianmu sebelum akhirnya tertarik menggunakan jasamu.
9. Tampilkan Hasil Sebelum dan Sesudah
Konten before-after cukup menarik untuk jasa tertentu.
Contohnya:
Before: desain feed yang masih sederhana.
After: desain feed yang sudah dibuat lebih profesional.
Format seperti ini bisa membantu calon klien melihat kemampuanmu secara langsung.
10. Konsisten Mengunggah Pin
Jangan berharap langsung mendapatkan banyak klien setelah mengunggah beberapa Pin.
Pinterest membutuhkan waktu untuk mendistribusikan dan menemukan konten yang relevan.
Daripada upload banyak konten sekaligus, lebih baik buat jadwal yang realistis dan konsisten.
Misalnya:
3–5 Pin per minggu.
Yang paling penting bukan sekadar jumlah, tetapi kualitas, relevansi, dan optimasi keyword.
Contoh Jasa Digital yang Bisa Dipromosikan di Pinterest
Pinterest dapat digunakan untuk berbagai jenis jasa digital.
Jasa Desain Grafis
Buat konten portofolio seperti logo, poster, banner, dan desain media sosial.
Jasa Penulisan Artikel
Buat Pin berisi tips SEO, tips blogging, atau contoh struktur artikel.
Jasa Editing Video
Tampilkan contoh hasil editing dengan visual yang menarik dan jelas.
Jasa Pembuatan Website
Tampilkan screenshot website yang pernah dibuat dan jelaskan fitur utamanya.
Jasa Social Media Management
Buat konten tentang strategi media sosial, kalender konten, dan contoh desain postingan.
Jasa SEO
Buat konten edukasi seputar keyword, optimasi website, backlink, dan strategi meningkatkan traffic.
Tips Agar Pinterest Lebih Mudah Mendatangkan Klien
Ada beberapa hal yang bisa kamu perhatikan agar strategi Pinterest lebih maksimal.
Pertama, kenali target audiens.
Cari tahu siapa yang kemungkinan membutuhkan jasamu.
Kedua, gunakan desain yang mudah dibaca.
Jangan membuat Pin terlalu penuh dengan tulisan.
Ketiga, gunakan judul yang jelas.
Judul harus membuat orang langsung tahu isi konten.
Keempat, optimalkan keyword.
Gunakan kata kunci yang memang berkaitan dengan jasa dan target audiens.
Kelima, berikan CTA.
Arahkan pengguna untuk melihat portofolio, menghubungi kamu, atau mempelajari layanan lebih lanjut.
Keenam, jangan cuma jualan.
Campurkan konten promosi dengan konten edukasi agar akun terasa lebih bermanfaat.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Beberapa kesalahan bisa membuat strategi Pinterest kurang maksimal.
Terlalu Fokus pada Followers
Jumlah followers bukan satu-satunya indikator keberhasilan. Untuk jasa digital, traffic dan calon klien jauh lebih penting.
Tidak Menggunakan Keyword
Pinterest bekerja seperti mesin pencarian. Jika konten tidak memiliki konteks dan keyword yang jelas, konten bisa lebih sulit ditemukan.
Portofolio Tidak Jelas
Calon klien harus bisa memahami kemampuan dan jenis layanan yang kamu tawarkan.
Terlalu Sering Promosi
Jika semua konten hanya berisi iklan jasa, audiens bisa kehilangan alasan untuk mengikuti atau menyimpan kontenmu.
Tidak Memasang Link yang Relevan
Pastikan link yang digunakan mengarah ke halaman yang benar dan sesuai dengan isi Pin.
penulis : Ilham – SMK Setih Setio2




Leave a Reply