Gubuku- Tips Membuat Visual Pinterest yang Disukai Pengguna
Pinterest bukan cuma tempat mencari inspirasi. Platform ini juga bisa jadi sumber traffic dan peluang cuan kalau visual yang kamu buat menarik dan mudah ditemukan.
Karena Pinterest sangat mengandalkan gambar, visual yang menarik bisa membuat pengguna berhenti scrolling, membuka Pin, menyimpan konten, bahkan mengunjungi website kamu. Nah, bagaimana cara membuat visual Pinterest yang disukai pengguna? Simak tips berikut.
Apa Itu Visual Pinterest?
Visual Pinterest adalah tampilan gambar atau desain yang digunakan dalam sebuah Pin. Visual ini bisa berupa foto, infografis, tutorial, daftar tips, promosi produk, hingga desain edukatif.
Visual yang bagus tidak harus selalu rumit. Justru desain yang sederhana, jelas, dan punya informasi yang berguna sering lebih mudah dipahami pengguna.
1. Gunakan Ukuran Visual yang Tepat
Pinterest lebih cocok dengan format gambar vertikal karena tampilannya dirancang untuk scrolling dari atas ke bawah.
Gunakan rasio sekitar 2:3, misalnya:
- 1000 × 1500 piksel
- 1080 × 1620 piksel
Ukuran yang tepat membuat visual terlihat lebih rapi dan memenuhi layar pengguna tanpa terasa berantakan.
2. Buat Judul yang Langsung Menarik Perhatian
Judul adalah salah satu bagian pertama yang dilihat pengguna.
Hindari judul yang terlalu panjang atau membingungkan. Gunakan kalimat singkat yang langsung menjelaskan manfaat konten.
Contoh:
Kurang menarik:
“Beberapa Tips yang Bisa Kamu Gunakan untuk Meningkatkan Traffic Website”
Lebih menarik:
“7 Cara Naikkan Traffic Website”
Judul seperti ini lebih cepat dipahami saat pengguna sedang scrolling.
3. Gunakan Warna yang Konsisten
Jangan menggunakan terlalu banyak warna dalam satu desain. Pilih sekitar 2–4 warna utama yang sesuai dengan identitas konten.
Misalnya:
- Biru + putih untuk kesan profesional
- Hitam + putih untuk tampilan minimalis
- Hijau + krem untuk tema natural
- Ungu + putih untuk kesan modern
Konsistensi warna juga membantu pengguna mengenali konten kamu saat melihat beberapa Pin sekaligus.
4. Pilih Font yang Mudah Dibaca
Font yang keren belum tentu nyaman dibaca.
Untuk visual Pinterest, gunakan font yang jelas dan memiliki ukuran cukup besar. Hindari terlalu banyak jenis font dalam satu desain.
Idealnya gunakan:
- 1 font untuk judul
- 1 font untuk isi
- Bold untuk kata penting
Tujuannya sederhana: pengguna bisa memahami isi visual hanya dalam beberapa detik.
5. Gunakan Foto atau Ilustrasi yang Relevan
Visual harus sesuai dengan topik yang dibahas.
Jika membuat konten tentang “Tips Mengatur Keuangan”, gunakan gambar yang berkaitan dengan uang, catatan keuangan, kalkulator, atau aktivitas menabung.
Jangan memakai gambar hanya karena terlihat bagus tetapi tidak berhubungan dengan isi Pin.
6. Buat Desain yang Tidak Terlalu Penuh
Kesalahan yang sering terjadi adalah memasukkan terlalu banyak tulisan dan elemen ke dalam satu gambar.
Berikan ruang kosong agar desain terlihat lebih nyaman.
Gunakan prinsip sederhana:
Satu visual = satu pesan utama.
Jika ingin menjelaskan banyak hal, buat beberapa Pin atau gunakan format carousel jika sesuai dengan kebutuhan konten.
7. Tampilkan Manfaat Konten
Pengguna biasanya ingin tahu, “Apa yang saya dapat dari Pin ini?”
Karena itu, tunjukkan manfaat secara langsung.
Contoh:
- “5 Cara Mendapatkan Cuan dari Pinterest”
- “10 Ide Konten Pinterest untuk Pemula”
- “Cara Membuat Pin yang Mendatangkan Traffic”
- “7 Kesalahan Pinterest yang Harus Dihindari”
Judul seperti ini membuat pengguna lebih mudah memahami alasan untuk membuka konten.
8. Gunakan Call to Action
Tambahkan ajakan sederhana jika memang relevan.
“Baca selengkapnya”
“Simpan untuk nanti”
“Lihat tutorial lengkap”
“Cek panduan berikutnya”
CTA membantu mengarahkan pengguna ke tindakan yang kamu inginkan.
9. Buat Visual yang Mobile-Friendly
Sebagian besar pengguna Pinterest melihat konten melalui perangkat mobile. Jadi, pastikan tulisan tetap terbaca pada layar yang lebih kecil.
Sebelum mengunggah Pin, coba lihat desain dari ukuran layar HP. Kalau tulisannya terlalu kecil atau terlalu banyak elemen, sederhanakan lagi.
10. Gunakan Desain yang Punya Identitas
Kalau ingin membangun akun Pinterest dalam jangka panjang, buat gaya visual yang konsisten.
Misalnya kamu selalu menggunakan:
- Warna tertentu
- Gaya font yang sama
- Posisi logo atau watermark yang konsisten
- Layout yang mirip
- Gaya ilustrasi yang sama
Dengan begitu, konten kamu bisa lebih mudah dikenali.
11. Masukkan Keyword pada Visual Secara Natural
Selain caption dan deskripsi, keyword utama juga bisa dimasukkan ke dalam desain jika terlihat natural.
Misalnya artikel kamu membahas “Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest”, maka judul visual bisa menggunakan:
“Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest untuk Pemula”
Keyword membantu memperjelas topik konten kepada pengguna dan mendukung strategi SEO Pinterest.
12. Buat Visual yang Memancing Rasa Penasaran
Visual yang baik tidak harus menjelaskan semuanya.
Kamu bisa memberikan sedikit informasi yang membuat pengguna penasaran untuk membuka konten.
Contoh:
“5 Kesalahan Pinterest yang Bikin Traffic Sepi”
Pengguna yang merasa mungkin melakukan kesalahan tersebut akan lebih tertarik untuk mengetahui jawabannya.
13. Jangan Clickbait Berlebihan
Rasa penasaran memang penting, tetapi jangan membuat judul yang tidak sesuai dengan isi.
Jika visual mengatakan “7 Cara Mendapatkan Traffic dari Pinterest”, artikel atau halaman tujuan harus benar-benar membahas tujuh cara tersebut.
Konten yang sesuai dengan ekspektasi pengguna akan terasa lebih terpercaya.
14. Tes Beberapa Gaya Visual
Tidak ada satu desain yang pasti cocok untuk semua niche.
Coba beberapa gaya seperti:
- Minimalis
- Infografis
- Foto + teks
- Listicle
- Tutorial step-by-step
- Quote
- Before & after
Kemudian lihat gaya mana yang paling banyak mendapatkan klik, simpan, dan interaksi.
penulis : Deri SMKN 6 Tebo




Leave a Reply