Gubuku- Cara Mengubah Artikel Blog Menjadi Konten Pinterest
Kalau kamu sudah punya artikel blog, jangan cuma dipublish lalu ditinggal. Satu artikel sebenarnya bisa diubah menjadi beberapa konten Pinterest yang menarik dan berpotensi mendatangkan traffic ke blog.
Pinterest bukan cuma tempat mencari inspirasi gambar. Platform ini juga bisa dimanfaatkan untuk membagikan konten dan mengarahkan orang ke website. Jadi, daripada membuat konten dari nol setiap hari, kamu bisa mengubah artikel blog menjadi konten Pinterest dengan cara yang lebih praktis.
Apa Itu Konten Pinterest?
Konten Pinterest biasanya berbentuk Pin, yaitu gambar atau desain visual yang berisi informasi singkat dan menarik. Pin dapat ditambahkan judul, deskripsi, serta link menuju website.
Misalnya kamu punya artikel berjudul:
“Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest untuk Pemula”
Dari satu artikel tersebut, kamu bisa membuat beberapa Pin seperti:
- Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest
- 7 Cara Monetisasi Pinterest untuk Pemula
- Tips Mendapatkan Cuan dari Pinterest
- Cara Mendapatkan Traffic Blog dari Pinterest
- Kesalahan Pemula Saat Menggunakan Pinterest
Jadi, satu artikel bisa menghasilkan banyak konten.
Kenapa Artikel Blog Perlu Diubah Menjadi Konten Pinterest?
Ada beberapa alasan kenapa strategi ini menarik untuk dicoba.
Pertama, kamu bisa menghemat waktu karena tidak perlu selalu mencari ide baru.
Kedua, konten Pinterest dapat membantu memperkenalkan artikel blog kepada lebih banyak orang.
Ketiga, Pinterest bisa menjadi salah satu sumber traffic tambahan untuk website.
Keempat, kamu bisa membuat beberapa variasi Pin dari satu artikel sehingga peluang konten ditemukan pengguna menjadi lebih besar.
Cara Mengubah Artikel Blog Menjadi Konten Pinterest
1. Pilih Artikel yang Punya Informasi Menarik
Mulailah dengan memilih artikel yang memang punya manfaat untuk pembaca.
- tutorial
- tips dan trik
- panduan
- daftar rekomendasi
- artikel edukasi
- ide bisnis
- artikel self-improvement
Artikel seperti ini biasanya lebih mudah diubah menjadi konten visual.
2. Cari Poin-Poin Penting dari Artikel
Jangan langsung memasukkan seluruh isi artikel ke dalam desain Pin.
Baca artikel dan ambil bagian yang paling penting.
Misalnya artikel membahas “Cara Mendapatkan Uang dari Pinterest”, kamu bisa mengambil beberapa poin seperti:
- Affiliate marketing
- Menjual produk digital
- Mengarahkan traffic ke blog
- Menawarkan jasa
- Mempromosikan produk
Poin tersebut kemudian bisa dijadikan beberapa ide konten.
3. Buat Judul Pin yang Menarik
Judul adalah salah satu bagian penting dalam konten Pinterest.
Gunakan judul yang singkat, jelas, dan membuat orang penasaran.
Contoh:
Kurang menarik:
“Pinterest untuk Bisnis”
Lebih menarik:
“5 Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest untuk Pemula”
Atau:
“Mau Cuan dari Pinterest? Coba 5 Cara Ini!”
Tetap pastikan judul sesuai dengan isi artikel agar tidak menjadi clickbait.
4. Ubah Satu Artikel Menjadi Beberapa Pin
Ini bagian yang paling menguntungkan dari metode repurposing.
Misalnya kamu memiliki satu artikel tentang cara meningkatkan traffic blog. Dari artikel tersebut, kamu bisa membuat:
- 5 Cara Meningkatkan Traffic Blog
- Tips Mendapatkan Pengunjung Blog
- Cara Mendatangkan Traffic Gratis
- Kesalahan yang Membuat Blog Sepi
- Strategi SEO untuk Blog Pemula
Dengan cara ini, satu artikel bisa menjadi beberapa konten Pinterest.
5. Buat Desain Pin yang Simpel
Desain Pinterest tidak harus terlalu rumit.
Gunakan:
- judul besar
- font yang mudah dibaca
- warna yang konsisten
- gambar yang relevan
- ruang kosong yang cukup
- branding sederhana
Tujuannya adalah membuat pengguna langsung memahami isi Pin hanya dalam beberapa detik.
Kalau menggunakan Canva, kamu bisa membuat template sendiri sehingga proses membuat Pin berikutnya menjadi lebih cepat.
6. Masukkan Keyword Pinterest
Pinterest juga menggunakan sistem pencarian. Karena itu, keyword penting untuk membantu konten ditemukan.
Masukkan keyword yang relevan pada:
- judul Pin
- deskripsi Pin
- judul artikel
- nama board jika relevan
Contohnya, jika keyword utama kamu adalah “cara menghasilkan uang dari Pinterest”, gunakan keyword tersebut secara natural pada judul dan deskripsi.
Jangan memasukkan keyword secara berlebihan karena bisa membuat konten terlihat tidak natural.
7. Tambahkan Link ke Artikel Blog
Setelah membuat Pin, arahkan pengguna ke artikel yang sesuai.
Contohnya:
Pin:
“7 Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest”
Link:
Artikel blog yang membahas 7 cara tersebut secara lengkap.
Dengan begitu, Pinterest tidak hanya menjadi tempat memposting gambar, tetapi juga bisa menjadi sumber pengunjung untuk blog.
8. Buat Beberapa Versi dari Artikel yang Sama
Jangan hanya membuat satu desain.
Coba buat beberapa versi dengan:
- judul berbeda
- layout berbeda
- gambar berbeda
- angle pembahasan berbeda
Misalnya artikel “Cara Menggunakan AI untuk Membuat Konten” bisa diubah menjadi:
Pin 1:
“7 Cara AI Membantu Membuat Konten”
Pin 2:
“Cara Membuat Konten Lebih Cepat dengan AI”
Pin 3:
“Tools AI yang Bisa Membantu Content Creator”
Semua tetap mengarah ke artikel yang relevan.
Contoh Mengubah Artikel Blog Menjadi 5 Konten Pinterest
Misalnya artikel kamu berjudul:
“Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest untuk Pemula”
Kamu bisa mengubahnya menjadi:
Pin 1:
“5 Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest”
Pin 2:
“Cara Monetisasi Pinterest untuk Pemula”
Pin 3:
“Belum Punya Banyak Followers? Begini Cara Cuan dari Pinterest”
Pin 4:
“Pinterest Bisa Menghasilkan Uang? Ini Caranya”
Pin 5:
“Strategi Pinterest untuk Mendapatkan Traffic dan Cuan”
Kelima konten tersebut bisa memiliki desain berbeda tetapi tetap mengarah ke artikel utama.
Tips Agar Konten Pinterest Lebih Menarik
Supaya kontenmu tidak cuma dibuat lalu dilupakan, coba beberapa tips berikut:
- Gunakan judul yang jelas dan spesifik.
- Fokus pada satu topik dalam satu Pin.
- Gunakan keyword yang relevan.
- Buat desain yang mudah dibaca.
- Jangan memenuhi desain dengan terlalu banyak teks.
- Gunakan gambar yang berhubungan dengan topik.
- Tambahkan link ke artikel yang sesuai.
- Buat beberapa variasi Pin dari satu artikel.
- Pantau konten yang mendapatkan banyak klik dan simpanan.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat mengubah artikel blog menjadi Pinterest.
Pertama, memasukkan terlalu banyak teks.
Pinterest adalah platform visual, jadi buat informasi sesingkat dan sejelas mungkin.
Kedua, judul tidak sesuai isi artikel.
Judul yang terlalu sensasional mungkin menarik perhatian, tetapi bisa membuat pembaca kecewa jika isi tidak sesuai.
Ketiga, lupa menggunakan keyword.
Konten yang bagus tetap perlu dioptimasi agar lebih mudah ditemukan.
Keempat, hanya membuat satu Pin.
Padahal satu artikel bisa dikembangkan menjadi banyak konten dengan sudut pandang berbeda.
penulis : Deri SMKN 6 Tebo




Leave a Reply