Panduan Riset Tren Pinterest untuk Pemula

Panduan Riset Tren Pinterest untuk Pemula

Panduan Riset Tren Pinterest untuk Pemula

Gubuku- Panduan Riset Tren Pinterest untuk Pemula: Cara Menemukan Ide Konten yang Berpotensi Viral

Apa Itu Riset Tren Pinterest?

Riset tren Pinterest adalah proses mencari tahu topik, keyword, dan jenis konten yang sedang banyak dicari atau diminati pengguna Pinterest.

Simpelnya, kamu nggak perlu asal bikin Pin. Kamu bisa melihat dulu apa yang sedang ramai, lalu membuat konten yang sesuai dengan minat pengguna.

Cara ini cukup penting kalau kamu ingin menggunakan Pinterest untuk mendapatkan traffic, membangun brand, mempromosikan produk, atau menghasilkan uang secara online.

Kenapa Riset Tren Pinterest Itu Penting?

Pinterest bukan cuma tempat menyimpan gambar atau mencari inspirasi. Platform ini juga bisa menjadi sumber traffic untuk website, blog, toko online, maupun konten lainnya.

Dengan melakukan riset tren, kamu bisa:

  • Menemukan ide konten yang sedang diminati.
  • Mengetahui keyword yang sering dicari.
  • Membuat Pin yang lebih relevan.
  • Menghindari konten yang kurang diminati.
  • Meningkatkan peluang mendapatkan klik dan traffic.
  • Menentukan niche yang punya potensi.

Jadi, daripada menebak-nebak konten, lebih baik riset dulu sebelum upload.

Cara Riset Tren Pinterest untuk Pemula

1. Tentukan Niche Terlebih Dahulu

Sebelum mencari tren, tentukan dulu topik utama akun Pinterest kamu.

Contohnya:

Pilih niche yang sesuai dengan tujuanmu dan punya cukup banyak topik untuk dikembangkan.

2. Gunakan Kolom Pencarian Pinterest

Cara paling gampang untuk memulai riset adalah menggunakan fitur pencarian Pinterest.

Ketik kata kunci yang berhubungan dengan niche kamu. Misalnya kamu memilih niche AI, coba cari:

AI tools
AI untuk bisnis
AI productivity
AI untuk pelajar
aplikasi AI

Pinterest biasanya memberikan rekomendasi pencarian yang masih berhubungan dengan keyword tersebut.

Baca Juga  Cara Memanfaatkan Pinterest untuk Bisnis Percetakan

Kata-kata rekomendasi ini bisa menjadi sumber ide untuk konten berikutnya.

3. Perhatikan Saran Keyword

Saat mengetik keyword di Pinterest, jangan langsung berhenti di keyword pertama.

Coba perhatikan kata atau frasa yang muncul sebagai rekomendasi.

Misalnya kamu mengetik “cara menghasilkan uang”, kemudian muncul beberapa variasi pencarian seperti:

  • cara menghasilkan uang online
  • cara menghasilkan uang dari rumah
  • cara menghasilkan uang untuk pemula
  • cara menghasilkan uang tanpa modal

Dari sini kamu sudah mendapatkan beberapa ide keyword sekaligus.

4. Cari Konten yang Sedang Populer

Setelah menemukan keyword, lihat konten yang muncul di hasil pencarian.

Perhatikan:

  • Judul Pin.
  • Desain visual.
  • Topik yang dibahas.
  • Format konten.
  • Kata-kata yang digunakan.
  • Halaman yang dituju setelah Pin diklik.

Jangan sekadar meniru. Gunakan informasi tersebut sebagai referensi untuk membuat konten yang lebih menarik dan lebih bermanfaat.

5. Manfaatkan Pinterest Trends

Jika tersedia di wilayahmu, Pinterest Trends bisa digunakan untuk melihat perkembangan minat pencarian terhadap berbagai keyword.

Fitur ini membantu kamu membandingkan topik dan melihat kapan sebuah topik mulai meningkat popularitasnya.

Misalnya kamu memiliki dua keyword:

“AI tools” dan “AI untuk bisnis”.

Kamu bisa membandingkan keduanya untuk mengetahui topik mana yang memiliki perkembangan pencarian lebih menarik.

Ini jauh lebih efektif daripada hanya mengandalkan feeling.

6. Cari Tren Berdasarkan Musim

Pinterest memiliki banyak pencarian yang sifatnya musiman.

Contohnya:

Artinya, kamu bisa menyiapkan konten sebelum tren tersebut mencapai puncaknya.

Jangan menunggu sampai topiknya sudah ramai baru mulai membuat Pin.

7. Catat Keyword yang Menarik

Biar riset kamu nggak berantakan, buat daftar keyword.

Baca Juga  Strategi Membuat Akun Pinterest yang Mendukung Pertumbuhan

Misalnya:

Keyword Potensi Konten Prioritas
AI tools Tinggi ⭐⭐⭐
AI untuk bisnis Tinggi ⭐⭐⭐
AI untuk pelajar Sedang ⭐⭐
Cara menggunakan AI Tinggi ⭐⭐⭐

Dengan cara ini, kamu lebih mudah menentukan konten mana yang harus dibuat terlebih dahulu.

Cara Menentukan Tren yang Layak Dibuat

Nggak semua tren harus kamu ikuti.

Sebelum membuat konten, tanyakan beberapa hal:

Apakah keyword tersebut sesuai dengan niche?

Kalau tidak relevan, sebaiknya jangan dipaksakan.

Apakah topiknya punya manfaat untuk audiens?

Konten yang memberikan solusi biasanya lebih mudah dikembangkan menjadi berbagai jenis Pin.

Apakah topiknya bisa dibuat menjadi beberapa konten?

Kalau satu keyword bisa menghasilkan banyak ide, berarti topik tersebut cukup menarik untuk dikembangkan.

Contoh Riset Tren Pinterest

Misalnya niche kamu adalah cara menghasilkan uang online.

Kamu menemukan keyword:

“Pinterest affiliate marketing”

Dari satu keyword tersebut, kamu bisa mengembangkan beberapa ide:

  1. Cara menghasilkan uang dari Pinterest dengan affiliate marketing.
  2. Pinterest affiliate marketing untuk pemula.
  3. Cara mendapatkan traffic affiliate dari Pinterest.
  4. Kesalahan pemula saat menggunakan Pinterest untuk affiliate.
  5. Cara membuat Pin affiliate yang menarik.

Satu keyword bisa menjadi banyak konten.

Inilah salah satu alasan kenapa riset keyword penting dalam strategi Pinterest.

Tips Riset Tren Pinterest agar Lebih Efektif

Jangan Mengejar Semua Tren

Tren memang menarik, tetapi tidak semuanya cocok untuk akunmu.

Lebih baik fokus pada tren yang masih berhubungan dengan niche.

Gabungkan Tren dengan Keyword

Tren membuat konten lebih relevan, sedangkan keyword membantu pengguna menemukan kontenmu.

Keduanya bisa digunakan bersama untuk membuat strategi konten yang lebih kuat.

Buat Konten Sebelum Tren Mencapai Puncak

Kalau kamu melihat sebuah topik mulai mengalami peningkatan minat, jangan terlalu lama menunggu.

Baca Juga  Berapa Penghasilan dari Pinterest? Ini Penjelasannya

Mulai siapkan konten dan upload ketika momentumnya masih berkembang.

Buat Beberapa Versi Pin

Satu artikel atau landing page bisa dipromosikan menggunakan beberapa desain Pin yang berbeda.

Misalnya:

  • Pin berbentuk tips.
  • Pin berbentuk daftar.
  • Pin berbentuk tutorial.
  • Pin berbentuk pertanyaan.
  • Pin berbentuk headline yang menarik.

Dengan begitu, kamu bisa menguji format mana yang paling menarik perhatian audiens.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari.

1. Upload tanpa riset

Konten dibuat berdasarkan tebakan tanpa melihat apa yang dicari pengguna.

2. Terlalu fokus pada desain

Desain memang penting, tetapi keyword, judul, dan relevansi konten juga berpengaruh.

3. Mengikuti tren yang tidak relevan

Tren populer belum tentu cocok dengan niche akunmu.

4. Tidak mencatat hasil riset

Kalau tidak dicatat, kamu akan terus melakukan riset dari awal.

5. Mengharapkan hasil instan

Pinterest membutuhkan proses. Konsistensi, kualitas konten, dan optimasi secara berkala tetap penting.

 

penulis : Ghiyas – SMKN 9 Bungo