Cara Mendapatkan Order dari Pinterest

Cara Mendapatkan Order dari Pinterest

Cara Mendapatkan Order dari Pinterest

Gubuku- Cara Mendapatkan Order dari Pinterest: Panduan Simpel untuk Pemula

Pinterest bukan cuma tempat mencari inspirasi foto, outfit, resep, atau desain. Kalau digunakan dengan strategi yang tepat, Pinterest juga bisa menjadi sumber traffic dan order untuk bisnis atau produk yang kamu jual.

Menariknya, kamu nggak harus punya banyak followers untuk mulai mendapatkan calon pembeli. Yang lebih penting adalah membuat konten yang mudah ditemukan, menarik untuk diklik, dan mengarahkan orang ke produk atau toko kamu.

Apa Itu Pinterest Marketing?

Pinterest marketing adalah strategi menggunakan Pinterest untuk memperkenalkan produk, membangun brand, dan mendatangkan pengunjung ke toko atau website.

Berbeda dari beberapa media sosial lain, Pinterest lebih mirip mesin pencari visual. Orang biasanya datang ke Pinterest karena sedang mencari ide atau solusi.

Misalnya, seseorang mencari:

Kalau konten kamu muncul di pencarian mereka dan terlihat menarik, peluang mereka mengunjungi produkmu juga semakin besar.

1. Buat Akun Pinterest Business

Langkah pertama adalah menggunakan akun Pinterest Business.

Akun bisnis memberikan fitur yang lebih cocok untuk kebutuhan promosi dan membantu kamu melihat performa konten.

Gunakan nama akun yang sesuai dengan bisnis atau niche kamu. Jangan membuat nama yang terlalu random karena orang perlu langsung memahami akun tersebut membahas apa.

Contohnya:

Kurang jelas:
Deri123Official

Lebih jelas:
Deri Digital Design

Dengan begitu, akunmu terlihat lebih profesional dan mudah dikenali.

2. Tentukan Produk yang Mau Dijual

Sebelum membuat banyak Pin, tentukan dulu produk yang ingin kamu promosikan.

Produk bisa berupa:

Baca Juga  Strategi Membuat Akun Pinterest yang Mendukung Bisnis

Jangan mencoba menjual semuanya sekaligus.

Lebih baik fokus pada satu niche terlebih dahulu supaya Pinterest lebih mudah memahami topik akunmu.

3. Buat Pin yang Menarik

Pinterest sangat mengandalkan visual. Jadi, desain Pin harus membuat orang berhenti scrolling.

Gunakan:

Contohnya, daripada menulis:

“Produk Baru”

Lebih menarik:

“5 Ide Dekorasi Kamar Minimalis yang Bikin Betah”

Judul seperti ini lebih berorientasi pada manfaat dan membuat orang penasaran untuk melihat lebih lanjut.

4. Gunakan Keyword Pinterest

Ini bagian yang sering dilupakan pemula.

Kalau ingin mendapatkan order dari Pinterest, kamu perlu membantu orang menemukan kontenmu.

Masukkan keyword yang relevan pada:

  • Judul Pin
  • Deskripsi Pin
  • Nama board
  • Deskripsi board
  • Judul produk
  • Konten yang kamu buat

Misalnya kamu menjual template CV.

Keyword yang bisa digunakan:

“template CV profesional”

Kamu bisa membuat judul seperti:

Template CV Profesional untuk Fresh Graduate

Dengan keyword yang relevan, kontenmu punya peluang lebih besar ditemukan orang yang memang sedang mencari produk tersebut.

5. Buat Konten yang Menjawab Masalah

Jangan hanya membuat konten yang berisi promosi produk.

Coba buat konten yang membantu calon pembeli.

Misalnya kamu menjual template desain Instagram.

Daripada hanya membuat:

“Beli Template Instagram Saya!”

Buat:

“7 Ide Feed Instagram untuk Bisnis Pemula”

Kemudian arahkan orang yang tertarik menuju template yang kamu jual.

Strategi ini terasa lebih natural karena kamu memberikan value terlebih dahulu.

6. Arahkan Pengunjung ke Tempat Order

Pin yang bagus saja belum cukup.

Kamu harus memberikan jalan yang jelas bagi calon pembeli.

Misalnya, arahkan mereka ke:

  • Website
  • Toko online
  • Landing page
  • Halaman produk
  • Marketplace
  • Halaman pemesanan
Baca Juga  Cara Memanfaatkan Pinterest untuk Menjual Ebook

Gunakan CTA seperti:

“Lihat produknya di sini.”

atau

“Cek detail dan harga melalui link.”

Tujuannya sederhana: membuat perjalanan dari melihat Pin → tertarik → melihat produk → melakukan order menjadi mudah.

7. Buat Banyak Pin untuk Satu Produk

Satu produk tidak harus dipromosikan menggunakan satu desain saja.

Kamu bisa membuat beberapa Pin dengan angle berbeda.

Misalnya kamu menjual ebook tentang produktivitas.

Buat beberapa konten seperti:

  • 5 Cara Mengatur Waktu untuk Pelajar
  • Tips Agar Nggak Menunda Pekerjaan
  • Cara Membuat Jadwal Harian
  • Kebiasaan yang Bikin Produktivitas Turun
  • Panduan Mengatur Waktu untuk Pemula

Semua konten tersebut bisa mengarah ke produk yang sama.

Dengan cara ini, satu produk memiliki lebih banyak peluang ditemukan pengguna Pinterest.

8. Buat Board Sesuai Niche

Board membantu mengelompokkan konten berdasarkan topik.

Contohnya kalau kamu menjual produk digital:

Board:

Pastikan nama board juga menggunakan kata yang memang relevan dengan niche kamu.

9. Jangan Terlalu Fokus pada Followers

Salah satu kelebihan Pinterest adalah kamu tidak harus memiliki followers dalam jumlah besar untuk mendapatkan traffic.

Yang lebih penting adalah:

Konten ditemukan → diklik → pengunjung tertarik → melakukan order.

Jadi, daripada hanya mengejar angka followers, fokuslah membuat konten yang memang dicari target audiens.

10. Konsisten Membuat Konten

Jangan berharap satu Pin langsung menghasilkan banyak order.

Pinterest membutuhkan proses.

Coba buat jadwal upload yang konsisten dan evaluasi konten mana yang mendapatkan:

  • Banyak impressions
  • Banyak klik
  • Banyak saves
  • Banyak kunjungan ke halaman produk
  • Banyak order

Dari data tersebut, kamu bisa mengetahui jenis konten yang paling disukai audiens.

Baca Juga  Strategi Membangun Bisnis Berbasis Traffic Pinterest

Kesalahan yang Harus Dihindari

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula saat menggunakan Pinterest untuk jualan.

1. Hanya Posting Promosi

Kalau setiap Pin hanya berisi “Beli Sekarang”, audiens bisa cepat bosan.

Campurkan konten edukasi, inspirasi, tips, dan promosi.

2. Desain Tidak Jelas

Tulisan terlalu kecil atau terlalu banyak elemen bisa membuat orang malas melihat Pin.

Buat desain yang simpel dan mudah dipahami.

3. Tidak Menggunakan Keyword

Konten yang bagus tetapi tidak menggunakan keyword yang relevan akan lebih sulit ditemukan oleh target audiens.

4. Link Tidak Jelas

Pastikan orang tahu harus klik ke mana untuk melihat produk atau melakukan order.

5. Tidak Mengevaluasi Performa

Jangan hanya upload lalu ditinggal.

Lihat konten mana yang mendapatkan hasil terbaik dan gunakan insight tersebut untuk membuat konten berikutnya.

Berapa Lama Sampai Mendapatkan Order dari Pinterest?

Tidak ada waktu pasti kapan order pertama akan datang.

Hasilnya bisa berbeda tergantung niche, kualitas konten, produk, keyword, jumlah konten, dan strategi yang digunakan.

Karena itu, jangan langsung menyerah kalau beberapa Pin pertama belum menghasilkan order.

Anggap Pinterest sebagai aset jangka panjang. Semakin banyak konten berkualitas yang kamu buat, semakin banyak peluang orang menemukan produkmu.

 

penulis : Ghiyas – SMKN 9 Bungo