Bisnis
frozen food alias makananbeku lagi naik daun banget akhir-akhir ini. Mulai dari dimsum, cireng bumbu rujak, sampai kebab mini berseliweran di
timeline TikTok dan
Instagram.
Tapi, jualan makanan beku nggak cukup cuma enak rasanya aja,
guys. Kalau kemasannya polos dan kelihatan biasa banget, dijamin bakal susah dilirik pembeli.
Padahal,
buat anak muda zaman sekarang, visual itu segalanya. Kemasan yang estetik adalah kunci utama biar produk kamu gampang masuk
story orang dan viral!
Tenang, kamu nggak perlu sewa
desainer mahal atau jago pakai aplikasi
editing yang ribet. Cukup pakai
Canva, semua bisa beres dalam hitungan menit.
Yuk, intip cara gampang
desain kemasan
frozen food yang
eye-catching berikut ini!
Kenapa Kemasan Penting Buat Bisnis Frozen Food?
Sebelum masuk ke tutorial, kita bahas dikit kenapa kemasan itu krusial:
Langkah-Langkah Mendesain Kemasan Frozen Food di Canva
Gunakan panduan praktis ini buat bikin desain kemasannya:
1. Masuk ke Canva dan Cari Template
Buka aplikasi Canva atau kunjungi websitenya di laptop/HP. Di kolom pencarian, ketik kata kunci seperti “Food Packaging”, “Product Label”, atau “Sticker Design”.
-
Pilih bentuk yang sesuai dengan konsep kamu, entah itu
standing pouch (kantong berdiri) atau
stiker label bundar/kotak untuk ditempel di mika plastik.
2. Tentukan Palet Warna yang “Gen Z Friendly“
Warna punya kekuatan besar buat
menarik perhatian. Buat target audiens Gen Z, hindari warna yang
terlalu kaku atau norak.
-
Pilihan Tren: Gunakan warna-warna
earthy (cokelat muda,
sage green, terakota) atau warna pastel yang
clean.
-
Kalau mau nunjukin kesan
fun dan berenergi, warna-warna
bold minimalis seperti kombinasi hitam-putih dengan sentuhan neon juga oke banget.
3. Pilih Font yang Clean dan Mudah Dibaca
Jangan pakai
font yang terlalu keriting atau susah dibaca cuma karena kelihatan lucu. Pastikan nama produk kamu terbaca dalam sekali lihat.
-
Gunakan jenis font sans-serif seperti
Montserrat,
Poppins, atau
League Spartan untuk kesan
modern dan rapi.
4. Masukkan Informasi Penting (Jangan Kebanyakan Teks!)
Gen Z paling malas baca tulisan yang panjang banget di kemasan. Cukup cantumkan elemen wajib ini:
-
Nama Brand/Logo: Bikin yang paling besar dan mencolok.
-
Nama Produk: Contoh: “Dimsum Mentai Keju” atau “Cireng Krispi Isi Boedjang”.
-
Netto (Berat Bersih): Biar pembeli tahu takarannya.
-
Cara Penyimpanan & Memasak: Bikin sesimpel mungkin, misal pakai ikon-ikon lucu (Contoh: Simpan di freezer -> Goreng dengan api sedang).
5. Tambahkan Elemen Estetik atau Maskot
Biar makin
unik, tambahkan
ilustrasi vektor makanan yang digambar tangan (
doodle), atau buat
maskot lucu yang merepresentasikan
brand kamu. Elemen-elemen kecil seperti
badge “100% Halal” atau “Tanpa Pengawet” juga bisa menambah kepercayaan pembeli.
6. Unduh dan Cetak!
Kalau desainnya sudah pas dan nggak ada yang kurang, klik tombol
Share/Unduh di pojok kanan atas. Pilih format
PDF Print (
resolusi tinggi) agar hasil cetak warnanya tidak
pecah atau pudar.
Tips Tambahan Biar Produkmu Makin Dilirik
penulis : pebrian – SMKNN 6 BUNGO
Leave a Reply