Cara Membangun Funnel Penjualan dari Pinterest

Cara Membangun Funnel Penjualan dari Pinterest

Cara Membangun Funnel Penjualan dari Pinterest

Gubuku- Cara Membangun Funnel Penjualan dari Pinterest (Gampang Banget Buat Pemula!)

Buat kamu yang punya bisnis—baik itu jualan baju, produk digital, skincare, sampai jasa—Pinterest bukan cuma tempat nyari moodboard estetik. Platform ini adalah mesin pencari visual yang bisa jadi ladang cuan kalau kamu tahu cara mainnya.
Kunci utamanya ada di sales funnel atau corong penjualan. Tenang, nggak ribet kok! Yuk, kita bahas cara bikin funnel penjualan dari Pinterest khusus buat Gen Z yang pengen bisnisnya cepat dilirik.

Apa Sih Sebenarnya “Sales Funnel” Pinterest Itu?

Gampangnya, sales funnel itu kayak jalur tol yang nuntun orang-orang asing dari yang tadinya nggak kenal brand kamu, sampai akhirnya boncos (baca: loyal banget beli produk kamu).
Kalau di Pinterest, jalurnya kelihatan seperti ini:
  1. Awareness (Kenalan): Mereka lihat Pin estetik kamu di beranda atau hasil pencarian.
  2. Consideration (Tertarik): Mereka klik Pin kamu karena penasaran dan masuk ke website/landing page kamu.
  3. Conversion (Beli): Mereka akhirnya check-out produk atau pakai jasa kamu.

4 Langkah Mudah Bikin Funnel Penjualan dari Pinterest

Nggak usah pakai strategi marketing tingkat dewa yang bikin pusing. Ikuti aja 4 langkah santai ini:

1. Bikin Akun Pinterest Bisnis (Jangan Akun Personal!)

Langkah pertama yang wajib banget dilakukan: Upgrade akunmu jadi Akun Bisnis.
  • Kenapa? Karena akun bisnis bakal kasih kamu akses ke Pinterest Analytics. Kamu bisa intip Pin mana yang paling banyak dilihat, konten apa yang disukai audiens, sampai demografi pengikutmu. Gratis kok!

2. Pancing Perhatian Lewat Visual yang Catchy (Awareness)

Gen Z itu visual learner. Kalau desain Pin kamu burem atau nggak estetik, dijamin bakal langsung di-scroll lewat.
  • Tips Bikin Pin Kece:
    • Gunakan ukuran vertikal (rasio 2:3, contoh: 1000 x 1500 piksel).
    • Kasih teks atau judul yang catchy dan bikin penasaran di atas gambar (misal: “5 Tips OOTD Nge-Gym Buat Hijabers” atau “Ide Bisnis Modal 50 Ribu”).
    • Manfaatkan fitur Idea Pins atau Video Pins karena algoritmanya lagi gila-gilaannya didorong sama Pinterest!

3. Kasih “Jembatan” ke Website atau Link Toko Kamu (Consideration)

Orang udah klik Pin kamu, terus mau dibawa ke mana? Jangan biarkan mereka nyasar!
  • Pasang Link yang Jelas: Setiap bikin Pin, pastikan kamu masukin destination link (URL website, toko Shopee, Linktree, atau landing page produkmu).
  • Bikin Konten Solutif: Jangan cuma jualan, tapi kasih solusi. Misalnya, kamu jualan produk skincare. Bikin Pin tentang “Urutan Skincare Pagi yang Benar”, lalu arahkan mereka buat beli produk yang kamu pakai di link yang tersedia. Orang lebih suka dibantu daripada langsung ditodong jualan!

4. Bikin Halaman Checkout yang Gercep (Conversion)

Ini tahap penentu. Pas orang udah klik link kamu dan masuk ke situs jualan, pastikan tampilannya ramah pengguna (mobile-friendly) dan proses bayarnya gampang.
  • Kalau lemot atau ribet, dijamin mereka bakal langsung close tab. Sediakan pilihan pembayaran yang praktis (QRIS, e-wallet, atau transfer bank instan) biar mereka nggak berubah pikiran di detik-detik terakhir.

Tips Tambahan Biar Pin Kamu Gampang Viral

  • Mainkan SEO Pinterest (Kata Kunci): Ingat, Pinterest itu mesin pencari kayak Google, bukan sekadar sosmed biasa. Jadi, taruh kata kunci yang relevan di Judul Pin, Deskripsi Pin, bahkan di Nama Profil kamu (misal: “Aesthetic Room Decor & Tips”).
  • Konsisten Adalah Kunci: Algoritma Pinterest suka sama kreator yang rajin posting. Jadwalkan buat nge-Pin beberapa kali seminggu pakai tools penjadwal gratisan kayak Canva atau fitur bawaan Pinterest.
Gimana, siap bikin bisnis kamu kebanjiran trafik dari Pinterest? Yuk, mulai desain Pin pertama kamu hari ini dan siap-siap lihat notifikasi pesanan masuk!
Penulis : Herson SMK N 1 BUNGO
Baca Juga  Apa Itu Brief Desain dan Cara Membuatnya