Gubuku- Strategi Mendapatkan Leads dari Pinterest untuk Bisnis
Pinterest bukan cuma tempat buat cari inspirasi outfit, desain, makanan, atau ide dekorasi. Kalau dimanfaatkan dengan benar, Pinterest juga bisa menjadi sumber leads atau calon pelanggan untuk bisnis.
Menariknya, kamu nggak harus punya followers sampai ribuan untuk mulai mendapatkan traffic. Yang lebih penting adalah membuat konten yang mudah ditemukan, relevan, dan punya tujuan yang jelas.
Lalu, gimana cara mendapatkan leads dari Pinterest? Yuk, bahas strateginya.
Apa Itu Leads dalam Bisnis?
Leads adalah orang yang sudah menunjukkan ketertarikan terhadap bisnis atau produk kamu.
Contohnya, seseorang melihat Pin kamu di Pinterest, lalu mengklik link menuju website. Setelah itu, dia mengisi formulir, mendaftar newsletter, menghubungi bisnis, atau mengambil penawaran tertentu.
Pinterest → Konten → Klik → Website/Landing Page → Leads → Calon Pelanggan
Jadi, tujuan utama Pinterest bukan hanya mendapatkan views, tetapi juga mengarahkan orang yang tepat menuju bisnis kamu.
1. Gunakan Pinterest Business Account
Kalau Pinterest digunakan untuk bisnis, sebaiknya gunakan akun bisnis.
Dengan akun bisnis, kamu bisa mendapatkan fitur yang lebih cocok untuk marketing, termasuk analitik untuk melihat performa konten.
Kamu bisa mengetahui Pin mana yang mendapatkan banyak tayangan, klik, dan engagement.
Data tersebut bisa digunakan untuk mengetahui jenis konten yang paling menarik bagi audiens.
2. Optimalkan Profil Pinterest
Profil Pinterest harus menjelaskan bisnis kamu secara singkat dan jelas.
Gunakan nama bisnis atau nama brand yang mudah dicari. Kemudian, buat deskripsi profil yang menjelaskan apa yang kamu tawarkan.
Contohnya:
“Tips bisnis online, strategi marketing, dan ide konten untuk membantu bisnis berkembang.”
Jangan membuat bio yang terlalu rumit. Fokus pada siapa target kamu dan apa manfaat yang mereka dapatkan.
3. Buat Konten yang Menjawab Masalah Audiens
Konten yang bagus bukan sekadar terlihat keren.
Konten harus memberikan alasan kepada orang untuk berhenti scrolling dan mengklik Pin kamu.
Misalnya kamu menjual produk skincare. Jangan hanya membuat Pin dengan tulisan:
“Produk Skincare Terbaik.”
Coba buat:
“5 Kesalahan Skincare yang Sering Dilakukan Pemula.”
Konten seperti ini lebih terasa membantu dan bisa membuat orang penasaran untuk mengetahui informasi lebih lanjut.
4. Manfaatkan SEO Pinterest
Pinterest juga menggunakan sistem pencarian. Karena itu, SEO sangat penting.
Gunakan keyword yang relevan pada:
- Judul Pin
- Deskripsi Pin
- Nama board
- Deskripsi board
- Profil Pinterest
- Teks pada desain
Misalnya target keyword kamu adalah “cara memulai bisnis online”.
Kamu bisa membuat judul:
“Cara Memulai Bisnis Online untuk Pemula: Panduan Simpel”
Dengan keyword yang tepat, konten kamu memiliki peluang lebih besar ditemukan oleh orang yang memang sedang mencari informasi tersebut.
5. Buat Pin yang Menarik untuk Diklik
Desain Pin harus menarik perhatian dalam beberapa detik.
Gunakan:
- Judul singkat dan jelas
- Font yang mudah dibaca
- Visual yang relevan
- Kontras yang cukup
- Informasi yang langsung ke inti
Jangan memenuhi desain dengan terlalu banyak tulisan.
Tujuannya bukan memasukkan semua informasi ke dalam satu Pin, tetapi membuat orang penasaran untuk klik.
6. Gunakan Call to Action atau CTA
CTA adalah ajakan yang memberitahu audiens apa yang harus dilakukan setelah melihat konten.
Contohnya:
- “Baca panduan lengkapnya”
- “Klik untuk melihat caranya”
- “Dapatkan panduan gratis”
- “Lihat produk selengkapnya”
- “Cek link untuk info lengkap”
- “Download panduan gratis”
CTA sederhana bisa membantu mengubah orang yang hanya melihat konten menjadi calon leads.
7. Arahkan Traffic ke Landing Page
Jangan selalu mengarahkan semua Pin langsung ke halaman utama website.
Untuk mendapatkan leads, kamu bisa membuat landing page khusus.
Misalnya kamu menawarkan ebook gratis.
Alurnya:
Pinterest → Pin → Landing Page → Isi Form → Download Ebook
Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan informasi kontak dari orang yang memang tertarik dengan topik atau produk kamu.
8. Tawarkan Freebie
Salah satu strategi lead generation yang cukup efektif adalah memberikan sesuatu secara gratis.
Contohnya:
Misalnya:
“Download Gratis: 20 Ide Konten Instagram untuk Bisnis Pemula.”
Orang bisa mendapatkan file tersebut setelah mengisi form.
Dengan begitu, kamu mendapatkan leads sekaligus memberikan value kepada audiens.
9. Buat Banyak Variasi Pin
Jangan hanya membuat satu desain untuk satu artikel atau landing page.
Coba buat beberapa variasi dengan:
- Judul berbeda
- Desain berbeda
- Hook berbeda
- Sudut pembahasan berbeda
Contohnya satu artikel tentang bisnis online bisa dibuat menjadi beberapa Pin:
“Cara Memulai Bisnis Online dari Nol”
“7 Langkah Memulai Bisnis Online untuk Pemula”
“Panduan Bisnis Online untuk Gen Z”
Topiknya sama, tetapi pendekatan kontennya berbeda.
10. Buat Konten yang Sesuai dengan Search Intent
Search intent adalah tujuan seseorang ketika melakukan pencarian.
Misalnya orang mencari:
“cara membuat logo bisnis”
Kemungkinan mereka sedang mencari tutorial.
Sedangkan orang yang mencari:
“jasa desain logo murah”
kemungkinan sudah memiliki niat membeli.
Memahami search intent membantu kamu membuat konten yang sesuai dengan kebutuhan audiens.
11. Gunakan Blog sebagai Mesin Leads
Pinterest bisa menjadi sumber traffic untuk blog.
Kamu bisa membuat artikel SEO di website, lalu membuat Pin yang mengarah ke artikel tersebut.
Contohnya:
Pinterest → Artikel Blog → CTA → Landing Page → Leads
Semakin banyak artikel berkualitas yang kamu punya, semakin banyak peluang mendapatkan traffic dari Pinterest.
12. Analisis Pin yang Paling Banyak Mendapatkan Klik
Jangan hanya melihat jumlah views.
Perhatikan juga:
- Impressions
- Saves
- Outbound clicks
- Engagement
- CTR
- Traffic website
- Leads yang dihasilkan
Kalau ada satu jenis konten yang sering menghasilkan klik, buat lebih banyak konten dengan pola yang serupa.
Dengan begitu, strategi kamu berdasarkan data, bukan sekadar tebak-tebakan.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Beberapa kesalahan bisa membuat strategi Pinterest kurang maksimal.
Terlalu Fokus pada Jumlah Followers
Pinterest bukan hanya soal followers. Konten yang tepat tetap bisa ditemukan melalui pencarian meskipun akun belum memiliki banyak followers.
Tidak Menggunakan Keyword
Konten bagus tetapi tidak menggunakan keyword yang sesuai akan lebih sulit ditemukan oleh target audiens.
CTA Tidak Jelas
Kalau kamu ingin mendapatkan leads, jangan biarkan audiens bingung harus melakukan apa setelah melihat Pin.
Landing Page Kurang Relevan
Jika Pin membahas “cara memulai bisnis online”, tetapi link malah membawa pengguna ke halaman yang tidak berhubungan, mereka kemungkinan akan langsung pergi.
penulis : Ghiyas – SMKN 9 Bungo




Leave a Reply