Gubuku- 5 Cara Bikin Pin Pinterest yang Estetik dan Bikin Orang Langsung Klik!
Pernah nggak sih, lagi scroll Pinterest terus ngerasa eyelash-gasm sendiri gara-gara liat gambar yang estetik banget? Nah, kalau kamu punya bisnis atau jualan online, itu tandanya kamu harus manfaatin Pinterest buat naikin omset!
Masalahnya, kadang kita udah bikin pin, tapi yang nonton sepi kayak kuburan. Tenang, Gen Z! Kamu nggak perlu pusing. Ini dia 5 tips gampang bikin pin yang estetik, anti-ngebosenin, dan pastinya bisa menarik calon pelanggan buat checkout produk kamu!
1. Desain yang Eye-Catching (Visual adalah Segalanya!)
Anak muda jaman sekarang tuh kaum visual banget. Kalau desain pin kamu burik atau teksnya numpuk nggak karuan, dijamin bakal diskip dalam sedetik.
-
Gunakan gambar/foto beresolusi tinggi: Jangan pakai foto yang pecah-pecah.
-
Ukuran Vertikal: Pinterest itu paling oke buat gambar vertikal dengan rasio 2:3 (contoh: 1000 x 1500 piksel).
2. Pasang Judul yang Catchy dan Bikin Penasaran
Jangan cuma naro foto produk polos tanpa teks. Kasih judul di atas gambar (biasanya disebut text overlay) biar orang langsung paham apa isi pin tersebut dalam sekali lihat.
3. Jangan Lupa Masukin Keyword (SEO Pinterest)
Pinterest itu sebenarnya mesin pencari (search engine), bukan cuma sosmed biasa. Makanya, optimasi SEO itu penting banget biar pin kamu nongkrong di top search!
-
Contoh: Kalau kamu jualan baju rajut, masukin kata kunci seperti “OOTD rajut vintage”, “style cardigan korean”, atau “baju rajut aesthetic”.
4. Bikin Deskripsi yang Singkat, Padat, dan Jelas
Deskripsi pin itu tempat terbaik buat jelasin detail produk sekaligus nambahin keyword.
-
Bikin 1-2 kalimat awal yang langsung to the point menjelaskan benefit produk kamu.
-
Jangan lupa tambahin Call to Action (CTA) kayak “Klik link di bawah buat dapetin diskon 50%!” atau “Stok terbatas, yuk amankan punyamu sekarang!”
-
Tambahkan 2-3 hashtag yang relevan biar jangkauan makin luas.
5. Selalu Sertakan Tautan (Link) yang Aktif
Kesalahan paling fatal pemula adalah bikin pin bagus tapi lupa naruh link website, toko online (Shopee/Tokopedia), atau landing page produk.
-
Pastikan link tujuanmu sesuai dengan gambar yang dipajang. Kalau di gambar tas, link-nya jangan malah nyasar ke halaman jualan sepatu. Biar calon pelanggan nggak bingung dan langsung checkout!
penulis : pebrian -SMKN 6 BUNGO




Leave a Reply