Cara Menggunakan Pinterest untuk Riset Tren Bisnis

Cara Menggunakan Pinterest untuk Riset Tren Bisnis

Cara Menggunakan Pinterest untuk Riset Tren Bisnis

Gubuku- Jangan Cuma Buat Estetik! Ini Cara Manfaatkan Pinterest Biar Bisnis Kamu Nggak Ketinggalan Zaman

Pernah nggak sih lagi gabut, buka Pinterest, terus berjam-jam scroll karena gambarnya bagus-bagus banget? Relate banget, kan? Tapi tahu nggak, platform yang tadinya cuma tempat nyari moodboard atau referensi OOTD ini sekarang jadi secret weapon buat para pelaku bisnis muda.
Bukan cuma buat pamer visual yang aesthetic, Pinterest itu sebenarnya mesin pencari raksasa. Kalau kamu tahu cara mainnya, platform ini bisa ngebongkar tren apa lagi hypes sebelum orang-orang sadar.
Mau tahu gimana cara manfaatin Pinterest buat riset bisnis tanpa ribet? Yuk, langsung intip caranya di bawah ini!

Kenapa Harus Pinterest Buat Riset Bisnis?

Buat kamu yang lagi merintis brand sendiri, Pinterest itu ibarat bola kristal gratis. Beda sama medsos lain yang isinya drama atau vibe instan, orang datang ke Pinterest bener-bener buat cari ide dan mau beli sesuatu.
  • Trend Spotting Lebih Cepat: Algoritma Pinterest kerjanya unik. Platform ini nangkep apa yang lagi dicari orang sebelum tren itu benar-benar meledak di pasaran.
  • Visual-First: Cocok banget buat anak muda yang lebih gampang nangkap informasi lewat gambar dibanding teks panjang yang bikin pusing.
  • Niche Market Gampang Dicari: Mau jualan thrift clothes, aksesoris handmade, atau makanan sehat? Semuanya punya komunitas sendiri di sini.

4 Langkah Mudah Riset Tren Bisnis Lewat Pinterest

Nggak perlu pakai tools berbayar yang mahal buat tahu apa yang lagi in. Cukup ikuti langkah-langkah santai ini:

1. Manfaatkan Fitur Pinterest Trends

Ini fitur paling sakti tapi sering dilewatin. Buka Pinterest Trends (biasanya bisa diakses gratis di versi web), terus ketik kata kunci produk yang kamu minati. Kamu bakal lihat grafik naik-turunnya pencarian dalam beberapa bulan terakhir.
Tips Gen Z: Cari tren yang grafiknya lagi nanjak pelan-pelan tapi pasti, bukan yang udah di puncak karena itu tandanya udah lewat masa kejayaannya.

2. Kepoin Kolom Search Autocomplete

Coba ketik kata kunci produk kamu di kolom pencarian (misal: skincare organik), tapi jangan di-enter dulu. Perhatiin kata-kata tambahan yang muncul otomatis di bawahnya. Itu adalah apa yang lagi bener-bener diketik sama jutaan pengguna lain saat itu juga. Catet kata kunci itu buat jadi ide produk baru kamu!

3. Bikin “Secret Board” Buat Riset Kompetitor

Jangan cuma jadi penonton. Bikin board baru di akun Pinterest kamu, tapi set ke mode secret supaya nggak keliatan orang lain. Mulai kumpulin pin dari kompetitor atau akun luar negeri yang sejenis. Dari situ, kamu bisa analisis:
  • Warna apa yang lagi sering dipakai?
  • Model atau gaya foto seperti apa yang paling banyak disimpen (saves) orang?

4. Perhatikan Jumlah Saves (Repins), Bukan Cuma Likes

Di Instagram kita sering fokus ke tombol likes, tapi di Pinterest, tombol Save adalah mata uang utama. Kalau ada satu konten tentang produk tertentu yang disimpen sampai ribuan kali, itu tanda mutlak kalau ide/produk tersebut punya potensi pasar yang kuat banget.

Waktunya Eksekusi!

Riset tren itu nggak harus kaku kayak bikin skripsi, kok. Lewat Pinterest, kamu bisa mantau pasar Sambil rebahan dan cuci mata. Intinya, peka sama visual yang lagi sering berseliweran dan berani ambil langkah duluan sebelum keduluan kompetitor.
penulis : pebrian -SMKN 6 BUNGO
Baca Juga  Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest dengan Membangun Personal Brand