Cara Menawarkan Jasa melalui Pinterest

Cara Menawarkan Jasa melalui Pinterest

Cara Menawarkan Jasa melalui Pinterest

Gubuku- Cara Menawarkan Jasa di Pinterest: Tips Gampang Biar Dilirik Klien Gen Z!

Pernah nggak sih, lagi scrolling Pinterest buat cari referensi moodboard atau ide baju, terus kepikiran, “Andai ya skill design/copywriting/editing gue ada yang sewa…”?
Eits, jangan cuma jadi penonton! Pinterest sekarang tuh bukan cuma tempat nyari gambar estetik doang, tapi udah jadi ladang cuan buat para freelancer dan content creator. Asal kamu tahu celahnya, nawarin jasa di sini tuh sat-set dan nggak pake ribet.
Yuk, intip cara gampang nawarin jasa lewat Pinterest khusus buat kamu yang mau mulai cari cuan tambahan!

1. Ubah Akun Jadi “Mode Bisnis” (Profil Harus Kece!)

Jangan pake akun pribadi yang isinya galau-galau, ya! Ubah akun Pinterest kamu jadi Akun Bisnis (gratis kok).
  • Nama & Bio: Bikin bio yang to the point. Jangan pakai bahasa baku yang kaku. Contoh: “Graphic Designer buat UMKM & Content Creator | Mau feed Instagram-mu estetik? Klik link di bawah!”
  • Foto Profil: Gunakan foto muka yang jelas atau logo brand kamu yang rapi. Biar klien langsung percaya kalau kamu bukan akun bodong.

2. Bikin Pin yang Eye-Catching (Estetik Itu Wajib!)

Pinterest itu surganya visual. Kalau gambar atau video yang kamu upload burem atau asal-asalan, dijamin bakal di-skip.

3. Jangan Cuma Pamer Hasil, Kasih Solusi!

Orang males nge-klik kalau isinya cuma jualan doang. Bikin konten yang helpful atau edukatif yang nyambung sama jasa kamu.
  • Misalnya kamu penyedia Jasa Video Editing: Upload video pendek before-after hasil editanmu, atau share tips transisi capcut yang gampang.
  • Di akhir deskripsi Pin, baru deh arahkan mereka pakai Call to Action (CTA) santai kayak: “Males edit ribet? Serahin ke aku aja! Cek link di bio ya.”

4. Manfaatkan Fitur “Idea Pin” & “Video Pin”

Algoritma Pinterest saat ini lagi sayang banget sama konten video (mirip-mirip Reels atau TikTok). Bikin video pendek proses kerja kamu (behind the scenes), portofolio singkat, atau testimoni klien sebelumnya. Konten video terbukti jauh lebih gampang viral dan nyampe ke explore banyak orang.

5. Taruh “Jalur Cuan” (Link yang Jelas)

Ini bagian paling penting! Pastikan setiap Pin yang kamu buat diarahkan ke tempat klien bisa manggil kamu.
  • Kamu bisa naro link Traktteer, Sociabuzz, Linktree, WhatsApp Business, atau langsung ke portofolio website kamu.
  • Pastiin link-nya nggak expired dan gampang diakses lewat HP, karena kebanyakan Gen Z bukanya pake smartphone.
penulis 1: pebrian -SMKN 6 BUNGO
Baca Juga  Cara Menghasilkan Pendapatan dari Konten Pinterest