Gubuku- Cara Membawa Audiens Pinterest ke Instagram
Pinterest bukan cuma tempat mencari inspirasi foto, desain, atau ide. Kalau dimanfaatkan dengan strategi yang tepat, Pinterest juga bisa menjadi sumber traffic untuk membawa audiens baru ke Instagram.
Buat kamu yang sedang membangun akun Instagram, cara ini cukup menarik karena Pinterest bisa membantu kontenmu ditemukan oleh orang yang sebelumnya belum mengenal akunmu.
Apa Itu Traffic dari Pinterest ke Instagram?
Traffic dari Pinterest ke Instagram adalah proses mengarahkan orang yang melihat konten Pinterest kamu untuk mengunjungi dan mengikuti akun Instagram.
Pinterest → Orang menemukan konten → Tertarik → Klik profil/link → Masuk Instagram → Follow
Strategi ini cocok untuk kreator, pemilik bisnis online, blogger, affiliate marketer, maupun siapa saja yang ingin menambah audiens Instagram secara organik.
Kenapa Pinterest Bisa Membantu Menambah Audiens Instagram?
Pinterest memiliki sistem pencarian yang membuat konten bisa ditemukan berdasarkan kata kunci. Jadi, sebuah pin tidak harus langsung viral untuk mendapatkan pengunjung.
Misalnya kamu membuat konten tentang cara menjadi laki-laki berkualitas. Orang yang mencari topik tersebut di Pinterest bisa menemukan pin kamu, kemudian diarahkan ke Instagram untuk melihat konten lainnya.
Keuntungannya, kamu bisa mendapatkan audiens yang memang sudah tertarik dengan topik yang kamu bahas.
1. Samakan Niche Pinterest dan Instagram
Langkah pertama adalah memastikan niche kedua platform saling berhubungan.
Kalau Instagram kamu membahas motivasi dan self-improvement, Pinterest juga sebaiknya membahas topik yang sama.
- Motivasi diri
- Pengembangan diri
- Tips menjadi lebih produktif
- Personal branding
- Tips kehidupan untuk Gen Z
Jangan membuat Pinterest tentang teknologi tetapi Instagram isinya fashion. Perbedaan niche yang terlalu jauh bisa membuat orang yang datang dari Pinterest tidak tertarik mengikuti Instagram kamu.
2. Buat Pin yang Bikin Orang Penasaran
Pinterest sangat mengandalkan visual. Karena itu, desain pin harus menarik sejak pandangan pertama.
Gunakan judul yang jelas dan membuat orang ingin tahu lebih lanjut.
Contoh:
Kurang menarik:
“Tips Menjadi Lebih Baik”
Lebih menarik:
“7 Kebiasaan yang Diam-Diam Menghambat Masa Depanmu”
Gunakan desain yang simpel, teks mudah dibaca, dan jangan terlalu banyak elemen.
3. Masukkan Ajakan ke Instagram
Jangan hanya membuat pin lalu berharap orang otomatis mencari Instagram kamu.
Berikan CTA atau Call to Action yang jelas.
Contohnya:
“Lihat tips lainnya di Instagram @namaakun”
atau:
“Follow Instagram kami untuk konten self-improvement setiap hari.”
CTA sederhana seperti ini bisa membantu audiens memahami langkah berikutnya.
4. Gunakan Nama Instagram Secara Konsisten
Usahakan nama akun Pinterest dan Instagram memiliki identitas yang mirip.
Misalnya:
Pinterest: Deri Motivation
Instagram: @derimotivation
Dengan branding yang konsisten, orang akan lebih mudah mengingat akunmu.
Kalau nama akun berbeda jauh, audiens bisa kesulitan menemukan Instagram kamu.
5. Optimalkan Judul dan Deskripsi Pin
Pinterest bekerja seperti mesin pencari. Karena itu, keyword sangat penting.
Misalnya target keyword kamu adalah:
“cara menjadi laki-laki berkualitas”
Gunakan keyword tersebut secara natural pada:
Jangan memasukkan keyword secara berlebihan. Buat tetap natural dan mudah dibaca.
6. Arahkan Pin ke Profil atau Konten yang Relevan
Kalau Pinterest kamu memiliki fitur untuk menambahkan tautan, gunakan dengan strategi.
Misalnya pin membahas:
“5 Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri”
Maka arahkan audiens ke Instagram yang juga memiliki konten tentang percaya diri.
Dengan begitu, ketika mereka masuk ke Instagram, mereka langsung menemukan konten yang sesuai dengan alasan mereka mengklik pin.
7. Buat Konten yang Saling Terhubung
Jangan membuat konten Pinterest dan Instagram secara terpisah.
Kamu bisa membuat satu topik menjadi beberapa format.
Contoh:
Pinterest:
“7 Kebiasaan Cowok yang Punya Masa Depan”
Instagram:
Carousel: “7 Kebiasaan Cowok yang Punya Masa Depan”
Instagram Reels:
“3 Kebiasaan yang Harus Kamu Bangun Mulai Sekarang”
Satu ide bisa dikembangkan menjadi beberapa konten. Jadi, kamu tidak perlu selalu mencari ide baru.
8. Buat Banyak Pin dari Satu Konten
Satu artikel atau satu konten Instagram bisa dibuat menjadi beberapa pin dengan desain dan angle berbeda.
Contohnya artikel:
Cara Menjadi Pria yang Lebih Percaya Diri
Bisa dibuat menjadi:
- 5 Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri
- Kebiasaan yang Membuatmu Lebih Percaya Diri
- Cara Berhenti Minder
- Tips Percaya Diri untuk Pemula
- Kesalahan yang Membuat Kamu Kurang Percaya Diri
Dengan cara ini, satu topik bisa menjangkau pencarian keyword yang lebih luas.
9. Berikan Alasan untuk Follow Instagram
Ini bagian yang sering dilupakan.
Orang tidak akan mengikuti Instagram hanya karena kamu mengatakan “follow Instagram saya”.
Berikan alasan yang jelas.
Contohnya:
“Di Pinterest cuma versi singkat. Versi lengkap dan tips hariannya ada di Instagram.”
Atau:
“Follow Instagram untuk mendapatkan konten self-improvement terbaru setiap hari.”
Buat audiens merasa bahwa Instagram kamu memberikan sesuatu yang tidak mereka dapatkan di Pinterest.
10. Konsisten Lebih Penting daripada Spam
Tidak perlu langsung membuat puluhan pin dalam satu hari.
Lebih baik membuat konten secara konsisten dengan kualitas yang baik.
Fokus pada:
- Visual yang menarik
- Judul yang kuat
- Keyword yang relevan
- Deskripsi yang jelas
- CTA menuju Instagram
- Konsistensi niche
Strategi Pinterest membutuhkan waktu. Jadi, jangan langsung menyerah hanya karena beberapa pin pertama belum mendapatkan banyak traffic.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang bisa membuat strategi Pinterest ke Instagram kurang maksimal.
1. Niche Tidak Konsisten
Audiens Pinterest datang karena topik tertentu, tetapi ketika masuk Instagram ternyata isinya berbeda jauh.
2. Tidak Ada CTA
Audiens sudah tertarik, tetapi tidak tahu harus pergi ke mana setelah melihat pin.
3. Desain Terlalu Ramai
Terlalu banyak tulisan, warna, dan elemen dapat membuat pesan utama sulit dipahami.
4. Keyword Tidak Relevan
Jangan menggunakan keyword populer tetapi tidak berhubungan dengan isi konten.
5. Hanya Mengandalkan Satu Pin
Buat beberapa variasi pin dari satu topik agar peluang ditemukan semakin besar.
Strategi Sederhana Pinterest ke Instagram
Kalau kamu masih pemula, gunakan alur sederhana berikut:
1. Tentukan niche
↓
2. Riset keyword Pinterest
↓
3. Buat desain pin menarik
↓
4. Tulis judul dan deskripsi SEO-friendly
↓
5. Tambahkan CTA Instagram
↓
6. Arahkan audiens ke konten Instagram yang relevan
↓
7. Evaluasi pin yang paling banyak mendapatkan traffic
Dengan alur ini, Pinterest bisa menjadi salah satu sumber audiens tambahan untuk Instagram.
Penulis : Deri – SMKN 6 Tebo




Leave a Reply