Cara Membuat Pinterest untuk Meningkatkan Brand Awareness

Cara Membuat Pinterest untuk Meningkatkan Brand Awareness

Cara Membuat Pinterest untuk Meningkatkan Brand Awareness

Gubuku- Cara Membuat Pinterest untuk Meningkatkan Brand Awareness

Pinterest bukan cuma tempat cari inspirasi foto, outfit, atau ide dekorasi. Kalau dimanfaatkan dengan benar, Pinterest bisa jadi salah satu platform yang membantu meningkatkan brand awareness dan membuat lebih banyak orang mengenal brand kamu.

Menariknya, konten Pinterest bisa terus ditemukan melalui pencarian meskipun sudah diposting beberapa waktu lalu. Jadi, kamu nggak harus selalu mengejar tren seperti di platform sosial lainnya.

Apa Itu Brand Awareness?

Brand awareness adalah tingkat seberapa kenal audiens terhadap sebuah brand. Semakin sering orang melihat nama, logo, produk, atau konten sebuah brand, semakin besar kemungkinan mereka mengingatnya.

Contohnya, ketika seseorang melihat desain tertentu lalu langsung teringat pada sebuah brand, berarti brand tersebut sudah memiliki awareness yang cukup kuat.

Pinterest bisa membantu proses ini dengan menampilkan konten brand kepada orang-orang yang sedang mencari inspirasi atau informasi sesuai niche.

Kenapa Pinterest Bisa Membantu Brand Awareness?

Pinterest memiliki sistem pencarian yang membuat konten bisa ditemukan berdasarkan kata kunci. Artinya, peluang konten kamu ditemukan bukan hanya dari followers.

Dengan strategi yang tepat, Pinterest bisa membantu:

  • Mengenalkan brand kepada audiens baru.
  • Meningkatkan jangkauan konten.
  • Mengarahkan traffic ke website.
  • Menampilkan produk atau layanan secara visual.
  • Membangun identitas brand yang konsisten.
  • Membantu audiens mengingat brand kamu.

Cara Membuat Pinterest untuk Meningkatkan Brand Awareness

1. Buat Akun Pinterest Business

Kalau tujuan kamu adalah membangun brand, gunakan Pinterest Business. Akun ini lebih cocok untuk kebutuhan bisnis karena menyediakan fitur yang membantu kamu memahami performa konten.

Gunakan nama akun yang sesuai dengan nama brand agar lebih mudah dikenali.

Pastikan juga username, foto profil, dan deskripsi akun terlihat profesional tetapi tetap sesuai dengan karakter brand.

Baca Juga  Strategi Pinterest Affiliate Marketing untuk Pemula

2. Gunakan Nama Brand Secara Konsisten

Jangan sering mengganti nama akun atau identitas visual.

Gunakan nama brand yang sama di Pinterest dengan platform lain seperti Instagram, TikTok, atau website.

Konsistensi ini membuat audiens lebih mudah mengenali bahwa akun tersebut memang milik brand kamu.

3. Buat Bio yang Jelas

Bio Pinterest sebaiknya langsung menjelaskan siapa kamu dan apa yang ditawarkan.

Contohnya:

“Inspirasi fashion pria, tips gaya hidup, dan rekomendasi outfit simpel untuk Gen Z.”

Dengan bio seperti ini, pengunjung bisa langsung memahami isi akun tanpa harus menebak-nebak.

4. Gunakan Visual yang Konsisten

Pinterest sangat mengandalkan visual. Karena itu, desain konten harus memiliki identitas yang mudah dikenali.

Kamu bisa menggunakan:

  • Warna brand yang konsisten.
  • Font yang sama.
  • Gaya desain yang seragam.
  • Logo atau watermark.
  • Format gambar yang mudah dibaca.

Tujuannya bukan sekadar membuat konten terlihat bagus, tetapi membuat orang bisa mengenali brand kamu hanya dari tampilannya.

5. Buat Pin yang Menarik

Pin adalah konten utama di Pinterest. Buat desain yang menarik perhatian tetapi jangan terlalu ramai.

Gunakan judul yang jelas dan langsung menjawab kebutuhan audiens.

Contohnya:

“7 Cara Membuat Konten Instagram yang Menarik untuk Pemula”

atau

“10 Ide Outfit Cowok Simpel untuk Kuliah”

Judul seperti ini lebih mudah dipahami dan memiliki potensi menarik orang yang sedang mencari topik tersebut.

6. Gunakan Keyword Pinterest

Pinterest juga bekerja seperti mesin pencari. Karena itu, keyword sangat penting.

Masukkan keyword yang relevan ke dalam:

  • Nama profil.
  • Bio.
  • Judul Pin.
  • Deskripsi Pin.
  • Nama board.
  • Deskripsi board.

Misalnya niche kamu adalah fashion pria, beberapa keyword yang bisa digunakan:

Baca Juga  Tips Mengubah Inspirasi Pinterest Menjadi Ide Bisnis

fashion pria, outfit cowok, outfit pria, gaya pria, outfit casual pria, fashion Gen Z.

Jangan memasukkan keyword secara berlebihan. Gunakan secara natural supaya konten tetap nyaman dibaca.

7. Buat Board Sesuai Niche

Board membantu mengelompokkan konten berdasarkan topik.

Misalnya brand kamu bergerak di bidang fashion pria, kamu bisa membuat board seperti:

  • Outfit Cowok
  • Fashion Pria Casual
  • Outfit Kuliah
  • Outfit Hangout
  • Inspirasi Gaya Pria

Board yang rapi membuat akun terlihat lebih profesional dan membantu Pinterest memahami topik konten kamu.

8. Posting Secara Konsisten

Kamu nggak harus langsung membuat puluhan Pin setiap hari.

Lebih baik mulai dengan jadwal yang realistis dan konsisten.

Misalnya membuat beberapa Pin secara rutin setiap minggu. Yang penting, jangan hanya aktif selama beberapa hari lalu berhenti.

Konsistensi membantu kamu mengumpulkan lebih banyak konten yang berpotensi ditemukan audiens.

9. Arahkan Audiens ke Website

Kalau brand kamu memiliki website, manfaatkan Pinterest untuk mengarahkan pengunjung ke sana.

Buat Pin yang memberikan informasi singkat, kemudian arahkan pengguna ke artikel atau halaman website untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.

Strategi ini bisa membantu meningkatkan traffic website sekaligus brand awareness.

10. Gunakan Call to Action

Jangan biarkan audiens hanya melihat Pin lalu pergi.

Tambahkan CTA atau ajakan seperti:

  • “Lihat tips lengkapnya di website.”
  • “Cek koleksi terbaru kami.”
  • “Baca panduan lengkapnya.”
  • “Simpan Pin ini untuk nanti.”
  • “Temukan ide lainnya di profil kami.”

CTA yang sederhana bisa membantu mengarahkan audiens ke langkah berikutnya.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Saat menggunakan Pinterest untuk brand awareness, ada beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari.

Pertama, membuat desain yang berubah-ubah sehingga brand sulit dikenali.

Baca Juga  Cara Mendapatkan Penghasilan dari Pinterest dengan Produk

Kedua, menggunakan keyword yang tidak relevan hanya demi mendapatkan traffic.

Ketiga, terlalu fokus menjual tanpa memberikan konten yang bermanfaat.

Keempat, tidak konsisten membuat Pin.

Kelima, menggunakan gambar atau konten yang tidak memiliki hubungan dengan niche brand.

Tips agar Brand Lebih Mudah Diingat di Pinterest

Gunakan formula sederhana:

Visual konsisten + keyword relevan + konten bermanfaat + posting rutin.

Misalnya, setiap Pin selalu menggunakan gaya desain yang sama dan mencantumkan identitas brand secara natural. Lama-kelamaan, audiens akan lebih mudah mengenali konten kamu.

Jangan hanya mengejar jumlah views. Perhatikan juga apakah audiens mulai mengunjungi profil, menyimpan Pin, mengunjungi website, atau berinteraksi dengan brand.

 

penulis : Ilham – SMK Setih Setio2