Gubuku- Cara Membuat Konten Pinterest Berdasarkan Search Intent
Pinterest bukan cuma tempat buat cari inspirasi gambar. Platform ini juga bisa menjadi sumber traffic yang menarik untuk blog, toko online, website, maupun produk digital.
Tapi, ada satu hal yang sering dilupakan: orang membuka Pinterest karena punya tujuan tertentu.
Ada yang sedang mencari inspirasi, ada yang ingin belajar sesuatu, ada juga yang sudah siap membeli produk. Inilah yang disebut search intent atau maksud pencarian.
Kalau kamu bisa membuat konten Pinterest sesuai dengan search intent pengguna, peluang pin kamu ditemukan dan diklik bisa menjadi lebih besar.
Apa Itu Search Intent di Pinterest?
Search intent adalah tujuan atau maksud seseorang ketika melakukan pencarian.
Contohnya, seseorang mencari:
“cara membuat CV untuk pemula”
Kemungkinan besar orang tersebut sedang mencari tutorial atau panduan.
Sementara jika seseorang mencari:
“template CV profesional”
Mereka mungkin sudah mencari produk atau template yang bisa langsung digunakan.
Jadi, keyword yang digunakan bisa terlihat mirip, tetapi kebutuhan pengguna bisa berbeda.
Kenapa Search Intent Penting untuk Konten Pinterest?
Memahami search intent membantu kamu membuat konten yang lebih sesuai dengan kebutuhan audiens.
Beberapa manfaatnya antara lain:
- Membuat konten lebih relevan.
- Membantu menentukan jenis pin yang tepat.
- Mempermudah pemilihan keyword.
- Meningkatkan peluang mendapatkan klik.
- Membantu mendatangkan traffic ke website.
- Membuat strategi Pinterest SEO lebih terarah.
Singkatnya, jangan cuma membuat pin yang terlihat keren. Buat pin yang menjawab apa yang sedang dicari orang.
Jenis Search Intent yang Perlu Dipahami
Sebelum membuat konten, kenali dulu beberapa jenis search intent yang umum.
1. Informational Intent
Intent ini terjadi ketika seseorang ingin mencari informasi atau belajar sesuatu.
Contohnya:
- cara membuat blog
- tips belajar efektif
- cara menghasilkan uang dari Pinterest
- tutorial membuat konten
Untuk intent seperti ini, kamu bisa membuat:
- Pin tutorial
- Panduan langkah demi langkah
- Infografis
- Artikel edukatif
- Tips dan trik
Contohnya, jika keyword-nya adalah “cara menghasilkan uang dari Pinterest”, buat pin yang memberikan gambaran cara mendapatkan penghasilan dari Pinterest dan arahkan pengguna ke artikel lengkap.
2. Commercial Intent
Pada intent ini, pengguna sedang membandingkan atau mempertimbangkan sesuatu sebelum mengambil keputusan.
Contohnya:
- tools Pinterest terbaik
- aplikasi desain terbaik untuk Pinterest
- template Pinterest terbaik
- Canva vs aplikasi desain lainnya
Konten yang cocok antara lain:
- Perbandingan produk
- Review
- Rekomendasi
- Daftar tools
- Kelebihan dan kekurangan
3. Transactional Intent
Pengguna dengan intent ini biasanya sudah lebih dekat dengan keputusan untuk membeli atau menggunakan sesuatu.
Contohnya:
- beli template Pinterest
- template pin Pinterest
- ebook Pinterest SEO
- template konten Pinterest
Untuk intent ini, konten bisa dibuat lebih fokus pada produk atau solusi yang ditawarkan.
Misalnya, jika kamu menjual template Pinterest, buat pin dengan judul seperti:
“50 Template Pinterest Siap Edit untuk Konten Bisnis”
Kemudian arahkan pengguna ke halaman produk.
4. Navigational Intent
Intent ini muncul ketika pengguna ingin menemukan brand, website, akun, atau halaman tertentu.
Contohnya:
- Canva
- Pinterest Business
- nama brand tertentu
- website tertentu
Jenis intent ini biasanya lebih cocok digunakan untuk membangun branding dan mengarahkan audiens ke halaman yang memang mereka cari.
Cara Membuat Konten Pinterest Berdasarkan Search Intent
Sekarang masuk ke bagian yang paling penting.
1. Tentukan Target Audiens
Pertama, tentukan siapa yang ingin kamu jangkau.
Misalnya:
- Pelajar
- Mahasiswa
- Content creator
- Blogger
- Pemilik bisnis online
- Affiliate marketer
- Pemula yang ingin mendapatkan uang online
Dengan mengetahui target audiens, kamu akan lebih mudah memahami apa yang mereka cari.
2. Cari Keyword yang Relevan
Gunakan keyword yang benar-benar berhubungan dengan topik konten.
Misalnya niche kamu adalah menghasilkan uang dari Pinterest.
Beberapa keyword yang bisa dikembangkan:
“cara menghasilkan uang dari Pinterest”
Kemudian buat variasi seperti:
- cara monetisasi Pinterest
- Pinterest untuk bisnis
- cara mendapatkan uang dari Pinterest
- Pinterest affiliate marketing
- cara mendapatkan traffic dari Pinterest
Keyword tersebut dapat menjadi dasar untuk membuat berbagai konten.
3. Pahami Maksud di Balik Keyword
Jangan langsung membuat pin hanya karena menemukan keyword.
Tanyakan:
“Orang yang mencari keyword ini sebenarnya ingin apa?”
Misalnya keyword:
“cara membuat pin Pinterest”
Search intent-nya kemungkinan informational karena pengguna ingin belajar.
Maka kontennya sebaiknya berupa tutorial, bukan langsung promosi produk.
4. Buat Judul yang Sesuai Search Intent
Judul pin harus langsung menunjukkan manfaat atau jawaban yang dicari pengguna.
Contoh:
Keyword: cara membuat pin Pinterest
Judul Pin:
“Cara Membuat Pin Pinterest yang Menarik untuk Pemula”
Contoh lainnya:
Keyword: Pinterest SEO
Judul Pin:
“Pinterest SEO untuk Pemula: Cara Bikin Pin Lebih Mudah Ditemukan”
Judul seperti ini lebih jelas dan tidak membuat pengguna menebak-nebak isi konten.
5. Buat Desain yang Menarik dan Mudah Dibaca
Desain tetap penting karena Pinterest adalah platform visual.
Gunakan:
- Judul yang jelas
- Font yang mudah dibaca
- Kontras yang cukup
- Elemen visual yang relevan
- Layout yang tidak terlalu ramai
- Branding yang konsisten
Jangan memasukkan terlalu banyak tulisan dalam satu pin.
Fokus pada satu pesan utama.
6. Masukkan Keyword Secara Natural
Keyword bisa digunakan pada beberapa bagian konten Pinterest, seperti:
- Judul pin
- Deskripsi pin
- Judul artikel
- Nama board
- Deskripsi board
Namun, jangan melakukan keyword stuffing.
Gunakan keyword secara natural dan tetap prioritaskan pengalaman pengguna.
7. Sesuaikan Isi Pin dengan Halaman Tujuan
Ini bagian yang sering dianggap sepele.
Jika pin menjanjikan:
“7 Cara Mendapatkan Uang dari Pinterest”
Maka halaman yang dituju sebaiknya benar-benar membahas 7 cara tersebut.
Jangan membuat judul yang terlalu clickbait tetapi isinya tidak sesuai.
Konten yang relevan membuat pengalaman pengguna menjadi lebih baik dan membantu membangun kepercayaan.
8. Buat Beberapa Pin dari Satu Topik
Satu artikel tidak harus hanya memiliki satu pin.
Misalnya kamu punya artikel:
“Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest untuk Pemula”
Kamu bisa membuat beberapa pin dengan angle berbeda:
- Cara menghasilkan uang dari Pinterest
- 7 cara monetisasi Pinterest
- Pinterest untuk pemula
- Cara mendapatkan cuan dari Pinterest
- Panduan Pinterest untuk pemula
Topiknya masih sama, tetapi pendekatan dan judulnya berbeda.
Contoh Strategi Search Intent Pinterest
Misalnya kamu memiliki blog yang membahas cara menghasilkan uang online.
Kamu menemukan keyword:
“cara mendapatkan uang dari Pinterest”
Kamu bisa membuat strategi seperti ini:
| Search Intent | Ide Konten | Format Pin |
|---|---|---|
| Informational | Cara mendapatkan uang dari Pinterest | Tutorial |
| Informational | Cara menggunakan Pinterest untuk pemula | Panduan |
| Commercial | Tools Pinterest terbaik | Perbandingan |
| Commercial | Aplikasi desain untuk Pinterest | Rekomendasi |
| Transactional | Template Pinterest siap pakai | Promosi produk |
Dengan cara ini, konten Pinterest kamu tidak dibuat secara asal, tetapi berdasarkan kebutuhan pengguna.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari.
1. Hanya Fokus pada Desain
Pin yang bagus memang menarik perhatian, tetapi desain saja tidak cukup.
Konten juga harus relevan dengan pencarian pengguna.
2. Menggunakan Keyword Secara Berlebihan
Jangan memasukkan keyword berulang-ulang hanya untuk mengejar SEO.
Buat konten yang tetap nyaman dibaca.
3. Judul Tidak Sesuai Isi
Hindari clickbait yang membuat pengguna merasa tertipu.
Judul dan isi harus memiliki hubungan yang jelas.
4. Tidak Memahami Audiens
Kalau kamu tidak tahu siapa target audiensmu, akan lebih sulit menentukan topik, keyword, dan gaya konten.
5. Tidak Konsisten
Pinterest membutuhkan strategi yang konsisten.
Jangan berharap satu pin langsung menghasilkan banyak traffic. Buat dan evaluasi konten secara rutin.
Tips Membuat Konten Pinterest yang Lebih SEO-Friendly
Agar strategi kamu lebih maksimal, coba gunakan beberapa tips berikut:
Gunakan keyword yang spesifik.
Keyword yang terlalu umum biasanya memiliki persaingan lebih tinggi. Keyword yang lebih spesifik dapat membantu kamu membuat konten yang lebih terarah.
Buat konten yang memberikan solusi.
Pikirkan masalah audiens dan buat pin yang menawarkan jawaban.
Gunakan visual yang sesuai topik.
Gambar, ilustrasi, atau elemen desain harus mendukung isi pin.
Buat beberapa variasi pin.
Coba beberapa judul, desain, dan angle untuk melihat mana yang paling menarik.
Evaluasi performa.
Perhatikan pin mana yang mendapatkan impresi, klik, dan engagement lebih baik. Gunakan data tersebut untuk membuat konten berikutnya.
penulis : Ghiyas – SMKN 9 Bungo




Leave a Reply