Gubuku –
1. Kurasi Data: Pilih High-Level Data Saja
Kesalahan paling sering saat bikin infografis adalah memasukkan semua data. Infografis itu ibarat trailler film—kamu cuma perlu menampilkan poin-poin paling krusial!
-
Fokus pada KPI utama: Misalnya total pendapatan (revenue), jumlah pengguna baru, project terbesar yang selesai, atau tingkat kepuasan klien.
-
Pangkas teks panjang: Ubah kalimat panjang menjadi poin-poin ringkas atau ringkasan angka.
2. Tentukan Storytelling dan Alur Baca
Infografis yang bagus bukan cuma sekadar kumpulan bagan yang ditempel acak, tapi punya alur cerita (narrative flow). Tentukan arah baca audiens dari atas ke bawah atau kiri ke kanan:
-
Header/Judul: Nama perusahaan dan periode tahun.
-
Sorotan Utama (Highlights): Pencapaian terbesar atau angka paling mengagumkan di bagian atas.
-
Detail Performa: Pembagian data berdasarkan divisi (keuangan, operasional, marketing).
-
Penutup/Rencana Depan: Goal atau target ringkas untuk tahun berikutnya.
3. Pilih Visualisasi Data yang Tepat
Jangan semua data dijadikan grafik batang (bar chart)! Variasi visual bikin infografis jauh lebih menarik:
| Jenis Data | Visualisasi yang Cocok |
| Pertumbuhan dari waktu ke waktu | Grafik Garis (Line Chart) |
| Perbandingan porsi/persentase | Grafik Lingkaran (Pie/Donut Chart) |
| Pencapaian angka tunggal | Angka Besar (Big Stat Callout) + Ikon |
| Pencapaian waktu/proses | Garis Waktu (Timeline) |
4. Gunakan Palet Warna dan Tipografi yang Rapi
Visual yang berantakan bikin orang malas membaca. Terapkan prinsip desain sederhana ini:
-
Pakai Brand Guidelines: Gunakan warna khas perusahaan agar tetap profesional.
-
Maksimal 3 warna utama: Gunakan satu warna netral (untuk latar belakang/teks) dan warna terang (accent color) untuk menonjolkan angka penting.
-
Hirarki Teks: Bikin ukuran font angka pencapaian jauh lebih besar dibanding teks penjelasnya (hierarki visual).
5. Pilih Tool Desain yang Sesuai Kemampuan
Gak perlu jago Adobe Illustrator atau Photoshop buat bikin infografis laporan tahunan yang keren. Kamu bisa pakai beberapa platform serba praktis ini:
-
Canva: Punya ribuan templat annual report infographic siap pakai.
-
Piktochart / Venngage: Cocok banget buat visualisasi data yang lebih kompleks dan rapi.
-
Figma: Pas buat kamu yang pengen kebebasan kustomisasi desain dari nol.
penulis: nur aliza smk ss 2




Leave a Reply