Mengapa Bauhaus Style Mempengaruhi UI Modern?

Mengapa Bauhaus Style Mempengaruhi UI Modern?

Mengapa Bauhaus Style Mempengaruhi UI Modern?

Gubuku –

1. Prinsip Utama: Form Follows Function

Prinsip paling terkenal dari Bauhaus adalah form follows function—artinya, bentuk atau visual suatu benda harus mengikuti fungsinya, bukan sebaliknya.

Di dunia UI modern, prinsip ini krusial banget:

  • Fungsi nomor satu: Aplikasi dibuat supaya pengguna bisa menyelesaikan masalah dengan cepat (misal: pesan ojol, transfer uang, atau dengerin musik).

  • Bebas dekorasi tak penting: Gak ada elemen visual berlebihan yang bikin bingung atau overwhelmed. Semua elemen yang ada di layar punya peran dan tujuannya masing-masing.

2. Tata Letak Berbasis Grid yang Rapi

Suka risih gak kalau lihat tampilan aplikasi yang berantakan? Nah, Bauhaus mengenalkan penggunaan sistem grid (grid system) yang teratur.

Dalam UI modern, sistem grid membantu desainer menyusun tata letak (layout) tombol, teks, dan gambar agar sejajar dan seimbang. Hasilnya?

  • Tampilan layar terasa lega dan terstruktur.

  • Pengalaman navigasi terasa intuitif (user-friendly).

  • Tampilan tetap konsisten di berbagai ukuran layar, dari HP sampai laptop.

3. Tipografi Bersih dan Geometri Simpel

Kalau kamu perhatiin, mayoritas aplikasi modern menggunakan gaya tulisan (font) jenis Sans-serif (seperti Inter, Roboto, atau SF Pro) yang polos tanpa lekukan rumit.

Bauhaus sangat menyukai elemen-elemen geometris mendasar:

  • Bentuk dasar: Lingkaran, persegi, dan garis tegas.

  • Teks sebagai elemen visual: Tulisan dibuat tebal (bold) dan jelas agar fokus utama pengguna langsung tertuju pada informasi penting tanpa terdistraksi dekorasi hiasan.

4. Semangat Minimalisme untuk Pengalaman Pengguna (UX)

Gen Z dikenal menyukai hal-hal yang praktis, cepat, dan gak bertele-tele. Konsep minimalisme ala Bauhaus pas banget dengan kebutuhan ini.

Dengan mengurangi elemen visual yang gak perlu, aplikasi jadi:

  • Lebih ringan dan cepat diproses oleh sistem.

  • Mengurangi beban mental (cognitive load) pengguna saat mencari tombol atau fitur tertentu.

  • Meningkatkan aksesibilitas sehingga nyaman dilihat mata dalam waktu lama.

Baca Juga  Rahasia Symmetry vs Asymmetry pada Layout Poster

penulis: nur aliza smk ss 2