Cara Merancang Brand Guidelines untuk Perusahaan Katering

Cara Merancang Brand Guidelines untuk Perusahaan Katering

Gubuku – Pernah gak sih kamu mau order katering buat acara kampus atau family gathering, terus pas ngeliat Instagram-nya langsung mikir, “Wah, ini katering jaman now banget, kelihatannya bersih, estetik, dan niat!”? Tapi di sisi lain, ada juga katering yang fotonya beda-beda gaya, logo berubah warna terus, dan font-nya macem-macem kayak ketikan tugas kelompok.

Nah, bedanya ada di brand guidelines!

Buat bisnis katering, makanan enak aja gak cukup. Kamu butuh visual dan vibes yang konsisten biar calon pelanggan langsung percaya dan tertarik buat jajan. Yuk, bongkar cara merancang brand guidelines katering yang bikin usahamu kelihatan profesional dan gampang dikenali!

Apa Sih Brand Guidelines Itu?

Sederhananya, brand guidelines (atau brand bible) adalah buku panduan resmi yang mengatur seluruh identitas visual dan gaya komunikasi suatu merek.

Isinya ngatur cara penggunaan logo, kombinasi warna, jenis font, gaya foto makanan, sampai gaya bahasa (tone of voice) saat balas chat pelanggan. Jadi, siapa pun yang pegang akun medsos atau bikin desain promosi, hasilnya bakal tetap sama dan konsisten.

Kenapa Bisnis Katering Wajib Punya Brand Guidelines?

Persaingan bisnis kuliner dan katering itu ketat banget! Tanpa panduan yang jelas, brand kamu bakal gampang tenggelam. Ini alasan kenapa kamu butuh brand guidelines:

  • Membangun Kepercayaan (Trust): Katering itu urusan makanan yang bakal dimakan orang banyak. Tampilan yang rapi dan konsisten bikin impresi bahwa kateringmu higienis dan terkelola dengan baik.

  • Bikin Brand Gampang Diingat: Sekali orang liat warna atau gaya postingan kamu, mereka langsung tahu kalau itu produk katering milikmu.

  • Mempermudah Kerja Tim: Gak perlu pusing jelasin berkali-kali ke tim desainer atau admin medsos. Tinggal kasih dokumen brand guidelines, semuanya langsung paham!

Baca Juga  Peran Penting Desainer Grafis dalam Industri Agensi Periklanan

Elemen Wajib dalam Brand Guidelines Katering

Biar panduan yang kamu buat lengkap dan aplikatif, pastikan ada elemen-elemen penting ini:

1. Logo Rules (Aturan Logo)

Atur tata cara penggunaan logo utama, logo sekunder (icon/monogram), serta clear space (jarak aman logo dari elemen lain). Jangan lupa tentukan juga aturan “Don’ts”—misalnya logo gak boleh diganti warnanya secara sembarangan, ditarik sampai gepeng, atau diberi efek bayangan berlebihan.

2. Palette Warna (Food-Appealing Colors)

Pilih kombinasi warna yang bisa membangkitkan selera makan (appetite appeal).

  • Warna-warna hangat seperti merah, oranye, dan kuning terbukti secara psikologis bisa memicu rasa lapar.

  • Warna terakota, hijau sage, atau krem cocok buat katering sehat, organik, atau bernuansa aesthetic/modern.

3. Tipografi (Jenis Font)

Tentukan maksimal 2–3 kombinasi font:

  • Header Font: Dipakai buat judul poster atau banner (bisa pakai font yang berkarakter atau sedikit meliuk manis).

  • Body Font: Dipakai buat daftar menu dan deskripsi (wajib font yang simpel dan gampang dibaca seperti Sans-serif).

4. Food Photography Style (Panduan Foto Makanan)

Atur pencahayaan, angle, dan gaya plating. Apakah foto makanan harus bergaya flatlay dari atas, pencahayaan alami (natural light), atau konsep warm & cozy? Panduan ini penting biar feeds Instagram katering kamu kelihatan estetik dan konsisten.

Contoh Penerapan Brand Guidelines pada Bisnis Katering

Biar makin kebayang, ini dia penerapan aturan brand pada media operasional sehari-hari:

Media Katering Aplikasi Brand Guidelines
Kemasan (Box/Stiker) Penempatan logo utama, penggunaan warna dominan brand, dan tagline di bagian atas.
Daftar Menu (PDF/Cetak) Penggunaan susunan tipografi yang konsisten, jarak teks yang rapi, dan warna background sesuai palet.
Baju Seragam Tim Penggunaan logo sekunder atau warna accent pada apron/kaos tim katering saat catering event.

Pro Tip: Buat dokumen brand guidelines dalam format ringkas (misalnya PDF 5–10 halaman atau papan Canva) biar gampang dibaca dan dipraktikkan oleh seluruh tim!

Penulis kiki dari smkn 9 bungo

Baca Juga  Cara Merancang Infografis Laporan Tahunan