Cara Mendesain Presentasi yang Tidak Membosankan

Cara Mendesain Presentasi yang Tidak Membosankan

Cara Mendesain Presentasi yang Tidak Membosankan

Gubuku- Bosen Sama Slide Tugas yang Gitu-Gitu Aja? Ini Cara Bikin Presentasi yang “Aesthetic” dan Nyaman Dilihat!

Pernah nggak, pas lagi kuliah atau kerja kelompok, kamu harus dengerin presentasi temen yang slide-nya dipenuhi paragraf panjang banget? Baru slide kedua aja rasanya udah ngantuk, pengen rebahan, atau malah sibuk scrolling TikTok.
Nah, jangan sampai audiens kamu juga ngerasain hal yang sama pas kamu yang ngomong di depan! Presentasi yang keren itu nggak harus ribet atau pake animasi heboh ala 2010. Kuncinya ada di visual yang clean, rapi, dan gampang dipahami dalam sekali lihat.
Yuk, intip tips gampang bikin presentasi anti-bosan yang dijamin bakal dapet standing ovation (atau minimal dapet nilai A) dari audiens kamu!

1. Kurangi Teks, Perbanyak Visual (Less is More)

Ingat ya, slide itu alat bantu visual, bukan contekan teks berjalan. Kalau semua yang mau kamuomongin ditaruh di slide, mending kamu bagi-bagi brosur aja!
  • Tips Gen Z: Gunakan rumus 6×6. Maksimal 6 baris per slide dan 6 kata per baris. Kalau butuh penjelasan lebih, cukup diomongin secara lisan aja.
  • Ganti paragraf panjang dengan poin-poin singkat, ikon estetik, atau grafik biar audiens langsung nangkep intinya tanpa harus mikir keras.

2. Pilih Warna yang “Senada” (Color Palette Itu Penting)

Jangan asal comot warna pelangi di PowerPoint. Terlalu banyak warna terang justru bikin mata sakit dan kelihatan nggak profesional.
  • Pilih 2 sampai 3 warna utama yang senada. Misalnya, kombinasi warna pastel, atau warna monokrom dengan satu warna aksen yang ngejreng (kay kuning atau oranye) buat sorot poin penting.
  • Manfaatkan situs gratis seperti Coolors.co atau template bawaan Canva kalau mau cari inspirasi palet warna yang langsung vibe-nya dapet.

3. Font Juga Bisa “Ngomong”

Pemilihan font ternyata ngaruh banget ke mood presentasi kamu. Jangan pake font kayak Comic Sans atau Papyrus kalau nggak mau presentasi kamu kelihatan
“cringe”.
  • Untuk judul, pakai font yang bold dan tegas kayak Montserrat, League Spartan, atau Bebas Neue.
  • Untuk isi teks, pilih yang bersih dan gampang dibaca seperti Inter, Open Sans, atau Poppins.
  • Pastikan ukuran font minimal 24pt biar temen kamu yang duduk paling belakang nggak perlu pake kacamata kuda.

4. Manfaatkan “White Space” (Ruang Kosong)

Nggak semua bagian slide harus diisi kotak, gambar, atau teks. Ruang kosong (white space) itu penting banget biar mata audiens punya waktu buat “istirahat”.
  • Biarkan beberapa bagian slide kosong supaya elemen utamanya lebih stand out.
  • Desain yang lega dan tidak sesak justru kelihatan jauh lebih mahal dan clean.

5. Sisipkan Visual atau Meme yang Relevan (Secukupnya)

Biar suasana nggak kaku, sesekali selipkan elemen visual yang relatable atau meme yang sesuai sama topik pembahasan.
  • Gambar yang bagus bisa memperkuat cerita (storytelling) yang lagi kamu bawain.
  • Ingat, tujuannya buat ningkatin fokus audiens, bukan malah bikin mereka fokus ketawa sampai lupa topik utama presentasi.

Kesimpulan

Bikin presentasi yang asyik itu nggak susah kok, asalkan kamu tahu porsinya. Fokus ke visual yang bersih, teks yang minimalis, dan percaya diri waktu nyampein materinya.
Dijamin, setelah pakai tips ini, nggak bakal ada lagi cerita audiens nge-chat temen sebelahnya pas kamu lagi ngomong di depan!
penulis : Ghiyas – SMKN 9 Bungo
Baca Juga  Bikin Vektor Food & Beverage Illustration yang Menggiurkan Buyer