Trik Memperbaiki Outline/Stroke Distortion

Trik Memperbaiki Outline/Stroke Distortion

Trik Memperbaiki Outline/Stroke Distortion

Gubuku – Pernah enggak sih lagi asyik nge-desain graphic atau bikin ilustrasi lucu, pas gambarnya dikecilin atau dibesarin, garis kelilingnya (stroke/outline) malah berubah jadi tebel banget atau tipis kayak benang?

Masalah yang namanya stroke distortion ini sering banget bikin mood ngedesaian mendadak hancur. Tenang, kamu enggak sendirian! Masalah ini biasa terjadi di software kayak Adobe Illustrator, CorelDraw, atau Figma karena opsi skala bawaannya belum diatur secara benar.

Berikut cara kilat memperbaiki stroke distortion biar karya kamu tetep estetika dan enggak pecah saat di-resize.

1. Aktifkan Opsi “Scale Strokes & Effects” (Adobe Illustrator) Ini dia lifehack paling utama buat pengguna Illustrator. Secara default, kadang opsi ini mati, makanya tebal garis bakal tetep sama meskipun objeknya digedein atau dikecilin.

  • Tekan Ctrl + K (Windows) atau Cmd + K (Mac) buat ngebuka Preferences.

  • Di menu General, centang kotak Scale Strokes & Effects.

  • Klik OK. Sekarang tiap kali kamu resize objek, tebal garisnya bakal menyesuaikan ukuran visual secara proporsional.

2. Gunakan Opsi “Scale with Object” (CorelDraw) Buat tim CorelDraw, penyesuaiannya juga sangat simpel dan gampang ditemuin.

  • Pilih objek yang garisnya bermasalah.

  • Tekan tombol F12 pada keyboard buat membuka jendela Outline Pen.

  • Centang opsi Scale with Object yang ada di bagian bawah.

  • Klik OK dan coba ubah ukuran gambarmu lagi.

3. Aktifkan “Scale Mode” di Figma Anak UI/UX dan konten kreator Figma wajib tahu trik ini biar komponen desain enggak berantakan.

  • Jangan pakai tombol biasa (Move Tool/V) pas nge-resize objek ber-stroke.

  • Tekan tombol K di keyboard untuk mengaktifkan Scale Tool.

  • Tarik ujung objek sesuai keinginan. Garis dan efek akan mengecil/membesar secara pas tanpa distorsi!

    penulis;bungasmksudj

Baca Juga  Neubrutalism Sangat Populer di Kalangan Brand Teknologi