10 Percetakan Kuno Masih Sering Dipakai Operator Mesin Cetak

10  Percetakan Kuno Masih Sering Dipakai Operator Mesin Cetak

10 Percetakan Kuno Masih Sering Dipakai Operator Mesin Cetak

Gubuku – Buat lo anak DKV, desainer grafis, atau yang baru kerja di industri kreatif, pernah gak sih pas main ke print shop atau pabrik percetakan terus nemu operator mesin ngomongin istilah-istilah aneh?

“Mas, ini mau pakai oplag berapa?” atau “Minta garis ril sama pon-nya di-pas-in ya!”

Bukannya paham, lo malah melongo bingung karena istilah itu gak pernah diajarin di kampus atau aplikasi Canva. Tenang, lo gak sendiri! Istilah-istilah unik ini sebenarnya adalah warisan percetakan kuno (zaman cetak tinggi/mesin cetak era dulu) yang sampai sekarang masih melekat erat di lidah para operator mesin cetak.

Biar lo gak planga-plongor dan kelihatan pro pas komunikasi sama vendor, yuk pelajari 10 istilah percetakan kuno yang masih eksis sampai sekarang ini!

1. Oplag (Oplage)

  • Artinya: Jumlah total eksemplar atau lembar yang bakal dicetak dalam satu kali produksi.

  • Asal-usul: Berasal dari bahasa Belanda (oplage).

  • Contoh penggunaan: “Bikin brosurnya oplag berapa ribu lembar, Mas?”

  • Pentingnya: Semakin besar angka oplag, biasanya harga cetak per lembarnya bakal jauh lebih murah (khususnya kalau pakai teknik offset).

2. Plaat (Plat Cetak)

  • Artinya: Acuan cetak berbentuk lembaran seng/alumunium tipis yang dipakai buat memindahkan gambar/teks ke kertas pada mesin cetak offset.

  • Asal-usul: Dari era cetak lithography kuno, di mana gambar diukir di atas batu/plat sebelum ditransfer ke kertas.

  • Pro Tip: Di dunia digital emang udah gak pakai plat, tapi kalau lo mau cetak masal puluhan ribu lembar, “biaya plat” ini bakal tetap muncul di nota tagihan lo.

3. Waterpass / Register (Pas)

  • Artinya: Kepasisian atau ketepatan posisi cetak antar warna (CMYK) atau depan-belakang (sisi bolak-balik).

  • Kondisi di lapangan: Kalau operator bilang “Wah, warnanya gak pas/mleset nih”, artinya salah satu warna (misal Cyan atau Magenta) posisinya bergeser beberapa milimeter dari warna lain, bikin hasil gambar kelihatan bayang atau buram.

Baca Juga  Sehari Jadi Operator Cetak: Realita

4. Schiet (Sken) / Overstek

  • Artinya: Lembaran kertas ekstra yang disiapkan di luar jumlah oplag utama buat antisipasi kerusakan saat proses penyetelan mesin (setting/makula).

  • Kenapa penting: Misal lo mau cetak 1.000 lembar, biasanya operator bakal minta kertas 1.050 lembar. Nah, 50 lembar sisanya itulah yang disebut kertas schiet atau cadangan.

5. Ril (Creasing)

  • Artinya: Garis tekukan pada kertas tebal (kayak art carton 260gsm ke atas) biar saat dilipat kertasnya gak pecah atau retak di bagian garis lipatan.

  • Asal-usul: Dari teknik kuno menekan kertas pakai bilah besi tumpul. Sampai sekarang, kalau lo bikin undangan pernikahan tebal atau box kemasan, proses ini wajib hukumnya!

6. Pon (Die Cutting)

  • Artinya: Proses memotong kertas dengan bentuk-bentuk unik/custom (gak cuma kotak lurus), misalnya bikin sudut melengkung, pola stiker die-cut, atau pola kardus makanan.

  • Caranya: Menggunakan pisau baja tipis yang dibentuk sesuai pola desain lo, lalu ditancapkan ke papan kayu dan ditekan ke kertas.

7. Verlop (Gradient / Semburat Warna)

  • Artinya: Perubahan tingkatan warna secara halus dari gelap ke terang, atau dari satu warna ke warna lain (sekarang kita sebut sebagai gradient).

  • Konteks lokal: Istilah bahasa Belanda/Jawa ini masih sering dipakai operator senior. “Mas, bagian background-nya mau dibuat verlop dari biru ke kuning ya?”

8. Makula (Kertas Rusak / Trial)

  • Artinya: Hasil cetakan uji coba di awal mesin berjalan yang biasanya warnanya belum stabil, kotor, atau posisinya masih miring.

  • Penggunaan: Kertas makula ini gak bakal dimasukkan ke dalam hitungan barang jadi yang dikirim ke klien, melainkan dibuang atau dijadikan bahan penyetelan mesin berikutnya.

9. Sparasi (Separasi Warna)

  • Artinya: Pemisahan file desain menjadi 4 komponen warna dasar cetak, yaitu CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Key/Black).

  • Fun Fact: Di era manual dulu, pemisahan warna ini dilakukan pakai filter kamera fisik. Sekarang, proses separasi warna udah otomatis dikerjakan oleh software desain dan mesin CTP (Computer to Plate).

Baca Juga  Mengatur Workspace Illustrator Khusus Workflow Microstock

10. Katern (Signatur)

  • Artinya: Lembaran kertas cetak ukuran besar yang berisi beberapa halaman buku, yang kalau dilipat dan dipotong bakal membentuk susunan urutan halaman yang benar.

  • Penerapan: Buat lo yang mau cetak buku, majalah, atau katalog, susunan halaman tidak dicetak satu per satu per lembar, melainkan digabung dalam kelompok katern (biasanya kelipatan 4, 8, atau 16 halaman).

Ringkasan Istilah Kuno vs Istilah Modern

Biar gak gampang lupa, ini tabel cheatsheet sederhana yang bisa lo simpan di HP:

Istilah Kuno / Percetakan Istilah Modern / Digital Fungsi Utama
Oplag Print Quantity Jumlah total cetakan
Verlop Gradient Degradasi transisi warna
Ril Creasing / Scoring Garis bantuan tekukan lipatan
Pon Die-Cut Potong pola kustom
Sparasi CMYK Separation Pemisahan 4 warna cetak dasar

penulis;bungasmksudj