Mengatur File Cetak untuk E-Money atau Kartu Akses Custom

Mengatur File Cetak untuk E-Money atau Kartu Akses Custom

Mengatur File Cetak untuk E-Money atau Kartu Akses Custom

Gubuku- 1. Patuhi Template CR80 & Batas Safe Zone Internasional

Ukuran kartu e-money dan kartu akses mengikuti standar internasional kartu kredit yang disebut Dimensi CR80. Ruang gerak lo sangat terbatas, sehingga akurasi ukuran artboard di Adobe Illustrator wajib presisi $100\%$ skala 1:1.

  • Ukuran Potong Bersih (Trim Size): Lebar $85.6\text{ mm}$ x Tinggi $54\text{ mm}$ dengan sudut membulat (corner radius) sebesar $3.18\text{ mm}$.

  • Wajib Pasang Bleed Sekeliling: Tambahkan lebihan grafis/warna latar belakang (bleed) sebesar $1 – 2\text{ mm}$ ke luar dari garis potong asli (sehingga ukuran file mentah lo menjadi sekitar $88.6\times 57\text{ mm}$). Ini sangat krusial agar saat mesin UV mencetak penuh (borderless), tidak menyisakan garis putih kosong di pinggiran kartu.

  • Jarak Safe Zone Elemen Penting: Tempatkan logo perusahaan, teks nama, atau visual krusial minimal $3\text{ mm}$ masuk ke dalam dari garis potong asli agar aman dari risiko terpotong akurasi mesin printer kartu.

2. Mengelola Area Chip Fisik & Nomor Seri Kartu

Ini adalah aturan mekanis paling vital saat mendesain kartu e-money resmi dari bank atau kartu akses magnetik: Jangan menutupi identitas sensorik asli kartu.

  • Kosongkan Area Chip Efektif (Jika Ada): Jika lo mencetak di atas kartu akses yang memiliki chip kotak kuning timbul di bagian depan, buat blank space (kosongan motif) pada file desain lo yang ukurannya dilebihkan 0.5 mm sekeliling chip agar tinta tidak menyumbat kuningan sensor pembaca.

  • Pertahankan Nomor Seri Asli di Sisi Belakang: Kartu e-money memiliki nomor seri unik 16 digit yang dicetak pabrik. Jika lo ingin mendesain dua sisi (double-sided), pastikan lo sudah mengambil visual referensi letak nomor seri tersebut. Kosongkan area nomor seri di file desain sisi belakang agar nomor penting tersebut tidak tertimpa tinta CMYK pekat.

Baca Juga  Cara Membuat Desain Billboard

3. Formulasi Layer Tinta Putih (White Ink) untuk Kartu Berwarna

Sama halnya dengan teknik sandwich pada akrilik dua sisi, sebagian kartu e-money atau kartu akses polosan memiliki bahan dasar plastik PVC berwarna gelap, metalik, atau transparan.

  • SOP Layer White Ink: Jika lo mencetak di atas kartu dasar non-putih, buat layer khusus bernama “White Ink” bermaterikan Spot Color murni di bawah layer desain CMYK lo. Tinta putih ini bertindak sebagai fondasi pembatas agar warna ilustrasi lo tetap keluar secara vibrant (cerah menyala) dan tidak tenggelam oleh warna dasar kartu plastik.

  • Gunakan Efek Matte / Spot UV Secara Bijak: Untuk menambah aura premium, lo bisa menambahkan layer pernis bening (Varnish/Gloss) untuk memberikan efek Spot UV 3D pada area logo. Namun, hindari menaruh efek Spot UV tebal di area yang sering digesek atau ditempelkan ke mesin pembaca agar lapisan tinta tidak retak akibat benturan mekanis yang konstan.

Tabel Mitigasi Cacat Produksi Cetak E-Money & Kartu Akses

Biar anggaran produksi kantor atau komoditas jualan lo aman dari klaim gagal fungsi, patuhi tabel kelayakan pracetak kartu pintar ini:

Masalah Fisik di Lapangan Akar Penyebab di File Desain Tindakan Solutif Terbaik (SOP Pracetak)
Kartu Ditolak Mesin Pembaca / Gagal Tap Lapisan tinta cetak UV terlalu tebal (over-inking) atau tertutup Spot UV 3D ekstrem. Batasi ketebalan cetakan, gunakan warna solid tipis di area pusat lilitan antena RFID (tengah kartu).
Pinggiran Kartu Mengelupas File desain pas-pasan tanpa ada lebihan area potong (bleed). Wajib tambahkan Bleed minimal $1.5\text{ mm}$ sekeliling artboard CR80.
Nomor Seri Saldo Hilang Desainer menaruh blok warna solid di seluruh sisi belakang kartu. Beri kotak kosongan transparan pada file desain belakang tepat di koordinat nomor seri asli kartu berada.
Baca Juga  Menggunakan Efek Nostalgia Visual untuk Memikat Konsumen

penulis : pebrian – SMKN 6 BUNGO