Gubuku- Strategi Pinterest untuk Mempromosikan Jasa dan Produk Digital
Pinterest bukan cuma tempat cari inspirasi outfit, desain kamar, atau resep makanan. Buat kamu yang punya jasa atau produk digital, Pinterest juga bisa jadi salah satu platform untuk mendatangkan calon pelanggan.
Menariknya, Pinterest bekerja seperti mesin pencari visual. Jadi, kalau konten kamu dibuat dengan strategi yang tepat, orang bisa menemukan produk atau jasa kamu bahkan setelah konten tersebut sudah lama diposting.
Apa Itu Strategi Pinterest untuk Bisnis?
Strategi Pinterest untuk bisnis adalah cara menggunakan Pinterest untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan mengarahkan pengguna ke jasa atau produk yang kamu tawarkan.
Contohnya, kamu menjual:
- Ebook
- Template desain
- Preset foto
- Undangan digital
- Template CV
- Jasa desain grafis
- Jasa pembuatan website
- Kursus online
- Produk digital lainnya
Kuncinya bukan sekadar sering upload. Kamu perlu membuat konten yang mudah ditemukan, menarik diklik, dan relevan dengan kebutuhan target audiens.
1. Tentukan Target Audiens
Sebelum membuat Pin, tentukan dulu siapa yang ingin kamu jangkau.
Misalnya kamu menjual template CV. Targetnya bisa mahasiswa, fresh graduate, atau orang yang sedang mencari pekerjaan.
Dengan mengetahui target audiens, kamu akan lebih mudah menentukan:
- Topik konten
- Kata kunci
- Desain Pin
- Gaya bahasa
- Jenis produk yang ditawarkan
Jangan mencoba menarik semua orang. Lebih baik fokus pada audiens yang memang berpotensi membutuhkan produk atau jasa kamu.
2. Gunakan Keyword yang Relevan
Pinterest sangat bergantung pada pencarian. Karena itu, keyword Pinterest menjadi bagian penting dalam strategi promosi.
Contohnya, jika kamu menjual template CV, beberapa keyword yang bisa digunakan adalah:
- Template CV
- CV profesional
- CV untuk fresh graduate
- Contoh CV menarik
- Template CV gratis
- Cara membuat CV
Masukkan keyword secara natural pada judul Pin, deskripsi, dan nama board.
Hindari memasukkan keyword secara berlebihan karena tulisan bisa terlihat tidak natural.
3. Buat Pin yang Menarik
Pinterest adalah platform visual, jadi tampilan Pin sangat penting.
Gunakan desain yang:
- Mudah dibaca
- Tidak terlalu ramai
- Memiliki judul yang jelas
- Menggunakan gambar berkualitas
- Memiliki kontras warna yang nyaman
- Menampilkan manfaat produk atau jasa
Contohnya, daripada menulis:
“Template CV”
lebih menarik jika menggunakan:
“Bikin CV Lebih Profesional dengan Template Siap Edit”
Judul seperti ini lebih menjelaskan manfaat yang bisa didapatkan pengguna.
4. Buat Konten yang Memberikan Solusi
Jangan hanya menjadikan Pinterest sebagai tempat jualan.
Buat juga konten yang membantu audiens menyelesaikan masalah mereka.
Misalnya kamu menjual template desain. Kamu bisa membuat Pin seperti:
“5 Kesalahan Desain yang Bikin Konten Terlihat Kurang Profesional”
Di bagian akhir, kamu bisa mengarahkan pengguna ke template yang kamu jual.
Dengan cara ini, promosi terasa lebih natural dan tidak terlalu hard selling.
5. Manfaatkan Pinterest untuk Mempromosikan Produk Digital
Produk digital memiliki keunggulan karena bisa dikirim secara online. Pinterest dapat digunakan untuk memperkenalkan produk tersebut kepada orang yang sedang mencari solusi tertentu.
Contohnya:
Produk: Ebook tentang belajar desain.
Konten Pinterest:
“7 Skill Desain yang Wajib Dipelajari Pemula”
Kemudian Pin tersebut diarahkan ke halaman produk atau artikel yang menjelaskan ebook tersebut.
Jadi, alurnya bisa seperti:
Pinterest → Klik Pin → Landing Page/Website → Produk Digital
Semakin relevan kontennya, semakin besar peluang pengguna tertarik untuk melihat produk kamu.
6. Promosikan Jasa dengan Konten Edukatif
Kalau kamu menawarkan jasa, jangan hanya menampilkan tulisan “Open Jasa”.
Coba buat konten yang menunjukkan kemampuan kamu.
Misalnya kamu menawarkan jasa desain grafis, buat Pin seperti:
- Tips memilih warna untuk brand
- Contoh desain logo
- Kesalahan desain yang harus dihindari
- Perbedaan desain profesional dan biasa
- Tips membuat identitas visual brand
Konten tersebut bisa membangun kepercayaan sebelum calon pelanggan menggunakan jasa kamu.
7. Buat Board Berdasarkan Topik
Board membantu mengelompokkan konten berdasarkan tema.
Misalnya kamu menjual template desain, kamu bisa membuat:
- Template Canva
- Inspirasi Desain
- Tips Branding
- Desain Media Sosial
- Template untuk Bisnis
- Tips Content Creator
Gunakan nama board yang jelas dan sesuai dengan keyword yang dicari audiens.
8. Arahkan Traffic ke Website
Salah satu manfaat Pinterest adalah kemampuannya mengarahkan pengguna ke website atau halaman tertentu.
Pastikan setiap Pin memiliki tujuan yang jelas.
Misalnya:
Pin → Artikel → Produk
atau:
Pin → Landing Page → Jasa
Jangan membuat pengguna bingung harus melakukan apa setelah mengklik Pin.
Tambahkan ajakan seperti:
“Lihat template lengkapnya” atau “Cek detail jasanya di sini.”
9. Konsisten Membuat Konten
Pinterest bukan platform yang harus dikejar hasilnya dalam semalam.
Konten yang kamu upload bisa terus ditemukan pengguna selama masih relevan dengan pencarian mereka.
Karena itu, lebih baik membuat konten secara konsisten daripada upload banyak konten sekaligus lalu berhenti.
Kamu bisa membuat jadwal sederhana, misalnya beberapa Pin setiap minggu.
Yang penting adalah konsisten, relevan, dan terus melakukan evaluasi.
10. Analisis Performa Pin
Setelah rutin membuat konten, lihat Pin mana yang mendapatkan hasil terbaik.
Perhatikan beberapa hal seperti:
- Jumlah tayangan
- Jumlah klik
- Simpanan Pin
- Konten yang paling banyak menarik perhatian
- Keyword yang mendatangkan traffic
Kalau satu topik mendapatkan banyak perhatian, kamu bisa membuat variasi konten dengan topik yang sama.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan Pinterest untuk promosi.
Pertama, hanya fokus jualan tanpa memberikan informasi yang berguna.
Kedua, membuat desain yang terlalu ramai sehingga sulit dibaca.
Ketiga, tidak menggunakan keyword yang relevan.
Keempat, tidak memiliki tujuan yang jelas pada setiap Pin.
Kelima, cepat menyerah karena belum mendapatkan hasil dalam waktu singkat.
Pinterest membutuhkan proses. Jadi, jangan hanya melihat hasil dari satu atau dua Pin.
penulis : Deri – SMKN 6 TEBO




Leave a Reply