Gubuku- Cara Menggunakan Hashtag Pinterest untuk Promosi Konten
Pinterest bukan cuma tempat buat cari inspirasi foto, outfit, resep, atau desain. Kalau dimanfaatkan dengan benar, Pinterest juga bisa menjadi sumber traffic yang menarik untuk website, blog, toko online, bahkan bisnis.
Salah satu cara yang bisa digunakan adalah memanfaatkan hashtag Pinterest. Hashtag dapat membantu memberikan konteks tentang isi konten dan membuat konten lebih mudah ditemukan oleh pengguna yang tertarik dengan topik tertentu.
Tapi, jangan asal memasukkan banyak hashtag. Penggunaan hashtag tetap perlu disesuaikan dengan isi konten dan strategi Pinterest SEO.
Apa Itu Hashtag Pinterest?
Hashtag Pinterest adalah kata atau frasa yang diawali dengan tanda #, misalnya:
- #TipsBisnis
- #DigitalMarketing
- #PinterestMarketing
- #TipsSEO
- #BisnisOnline
Hashtag digunakan untuk membantu mengategorikan atau memberikan konteks pada sebuah konten.
Namun, hashtag bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah Pin bisa mendapatkan jangkauan. Judul, deskripsi, kata kunci, kualitas visual, relevansi konten, dan engagement juga penting.
Jadi, jangan berharap konten langsung viral hanya karena memakai banyak hashtag.
Kenapa Hashtag Pinterest Bisa Berguna untuk Promosi?
Menggunakan hashtag yang relevan bisa membantu memperjelas topik konten yang kamu upload.
Contohnya, kamu membuat Pin dengan topik cara mendapatkan uang dari Pinterest. Hashtag yang relevan bisa berupa:
#PinterestMarketing #BisnisOnline #CariUangOnline #DigitalMarketing
Dengan begitu, pengguna bisa lebih mudah memahami topik dari konten tersebut.
Selain itu, hashtag juga bisa menjadi bagian dari strategi untuk memperkenalkan konten kepada audiens yang memang tertarik dengan niche tertentu.
Cara Menggunakan Hashtag Pinterest dengan Benar
1. Gunakan Hashtag yang Relevan
Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih hashtag yang benar-benar berhubungan dengan konten.
Misalnya konten kamu membahas affiliate marketing, jangan menggunakan hashtag yang tidak berhubungan hanya karena terlihat populer.
Contoh:
Konten: Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest dengan Affiliate Marketing
Hashtag:
#AffiliateMarketing #PinterestMarketing #BisnisOnline #MarketingDigital
Relevansi lebih penting daripada sekadar mengejar hashtag yang terlihat ramai.
2. Gunakan Keyword sebagai Dasar
Sebelum memilih hashtag, tentukan keyword utama dari kontenmu.
Misalnya keyword utama:
cara menghasilkan uang dari Pinterest
Dari keyword tersebut, kamu bisa membuat beberapa hashtag yang masih relevan, seperti:
#PinterestMarketing #PinterestTips #BisnisOnline #AffiliateMarketing
Cara ini membuat hashtag tetap sesuai dengan topik konten.
3. Jangan Menggunakan Hashtag Secara Berlebihan
Kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah memasukkan hashtag sebanyak mungkin.
Padahal, terlalu banyak hashtag bisa membuat deskripsi Pin terlihat kurang rapi dan tidak natural.
Lebih baik gunakan beberapa hashtag yang benar-benar relevan daripada memenuhi deskripsi dengan hashtag yang tidak berhubungan.
4. Campurkan Hashtag Umum dan Spesifik
Kamu bisa menggunakan kombinasi hashtag yang luas dan lebih spesifik.
Contohnya, untuk konten tentang Pinterest:
Hashtag umum:
- #DigitalMarketing
- #BisnisOnline
Hashtag spesifik:
- #PinterestMarketing
- #PinterestTips
- #PinterestUntukBisnis
Kombinasi ini membantu konten memiliki konteks yang lebih luas sekaligus tetap fokus pada niche.
5. Letakkan Hashtag Secara Natural
Jangan sampai hashtag membuat deskripsi Pin terlihat seperti kumpulan keyword.
Contohnya:
Mau meningkatkan traffic website dari Pinterest? Pelajari beberapa strategi Pinterest SEO yang bisa kamu coba sebagai pemula.
#PinterestSEO #PinterestMarketing #DigitalMarketing
Terlihat lebih rapi dan tetap mudah dibaca.
6. Sesuaikan Hashtag dengan Target Audiens
Pikirkan siapa yang ingin melihat kontenmu.
Kalau targetmu adalah pemilik bisnis online, gunakan hashtag yang berhubungan dengan bisnis dan marketing.
Kalau targetnya pelajar, gunakan hashtag yang berkaitan dengan pendidikan atau produktivitas.
Contohnya:
Target: Pelajar
#TipsBelajar #ProduktivitasPelajar #BelajarOnline #TipsPelajar
Semakin sesuai dengan audiens, semakin relevan pula konteks kontenmu.
Contoh Hashtag Pinterest Berdasarkan Niche
Niche Bisnis Online
- #BisnisOnline
- #BisnisDigital
- #DigitalMarketing
- #OnlineBusiness
- #TipsBisnis
Niche Affiliate Marketing
- #AffiliateMarketing
- #AffiliateTips
- #MarketingOnline
- #BisnisOnline
- #CariUangOnline
Niche Blogging
- #BloggingTips
- #TipsBlog
- #SEO
- #ContentMarketing
- #BloggerIndonesia
Niche Fashion
- #FashionStyle
- #FashionInspiration
- #OutfitIdeas
- #StyleTips
- #FashionIndonesia
Niche Kuliner
- #ResepMasakan
- #IdeMasakan
- #ResepMudah
- #FoodInspiration
- #MasakanIndonesia
Hashtag vs Keyword Pinterest, Mana yang Lebih Penting?
Kalau tujuanmu adalah mendapatkan traffic dari Pinterest, jangan hanya fokus pada hashtag.
Keyword tetap menjadi bagian penting dari optimasi konten.
Kamu bisa memasukkan keyword secara natural pada:
- Judul Pin
- Deskripsi Pin
- Nama board
- Deskripsi board
- Teks pada gambar
- Link tujuan
Misalnya keyword utamanya adalah cara menghasilkan uang dari Pinterest.
Kamu bisa membuat judul:
Cara Menghasilkan Uang dari Pinterest untuk Pemula
Kemudian deskripsinya menjelaskan isi artikel dengan bahasa yang natural dan relevan.
Setelah itu, hashtag bisa digunakan sebagai tambahan konteks.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya tidak dilakukan saat menggunakan hashtag Pinterest.
1. Memakai hashtag yang tidak relevan
Jangan memakai hashtag populer kalau tidak berhubungan dengan konten.
2. Memasukkan terlalu banyak hashtag
Terlalu banyak hashtag bisa membuat konten terlihat spammy.
3. Mengabaikan keyword
Hashtag bukan pengganti optimasi keyword.
4. Menyalin hashtag kompetitor tanpa mengecek relevansinya
Hashtag yang cocok untuk akun lain belum tentu cocok untuk kontenmu.
5. Menggunakan hashtag yang sama untuk semua Pin
Setiap konten sebaiknya memiliki hashtag yang disesuaikan dengan topiknya.
Tips Pinterest SEO untuk Pemula
Kalau kamu ingin promosi konten lewat Pinterest, jangan berhenti di hashtag.
Coba lakukan beberapa hal berikut:
- Buat desain Pin yang menarik.
- Gunakan keyword utama pada judul.
- Tulis deskripsi yang informatif.
- Gunakan hashtag yang relevan.
- Buat beberapa Pin untuk satu konten.
- Gunakan gambar dengan ukuran vertikal yang nyaman dilihat.
- Arahkan Pin ke halaman yang benar-benar sesuai.
- Konsisten membuat konten.
- Evaluasi Pin yang mendapatkan performa terbaik.
- Fokus pada niche yang jelas.
Penulis : Deri – SMKN 6 Tebo




Leave a Reply