Gubuku – Kalau kamu sering scroll TikTok, Instagram, atau dengerin musik di Spotify, pasti pernah ngeliat visual dengan nuansa neon merah-biru, lanskap matahari terbenam dengan garis-garis grid, atau logo bergaya 80-an yang edgy. Yap, itulah Retro Synthwave Style!
Padahal tren ini terinspirasi dari estetika tahun 1980-an, tapi kenapa justru Gen Z—yang bahkan belum lahir di era itu—malah ketagihan dan ngebikin gaya ini viral lagi?
Yuk, kita bedah alasan di balik kembalinya gaya retro futuristik ini yang sukses bikin feed dan playlist kita makin estetik!
Apa Sih Retro Synthwave Style Itu?
Biar gampang digambarkan, synthwave (sering juga disebut retrowave atau outrun) adalah genre musik sekaligus gaya visual yang menggabungkan nostalgia zaman pop-culture 80-an dengan sentuhan teknologi modern.
Karakteristik utamanya gampang banget dikenali:
-
Warna Neon yang On-Point: Dominasi warna cyberpunk kayak pink neon, ungu, biru cyan, dan oranye.
-
Elemen Visual Khas: Gambar matahari terbenam (sunset), garis grid perspektif, mobil sport antik (kayak DeLorean), dan font bergaya metalik/chrome.
-
Suara Musik Synth: Musik instrumen yang pake synthesizer berat, ngasih kesan kayak lagi di dalam video game arcade era dulu.
Alasan Gen Z Ketagihan Gaya Retro Synthwave
Ada beberapa alasan kuat kenapa gaya jadul ini malah terasa fresh dan relevan banget buat anak muda zaman sekarang:
-
1. Efek “Anemoia” (Nostalgia Masalah Masa Lalu yang Belum Pernah Dialami) Gen Z punya rasa penasaran yang tinggi sama era sebelum internet mendominasi. Estetika 80-an ngasih kesan masa depan versi orang zaman dulu—yang kelihatan keren, puitis, dan penuh kebebasan.
-
2. Pelarian dari Penatnya Dunia Realita (Escapism) Dunia nyata kadang terlalu riwet. Visual synthwave yang bernuansa malam hari, lampu neon, dan jalanan sepi ngasih vibe yang tenang, chill, sekaligus bikin rileks pas dipakai nemenin nugas atau kerja.
-
3. Dominasi Pop Culture dan Media Sosial Serial populer kayak Stranger Things, game Cyberpunk 2077, hingga musik dari musisi global kayak The Weeknd (Blinding Lights) bikin estetika ini makin naik daun dan sering masuk FYP.
-
4. Gampang Bikin Feed Jadi Standout Di tengah tren visual minimalis yang serba polos atau pastel, gaya synthwave nawarin warna-warna kontras yang berani. Efeknya? Foto atau video kamu bakal langsung dapet perhatian (thumb-stopping effect) pas orang lagi scroll medsos.
Gimana Cara Pake Gaya Ini Buat Konten Kamu?
Pengin coba bikin konten atau desain dengan tema ini? Gampang banget!
-
Gunakan Filter & Preset Neon: Pakai filter bertema cyberpunk atau retrowave di aplikasi edit foto kayak Lightroom, Canva, atau CapCut.
-
Pilih Musik Background yang Pas: Cari backsound bergenre synthwave, synthpop, atau lofi-synth buat video Reels/TikTok kamu.
-
Gunakan Typo Bergaya 80-an: Pilih font berjenis italic bold dengan efek gradasi warna metalik atau efek glitch.
Penulis kiki dari smkn 9 bungo



Leave a Reply