Cara Menjual Desain Digital dengan Strategi Pinterest

Cara Menjual Desain Digital dengan Strategi Pinterest

Gubuku- Apa Itu Desain Digital?

Desain digital adalah produk yang dibuat dalam bentuk file digital dan bisa digunakan atau diakses secara online.

Contohnya:

Keuntungan produk digital adalah kamu nggak perlu repot menyimpan barang secara fisik. Setelah produk selesai dibuat, produk tersebut bisa dijual berkali-kali.

Kenapa Pinterest Cocok untuk Menjual Desain Digital?

Pinterest punya karakter yang cukup berbeda dari Instagram atau TikTok. Pengguna biasanya membuka Pinterest karena sedang mencari sesuatu.

Misalnya seseorang mengetik pencarian seperti “template CV keren”, “planner digital”, atau “template Instagram minimalis”.

Kalau pin kamu muncul di hasil pencarian dan desainnya menarik, pengguna bisa mengklik pin tersebut dan diarahkan ke halaman produk.

Jadi, Pinterest bisa digunakan sebagai sumber traffic untuk toko atau halaman penjualan desain digital kamu.

1. Tentukan Produk Digital yang Mau Dijual

Sebelum membuat strategi Pinterest, tentukan dulu produk yang ingin kamu jual.

Jangan langsung membuat banyak produk tanpa mengetahui kebutuhan target pasar.

Contohnya:

Target mahasiswa:

  • Template CV
  • Template presentasi
  • Planner kuliah
  • Template catatan

Target content creator:

  • Template Instagram
  • Template media kit
  • Content planner
  • Template carousel

Target pemilik bisnis kecil:

Semakin jelas targetnya, semakin mudah kamu menentukan desain dan keyword Pinterest.

2. Buat Desain yang Punya Nilai

Desain yang bagus bukan cuma soal tampilannya keren. Produk tersebut juga harus membantu menyelesaikan masalah.

Misalnya, daripada hanya menjual template biasa, kamu bisa membuat:

“50 Template Instagram untuk Bisnis Kuliner”

Produk seperti ini lebih spesifik sehingga calon pembeli bisa langsung memahami manfaatnya.

Baca Juga  Cara Membuat Deskripsi Pin yang SEO Friendly

Gunakan desain yang rapi, mudah digunakan, dan sesuai dengan kebutuhan target pengguna.

3. Buat Akun Pinterest untuk Bisnis

Untuk membangun strategi Pinterest dengan lebih serius, gunakan akun yang memiliki identitas sesuai dengan niche atau bisnis kamu.

Gunakan nama akun, foto profil, dan deskripsi yang jelas.

Misalnya kamu menjual template desain:

Nama: Template Design Studio
Deskripsi: Template Canva, desain media sosial, CV, planner, dan produk digital untuk kebutuhan personal maupun bisnis.

Dengan begitu, orang yang menemukan akunmu bisa langsung mengetahui apa yang kamu tawarkan.

4. Gunakan Keyword yang Tepat

Salah satu bagian penting dalam Pinterest marketing adalah penggunaan keyword.

Pinterest dapat membantu pengguna menemukan konten berdasarkan kata yang mereka cari. Karena itu, jangan asal memberikan judul pin.

Misalnya kamu menjual template CV.

Daripada menggunakan judul:

“My New Design”

lebih baik gunakan:

“Template CV Profesional dan Minimalis untuk Fresh Graduate”

Keyword yang bisa digunakan antara lain:

  • template CV
  • CV profesional
  • CV minimalis
  • CV fresh graduate
  • template CV Canva

Masukkan keyword secara natural pada judul, deskripsi, nama board, dan bagian profil yang relevan.

5. Buat Pin yang Menarik

Pin adalah salah satu senjata utama untuk mendatangkan traffic dari Pinterest.

Buat visual yang langsung menjelaskan produk kamu.

Misalnya kamu menjual planner digital, pin bisa menampilkan beberapa halaman planner dengan teks:

“Digital Planner untuk Mengatur Jadwal Harian”

Tambahkan informasi singkat seperti:

Unduh → Edit → Gunakan

Tujuannya adalah membuat orang tertarik untuk mengklik pin dan mengetahui produk lebih lanjut.

6. Jangan Hanya Membuat Satu Pin

Satu produk bisa dipromosikan menggunakan beberapa desain pin.

Contohnya kamu punya satu produk Template CV Canva.

Kamu bisa membuat beberapa pin dengan angle berbeda:

  • Template CV Minimalis
  • CV untuk Fresh Graduate
  • Cara Membuat CV Profesional
  • 5 Kesalahan Saat Membuat CV
  • Template CV yang Mudah Diedit
Baca Juga  Cara Mendapatkan Penghasilan dari Pinterest Setiap Hari

Semua pin bisa mengarah ke produk yang sama.

Strategi ini membuat satu produk punya lebih banyak peluang ditemukan melalui pencarian Pinterest.

7. Arahkan Pin ke Halaman Produk

Tujuan utama Pinterest bukan sekadar mendapatkan views.

Kalau tujuanmu adalah menghasilkan uang, pengguna harus bisa menemukan tempat untuk membeli produk.

Pastikan setiap pin memiliki link menuju halaman yang relevan, misalnya toko digital atau landing page produk.

Alurnya sederhana:

Pinterest → Pin → Halaman Produk → Pembelian

Jangan membuat calon pembeli bingung mencari produk setelah mereka mengklik pin.

8. Buat Konten yang Membantu, Bukan Sekadar Jualan

Kalau setiap pin hanya berisi “Beli sekarang”, orang bisa cepat bosan.

Coba gunakan kombinasi konten edukasi dan promosi.

Contohnya kalau kamu menjual template desain:

Konten edukasi:
“5 Tips Membuat CV Lebih Profesional”

Konten inspirasi:
“10 Ide Desain CV Minimalis”

Konten produk:
“Template CV Minimalis yang Bisa Kamu Edit di Canva”

Dengan strategi tersebut, akun Pinterest kamu tidak terasa seperti katalog jualan saja.

9. Konsisten Upload

Pinterest membutuhkan konsistensi. Jangan berharap satu pin langsung menghasilkan banyak pembeli.

Buat jadwal upload yang realistis dan bisa kamu jalankan.

Misalnya:

  • Senin: 2 pin
  • Rabu: 2 pin
  • Jumat: 2 pin
  • Minggu: 2 pin

Yang penting bukan sekadar banyak upload, tetapi memastikan setiap pin memiliki visual yang menarik, keyword yang relevan, dan link yang benar.

10. Analisis Pin yang Berhasil

Setelah rutin membuat pin, lihat performanya.

Perhatikan pin mana yang mendapatkan banyak:

  • Tayangan
  • Klik
  • Simpan
  • Kunjungan ke halaman produk

Kalau satu topik ternyata mendapatkan banyak perhatian, kamu bisa membuat variasi konten dari topik tersebut.

Misalnya pin “Template CV untuk Fresh Graduate” mendapatkan banyak klik.

Baca Juga  Cara Mempromosikan Toko Online Menggunakan Pinterest

Kamu bisa mengembangkan konten seperti:

  • Template CV Fresh Graduate
  • Contoh CV Fresh Graduate
  • Tips Membuat CV untuk Pemula
  • Kesalahan CV Fresh Graduate
  • Template CV ATS Friendly

Dengan begitu, strategi kamu berdasarkan data, bukan sekadar menebak.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan Pinterest untuk menjual desain digital.

1. Desain Pin Tidak Jelas

Jangan membuat desain terlalu penuh dengan teks atau elemen. Calon pengguna harus bisa memahami isi pin dalam beberapa detik.

2. Tidak Menggunakan Keyword

Pin yang bagus tetapi tidak menggunakan keyword yang relevan akan lebih sulit ditemukan oleh orang yang sedang mencari topik tersebut.

3. Link Tidak Sesuai

Jangan membuat pin tentang template CV tetapi mengarahkannya ke halaman yang tidak berhubungan.

4. Hanya Fokus pada Views

Views memang penting, tetapi tujuan akhirnya adalah mendapatkan pengunjung yang relevan dan calon pembeli.

5. Tidak Konsisten

Upload satu kali lalu berhenti membuat strategi Pinterest sulit berkembang. Lebih baik konsisten dengan jumlah yang sanggup kamu lakukan.

Strategi Sederhana Pinterest untuk Pemula

Kalau kamu masih pemula, gunakan alur sederhana berikut:

1. Tentukan niche

2. Buat produk digital

3. Riset keyword Pinterest

4. Buat beberapa desain pin

5. Upload secara konsisten

6. Arahkan pin ke halaman produk

7. Cek performa

8. Perbaiki strategi

Nggak perlu langsung membuat strategi yang ribet. Fokus dulu pada satu jenis produk dan satu target audiens.

 

penulis : Ilham – SMK Setih Setio2