Seni Mengolah Oldstyle Figures (Angka Naik-Turun) untuk Buku

Seni Mengolah Oldstyle Figures (Angka Naik-Turun) untuk Buku

Seni Mengolah Oldstyle Figures (Angka Naik-Turun) untuk Buku

Gubuku – Pernah enggak sih kamu lagi asyik baca novel sastra atau buku sejarah bertema vintage, tapi rasanya ada yang mengganjal pas mata kamu nabrak deretan angka tahun? Misalnya tulisan “Tahun 1945″—angkanya kelihatan kaku, kegedean, dan “menjerit” sendiri di tengah-tengah kalimat.

Apa Sih Oldstyle Figures Itu?

Beda banget sama angka biasa yang sering kita pakai di Excel atau WhatsApp (Lining Figures). Angka biasa itu tingginya sejajar dan kaku kayak huruf kapital.

  • Lining Figures (Angka Biasa): 1945 -> Semua angka sejajar, sejajar sama huruf kapital.

  • Oldstyle Figures (Angka Naik-Turun): 1945 -> Angka 3, 4, 5, 7, 9 bakal “nongkrong” kebawah (descender), sedangkan angka 6 dan 8 bakal menjulang ke atas (ascender).

Kenapa Buku Sastra & Sejarah Wajib Pakai Gaya Ini?

1. Bikin Teks “Mengalir” Tanpa Distraksi Saat kamu membaca paragraf panjang di novel atau buku sejarah, mata kamu bergerak secara ritmis dari kiri ke kanan. Angka biasa (Lining Figures) punya ukuran setinggi huruf KAPITAL.

2. Membawa Vibes Klasik dan Authentic Buku sejarah menceritakan masa lalu, dan sastra membawa emosi. Menggunakan Oldstyle Figures secara otomatis memberikan sentuhan timeless, elegan, dan berbobot. Vibes-nya langsung berubah dari sekadar “buku cetak biasa” jadi “buku koleksi berkelas.”

3. Visual yang Manja di Mata (Less Eye Strain) Buat Gen Z yang hobi bookstagram atau suka cozy reading, kenyamanan visual itu nomor satu. Angka naik-turun menciptakan tekstur halaman (typographic color) yang seimbang dan enggak bikin mata cepat lelah.

Cara Menggunakan Oldstyle Figures Secara Pas

Enggak semua tempat cocok dipasangi angka naik-turun ini. Ada seninya!

  • GUNAKAN di Dalam Paragraf (Body Text): Sangat cocok untuk menyebutkan tahun, umur, nomor halaman, atau jumlah halaman dalam kalimat cerita.

  • HINDARI di Dalam Tabel & Laporan Keuangan: Karena tingginya beda-beda, Oldstyle Figures bakal kelihatan berantakan kalau disusun sejajar ke bawah dalam tabel. Buat data/angka berderet, tetap gunakan Lining Figures.

Baca Juga  Mengolah Warna Earth Tone untuk Desain Berkesan Alami

Penulis kiki dari smkn 9 bungo