Gubuku – Pernah enggak kamu lagi scrolling Pinterest atau Instagram, terus nemu poster visual yang warnanya mirip peta suhu (heat map)—dominan neon infra merah, biru elektrik, dan kuning menyala—dikombinasikan sama teks cetak tebal ala pabrik atau stensil besi?
Visual aesthetic yang terkesan futuristik sekaligus edgy ini lagi naik daun banget di kalangan kreator Gen Z. Teknik ini menggabungkan Thermal Camera Color Grading yang ekspresif dengan Tipografi Industrial yang tegas.
Buat kamu desainer, kreator konten, atau pegiat seni visual yang mau bikin karya anti-mainstream dan scroll-stopping, yuk bedah cara mengawinkan dua elemen kontras ini jadi satu poster yang estetis!
Dua Elemen Kunci yang Wajib Kamu Paham
Sebelum mulai eksperimen, kenalan dulu sama dua lakon utamanya:
-
Thermal Camera Color Grading: Teknik pengolahan warna yang menirukan tampilan kamera pemindai suhu (infrared/thermal sensor). Warna-warna cair seperti merah membara (fire orange), kuning neon, biru tua, hingga ungu menyala dipadukan untuk menciptakan kontras tinggi dan kesan emosional/berenergi.
-
Tipografi Industrial: Gaya tata huruf yang terinspirasi dari manufaktur, rambu keselamatan kerja, stensil kargo, dan arsitektur brutalism. Karakteristik utamanya: tegas, tebal (bold/heavy weight), serifs minimalis, dan sering menggunakan aksen angka atau simbol mekanis.
PENULIS : AQILAH – SMKN 1 MERANGIN



Leave a Reply