Harus Menangani 5 Projek Desain Berbeda Secara Bersamaan

Harus Menangani 5 Projek Desain Berbeda Secara Bersamaan

Harus Menangani 5 Projek Desain Berbeda Secara Bersamaan

Gubuku – Dapet banyak client atau proyekan desain sekaligus emang bikin dompet tersenyum lebar. Tapi jujur aja, pas ngelihat daftar deadline yang semuanya bertuliskan “ASAP” alias harus kelar sekarang juga, rasanya mau pingsan di tempat!

Nge-desain satu proyek aja butuh focus, mood, dan energi kreatif yang ekstra. Apalagi kalau lo harus megang 5 proyek desain berbeda sekaligus? Salah-salah ngatur waktu, lo bukan cuma burnout, tapi bisa bikin hasil desain berantakan dan klien kecewa.

Tenang, lo gak perlu panik! Biar lo tetap bisa stay sane, hasil desain tetap slay, dan semua proyek kelar tepat waktu, ikuti tips manajemen waktu rahasia di bawah ini.

1. Gunakan Formula “Time Blocking”, Bukan Multitasking!

Kesalahan terbesar desainer pas lagi dikejar banyak deadline adalah mencoba ngerjain semuanya secara bersamaan (multitasking). Buka Photoshop buat Proyek A, 5 menit kemudian pindah ke Figma buat Proyek B. Yang ada otak lo bakal lagging alias pusing sendiri!

Ganti strategi lo ke Time Blocking:

  • Kelompokkan Waktu: Bagi hari lo jadi beberapa blok fokus. Misalnya, pukul 09.00 – 11.00 khusus ngerjain Branding Proyek A. Pukul 13.00 – 15.00 fokus ke Feed Social Media Proyek B.

  • Fokus Satu Hal: Selama blok waktu tersebut, tutup aplikasi atau tab lain yang gak berhubungan sama proyek itu.

2. Susun Skala Prioritas Pakai “Eisenhower Matrix”

Gak semua proyek punya tingkat urgensi yang sama. Biar lo gak bingung mau mulai dari mana, petakan 5 proyek lo ke dalam 4 kuadran ini:

Kategori Kriteria Tindakan
Urgent & Important Deadline kurang dari 24 jam / Klien utama Kerjakan Sekarang Juga!
Not Urgent & Important Proyek besar tapi deadline minggu depan Jadwalkan Waktunya
Urgent & Not Important Revisi kecil (ganti warna/teks) Selesaikan Cepat / Cicil
Not Urgent & Not Important Cari-cari referensi tambahan Tunda Dulu
Baca Juga  Tips Mengatasi Mental Fatigue Saat Ngedesain Banyak Aset

3. Manfaatkan System & Template (Stop Bikin dari Nol!)

Pas lagi megang 5 proyek, efficiency is key! Jangan buang waktu berjam-jam cuma buat bikin hal-hal dasar dari nol kalau lo bisa pakai template buatanmu sendiri.

  • Bikin Design System / UI Kit: Simpan komponen yang sering dipakai kayak buttons, color palette, typography style, dan grid system.

  • Gunakan Template Asset: Pakai mockup, ikon, atau elemen vektor yang sudah ada untuk mempercepat proses presentasi ke klien.

4. Pakai App Tools Manajemen Proyek (Biar Gak Ada yang Terlewat)

Jangan cuma ngandelin ingatan atau catatan kecil di sticky notes yang gampang hilang. Pindahkan semua alur kerja lo ke aplikasi project management gratisan tapi canggih:

  • Notion / Trello: Buat papan Kanban dengan kolom: To-Do, In Progress, In Review (Revisi), dan Done.

  • Google Calendar: Pasang alarm buat setiap milestone penting dari ke-5 proyek tersebut.

5. Tetapkan Batasan Komunikasi sama Klien

Salah satu pemicu stres terbesar desainer adalah chat klien yang masuk terus-terusan tanpa henti. Kalau lo ngelayanin chat revisi dari 5 klien berbeda sepanjang hari, waktu nge-desain lo bakal habis!

  • Atur Hours of Communication: Kasih tahu klien kalau lo bakal balass chat atau kirim update di jam-jam tertentu (misal: jam 10 pagi dan jam 4 sore).

  • Fokus Kerja Tanpa Gangguan: Matikan notifikasi HP pas lo lagi ada di blok waktu fokus nge-desain.

6. Jangan Lupa “Pajak” Istirahat (Teknik Pomodoro)

Otak kreatif lo itu bukan mesin yang bisa dipaksa jalan terus tanpa henti. Biar gak cepat burnout, pakai Teknik Pomodoro:

  • Nge-desain fokus selama 25 menit.

  • Istirahat total selama 5 menit (berdiri, minum air, atau stretching).

  • Ulangi 4 kali, lalu ambil istirahat panjang 15-30 menit.

Baca Juga  Bagaimana Meningkatkan Skill Desain Secara Konsisten

 

Penulis : kiki dari SMKN 9 Bungo