Peluang Kerja Menjadi Wayfinding Designer Pakar Desain

Peluang Kerja Menjadi Wayfinding Designer Pakar Desain

Peluang Kerja Menjadi Wayfinding Designer Pakar Desain

Gubuku – Pernah gak sih lo lagi main ke mall super gede yang jalannya muter-muter, terus lo tiba-tiba tersesat pas lagi nyari toilet atau musala? Tapi tenang, pas lo tengok atas, ada plang penunjuk arah estetik yang bikin lo auto paham harus jalan ke mana.

Nah, visual penunjuk arah itu bukan ada gitu aja karena kebetulan, bestie! Ada profesi keren di baliknya yang bernama Wayfinding Designer.

Di saat semua orang lagi sibuk rebutan jadi Social Media Specialist atau Graphic Designer umum, profesi yang satu ini justru masih sepi saingan tapi dicari banget sama perusahaan besar. Penasaran seberapa menjanjikannya peluang kerja Wayfinding Designer? Check this out!

Apa Sih Sebenarnya Wayfinding Designer Itu?

Gampangnya, Wayfinding Designer adalah pakar desain yang bertugas merancang sistem navigasi visual di ruang publik. Tugas mereka bukan cuma bikin papan tulisan “Toilet Ke Kiri”, tapi merancang gimana caranya orang bisa berpindah dari titik A ke titik B dengan gampang, tanpa pusing, dan tanpa harus bertanya ke satpam.

Mereka menggabungkan ilmu desain grafis, arsitektur, psikologi manusia, hingga tipografi buat bikin sistem penanda (signage) di tempat-tempat raksasa seperti:

  • Bandara internasional

  • Mall dan pusat perbelanjaan luxurious

  • Stasiun MRT / LRT / Kereta Api

  • Rumah sakit besar

  • Taman hiburan (theme park)

Kenapa Profesi Ini Penting dan Dicari Banget?

Bayangin kalau bandara sekelas Soekarno-Hatta atau Changi gak punya papan penunjuk arah yang jelas. Bisa-bisa ribuan penumpang ketinggalan pesawat tiap hari karena nyasar!

Di sinilah peran penting Wayfinding Designer:

  • Menyelamatkan Orang dari Kesesatan: Bikin navigasi yang begitu jelas, sampai-sampai orang yang baru pertama kali datang pun bisa langsung paham.

  • Bikin Tempat Kelihatan Estetik: Signage yang dirancang dengan baik bakal bikin vibes bangunan kelihatan makin mewah, modern, dan Instagrammable.

  • Inklusif buat Semua Orang: Mengatur warna, ukuran font, hingga simbol (iconography) biar bisa dibaca sama anak-anak, lansia, sampai penyandang disabilitas.

Baca Juga  Bagaimana Desain Grafis yang Bagus Bisa Menurunkan Angka

Skill Set yang Harus Lo Punya (Beda dari Desain Biasa!)

Kalau lo tertarik nyemplung ke bidang ini, modal “bisa Canva” atau Photoshop aja gak cukup. Ada beberapa skills khusus yang bikin profesi ini terbilang high-level:

  1. Pemahaman Ruang & Arsitektur (3D Spatial Awareness): Lo harus bisa ngebayangin gimana desain lo saat diwujudkan dalam bentuk fisik 3 dimensi di dalam gedung.

  2. Pemilihan Material & Production Knowledge: Lo wajib tahu bahan baku signage—mana yang tahan cuaca luar ruangan (outdoor), mana yang cocok dipasang lampu LED/neon, dan bahan apa yang awet bertahun-tahun.

  3. Universal Iconography: Bikin ikon yang dipahami semua orang dari berbagai negara dan bahasa.

  4. Tipografi Tingkat Lanjut: Paham font mana yang tetep gampang dibaca dari jarak 20 meter walau terkena pantulan cahaya.

Berapa Sih Potensi Gaji dan Karirnya?

Lantaran keahliannya yang cukup spesifik, fee atau gaji seorang Wayfinding Designer gak main-main!

Di luar negeri, profesi ini sering disebut sebagai Environmental Graphic Designer (EGD) dan masuk dalam kategori proyek berbayar mahal. Di Indonesia sendiri, klien untuk proyek wayfinding ini biasanya adalah pengembang properti raksasa (developer mall/apartemen), BUMN (pengelola stasiun & bandara), hingga studio arsitektur ternama.

Sekali lo megang proyek sistem navigasi buat satu mall atau bandara, nilainya bisa sangat fantastis karena skalanya yang raksasa!

Gimana Cara Memulai Karir Jadi Wayfinding Designer?

Gak usah bingung harus mulai dari mana, lo bisa cicil langkah-langkah ini:

  • Pelajari Environmental Graphic Design (EGD): Banyak-banyak riset tentang gimana elemen visual berinteraksi dengan lingkungan fisik.

  • Sering-Sering “Ngamatin” Ruang Publik: Pas lagi main ke mall atau stasiun, coba perhatiin signage-nya. Is it clear? Warnanya kontras gak? Font-nya kekecilan gak?

  • Bikin Fake Project / Redesign System: Coba bikin studi kasus re-design sistem navigasi di kampus lo, stasiun lokal, atau RS terdekat yang menurut lo papan petunjuknya masih berantakan. Pajang di Behance!

Baca Juga  10 Website Keren Tempat Cari Inspirasi Desain Selain Pinterest