Seni Merancang Custom Lettering untuk Label Wine

Seni Merancang Custom Lettering untuk Label Wine

Gubuku – 1. Classic Calligraphy (Kaligrafi Anggun)

Gaya dengan lengkungan halus dan variasi garis tebal-tipis. Sangat cocok buat wine bernuansa tradisional, elegan, dan terkesan mewah.

2. Modern Sans-Serif Lettering

Gaya tulisan tangan yang bersih, tegas, tanpa hiasan rumit (serif). Pilihan pas buat merek wine kekinian yang mengincar anak muda dengan estetika clean dan minimalist.

3. Bold & Vintage Hand-Lettering

Gaya huruf tebal bertekstur yang terinspirasi dari poster atau label klasik abad ke-19. Memberikan kesan craftsmanship, otentik, dan bernilai histori tinggi.

Langkah Merancang Custom Lettering Label Wine

Bikin lettering yang ciamik buat botol butuh proses yang terstruktur. Ini alur kerjanya:

Tahapan Kegiatan Utama Output yang Dihasilkan
1. Brainstorm & Moodboard Menentukan karakter wine (ringan, manis, atau bold) dan mengumpulkan referensi visual. Konsep & arah visual yang jelas.
2. Sketsa Kasar (Rough Sketch) Menggambar berbagai bentuk huruf menggunakan pensil atau software digital secara bebas. Beberapa opsi tata letak (layout).
3. Inking & Digitalisasi Memperjelas garis sketsa terbaik dan mengubahnya jadi format vektor (.ai atau .svg). Aset lettering beresolusi tinggi yang siap cetak.
4. Finishing Aksen Cetak Menambahkan efek khusus seperti emboss (timbul) atau foil gold/silver. Label fisik yang mewah dan taktil saat dipegang.

Pro Tip: Botol wine itu berbentuk silinder (melengkung). Pastikan kamu selalu melakukan tes cetak (mockup print) dan menempelkannya langsung ke botol fisik untuk mengecek apakah lettering masih gampang dibaca dari berbagai sisi.

 Penulis : Adellia SMK SUDJ

Baca Juga  Cara Menggunakan Action & Batch Processing di Photoshop