Gubuku- Peluang Cuan Pinterest dari Niche Traveling
Niche traveling cukup menarik untuk Pinterest karena orang memang sering menggunakan Pinterest untuk mencari inspirasi destinasi, itinerary, hotel, sampai ide perjalanan. Pinterest sendiri menyebut bahwa puluhan juta orang menyimpan konten perjalanan setiap bulan. (Pinterest)
Beberapa peluang cuannya:
- Affiliate produk traveling
Buat konten seperti “10 Barang yang Wajib Dibawa Saat Traveling”, lalu arahkan ke produk yang relevan melalui program afiliasi yang sesuai. - Affiliate hotel dan perjalanan
Buat Pin seperti “Rekomendasi Hotel Murah di Bali”, “Penginapan Estetik di Jogja”, atau “Liburan Hemat ke Bandung”. Pinterest memang dirancang untuk menghubungkan inspirasi perjalanan dengan proses booking. (Pinterest) - Blog traveling
Pin bisa diarahkan ke artikel seperti “Itinerary 3 Hari 2 Malam di Jogja”. Dari blog, penghasilan bisa berasal dari iklan, affiliate, atau produk digital. Pinterest juga menyediakan fitur untuk menambahkan URL pada Pin sehingga pengguna dapat diarahkan ke situs. (Pinterest) - Jual e-book atau itinerary
Misalnya membuat “Panduan Traveling Hemat ke Bali”, checklist packing, atau template itinerary. Pinterest digunakan untuk mendatangkan orang yang tertarik ke halaman produk. - Konten destinasi lokal
Tidak harus langsung membahas luar negeri. Bisa fokus pada Jambi, Sumatra, Bali, Jogja, Bandung, atau destinasi Indonesia lainnya. Contohnya: - Mengikuti tren travel
Untuk 2026, Pinterest Predicts memasukkan “Darecations” dan “Mystic Outlands” sebagai tren yang berkaitan dengan travel. Ini bisa dijadikan inspirasi tema konten. (Pinterest)
Contoh alur cuan
Pinterest Pin → klik → blog/landing page → affiliate atau produk digital → komisi/penjualan
Misalnya:
“7 Tempat Wisata Murah di Bali untuk Gen Z”
↓
Pin Pinterest
↓
Artikel lengkap
↓
Rekomendasi hotel + perlengkapan traveling
↓
Affiliate
Pinterest juga menyediakan akun bisnis gratis dengan akses ke analitik dan berbagai alat bisnis. (Pinterest)
Kalau targetnya Gen Z, niche traveling bisa dibuat lebih spesifik seperti “Traveling Hemat untuk Anak Muda”, “Hidden Gem Indonesia”, atau “Itinerary Estetik & Low Budget.”
Penulis : Herson SMKN 1 BUNGO



Leave a Reply