Gubuku – Pernah gak sih kamu lagi semangat mau nyobain resep kue atau masakan yang lagi viral di TikTok, tapi pas buka buku resep malah pusing duluan? Tulisannya numpuk, urusan bahan campur aduk sama langkah-langkah, belum lagi fotonya acak-acakan. Akhirnya buku resepnya cuma dibiarin tergeletak di meja dapur.
Nah, di situlah pentingnya peran grid system!
Membuat buku resep makanan itu gak cuma soal pajang foto makanan yang bikin ngiler, tapi juga gimana cara menata informasi biar gampang dibaca sambil masak. Yuk, simak panduan grid system simpel ini biar layout buku resep buatanmu kelihatan estetik, rapi, dan chef-approved!
Apa Sih Grid System Itu?
Secara sederhana, grid system adalah kerangka atau garis-garis bayangan yang dipakai desainer buat membagi halaman buku. Kerangka ini jadi panduan buat nempatin elemen-elemen penting seperti judul masakan, foto makanan, daftar bahan, sampai langkah-langkah memasak.
Tanpa grid, halaman buku bakal terasa liar dan berantakan. Tapi dengan grid system yang pas, layout kamu bakal kelihatan terstruktur, seimbang, dan sedap dipandang—persis kayak hidangan fine dining!
Kenapa Grid System Penting Banget buat Buku Resep?
Gen Z paling gak suka sama visual yang bikin pusing atau butuh waktu lama buat dicerna. Ini dia alasan kenapa grid system wajib hukumnya dalam merancang buku resep:
-
Navigasi Super Cepat: Orang yang lagi masak tangannya sering belepotan atau keburu waktu. Grid bantu mata pembeli langsung nemu bagian “Bahan-bahan” atau “Cara Membuat” dalam hitungan detik.
-
Membagi Hirarki Informasi: Bikin teks langkah memasak yang panjang jadi poin-poin yang nyaman dibaca (skimmable).
-
Bikin Foto Makanan Makin Standout: Foto masakan yang menggiurkan (appetite appeal) bisa dapet porsi panggung yang pas tanpa mengganggu teks resep.
Rumus Grid System Populer buat Buku Resep
Gak usah bingung, ini beberapa pilihan susunan grid yang sering dipakai untuk layout buku resep modern:
1. Two-Column Grid (Grid 2 Kolom)
Susunan klasik tapi paling ampuh! Kolom kiri dipakai untuk informasi ringkas (seperti durasi masak, porsi, dan daftar bahan), sedangkan kolom kanan yang lebih lebar dipakai untuk langkah-langkah memasak.
2. Modular Grid (Kombinasi Blok)
Halaman dibagi jadi kotak-kotak (module). Gaya ini pas banget buat buku resep kekinian yang punya banyak foto instruksi step-by-step atau buku resep berkonsep magazine style.
3. Asymmetric Grid (Grid Tidak Simetris)
Menempatkan foto makanan berukuran penuh (full-bleed) di satu halaman penuh (halaman kiri), sementara seluruh teks resep berada di halaman sebelahnya (halaman kanan). Sangat estetik dan terasa high-end!
Trik Menyusun Elemen Resep Menggunakan Grid
Biar layout buku resep kamu makin pro, coba terapkan pembagian zona visual berikut:
| Elemen Halaman | Posisi & Fungsi Grid | Tips Visual |
| Hero Image (Foto Utama) | Tempatkan di area atas atau satu halaman penuh. | Gunakan foto beresolusi tinggi dengan pencahayaan alami. |
| Info Singkat (Quick Info) | Buat blok kecil berisi ikon jam (waktu), porsi, & tingkat kesulitan. | Gunakan font tebal (bold) atau diberi kotak latar warna (highlight). |
| Daftar Bahan | Susun vertikal dalam satu kolom khusus. | Beri spacing (jarak) yang cukup antar baris biar gak kelihatan menumpuk. |
| Langkah Memasak | Gunakan penomoran (bullet numbers) yang jelas. | Beri jarak antar baris (leading) agak longgar supaya nyaman dibaca dari jarak jauh. |
Pro Tip: Sediakan area kosong (white space) di sekitar tepi halaman. Jangan penuhi seluruh sudut kertas dengan teks! White space bikin halaman terasa “bernapas” dan gak bikin mata cepat lelah.
Penulis kiki dari smkn 9 bungo



Leave a Reply