Rahasia Color Blocking pada Layout Poster

Rahasia Color Blocking pada Layout Poster

Rahasia Color Blocking pada Layout Poster

Gubuku –

Rahasia Bikin Color Blocking yang Estetik dan Gak Lebay

Bikin color blocking itu ada seninya, gak cuma asal tabrak warna. Ini dia beberapa rahasianya:

1. Gunakan Roda Warna (Color Wheel)

Jangan asal pilih warna. Manfaatkan rumus dasar kombinasi warna:

  • Komplementer: Gabungkan warna yang berseberangan di roda warna (contoh: biru dan oranye, atau ungu dan kuning) buat menciptakan kontras yang tajam.

  • Analog: Gunakan warna yang bersebelahan (contoh: merah, oranye, dan kuning) kalau mau hasil yang lebih soft tapi tetap berwarna.

2. Terapkan Aturan 60-30-10

Supaya mata audiens gak pusing melihat poster kamu, bagi porsi warnanya dengan formula ini:

  • 60% untuk warna dominan (biasanya untuk latar belakang atau blok terbesar).

  • 30% untuk warna sekunder (membuat struktur layout).

  • 10% untuk warna aksen (khusus untuk poin penting seperti judul atau tombol CTA).

3. Bikin Hirarki Visual yang Jelas

Area dengan warna paling kontras bakal jadi hal pertama yang dilihat orang. Gunakan blok warna yang paling menyala untuk menyoroti informasi utama—seperti judul acara, diskon, atau gambar produk utama.

4. Sisakan Negative Space

Beri ruang bernapas! Gabungkan blok warna berani dengan warna netral seperti putih, hitam, atau beige. Ini berfungsi mencegah poster terlihat terlalu ‘ramai’ dan menjaga teks tetap mudah dibaca (legible).

Kenapa Color Blocking Ampuh Buat Gen Z?

  • Instan Menarik Perhatian: Di era short attention span, visual dengan kontras tinggi lebih cepat ditangkap oleh mata.

  • Memberikan Kesan Modern & Retro Sekaligus: Color blocking bisa memberi vibe pop-art 90-an sekaligus tampilan futuristik yang kekinian.

  • Rapi tapi Tetap Eksentrik: Pembagian area yang jelas bikin informasi tersusun rapi tanpa kehilangan unsur eksperimentalnya.

Baca Juga  Mengapa Chalkboard Style Populer untuk Menu Kedai Kopi

penulis: nur aliza smk ss 2