Cara Menggunakan Freehand dan Polyline Tool

Cara Menggunakan Freehand dan Polyline Tool

Cara Menggunakan Freehand dan Polyline Tool

Gubuku – Dalam dunia desain grafis, dua alat yang sering digunakan untuk menggambar garis adalah Freehand Tool dan Polyline Tool. Keduanya memiliki fungsi utama untuk membuat garis vektor, tetapi dengan cara yang berbeda.

Freehand Tool berfungsi seperti pensil digital — kamu bisa menggambar garis bebas sesuai gerakan tangan. Sedangkan Polyline Tool digunakan untuk membuat garis lurus dan lengkung secara berurutan dengan titik-titik kontrol yang bisa diatur.

Menurut situs resmi CorelDRAW Help (coreldraw.com), kedua alat ini termasuk dalam kategori Drawing Tools yang memungkinkan desainer menggambar bentuk dasar sebelum disempurnakan dengan alat lain seperti Shape Tool atau Bezier Tool.

Fungsi Freehand Tool dalam Desain Grafis

Freehand Tool berguna untuk menggambar objek secara spontan. Alat ini cocok digunakan jika kamu ingin menghasilkan garis yang tampak natural seperti goresan tangan.

Berikut beberapa fungsi utama Freehand Tool:

  1. Membuat garis bebas sesuai arah kursor.

  2. Menggambar bentuk tidak beraturan seperti sketsa.

  3. Mengedit garis yang sudah ada dengan menambahkan atau menghapus bagian tertentu.

  4. Cocok untuk ilustrasi manual atau konsep desain cepat.

Sebagaimana dijelaskan oleh Tutorialspoint (2024), Freehand Tool sering dipakai oleh ilustrator untuk membuat garis dasar sebelum diperhalus menggunakan Pen Tool atau Shape Tool.

Langkah-Langkah Menggunakan Freehand Tool

Berikut langkah sederhana untuk menggunakan Freehand Tool di CorelDRAW:

  1. Buka dokumen baru.
    Jalankan CorelDRAW dan buat halaman kerja baru.

  2. Pilih Freehand Tool.
    Klik ikon berbentuk pensil di toolbar (biasanya di sisi kiri layar).

  3. Klik dan tahan kursor.
    Tekan mouse dan tarik sesuai arah garis yang ingin kamu buat. Lepas jika sudah selesai.

  4. Gunakan Shape Tool untuk koreksi.
    Jika garis tidak rapi, gunakan Shape Tool untuk menyesuaikan titik-titik kurva.

  5. Ubah ketebalan garis.
    Di panel properti, kamu bisa mengatur Outline Width agar garis lebih tegas atau tipis sesuai kebutuhan.

Baca Juga  Cara Mendapatkan Klien Pertama sebagai Desainer

Tips:

  1. Gunakan mouse dengan DPI tinggi atau pen tablet agar gerakan tangan lebih halus.

  2. Untuk hasil lebih presisi, aktifkan fitur Snap to Object di toolbar atas.

Dengan latihan rutin, kamu akan terbiasa menggambar dengan kontrol tangan yang lebih stabil.

Mengenal Polyline Tool dan Kegunaannya

Berbeda dengan Freehand Tool, Polyline Tool bekerja dengan sistem titik. Setiap kali kamu klik di area kerja, aplikasi akan membuat titik simpul (node) dan menghubungkannya menjadi garis lurus atau lengkung.

Fungsi utama Polyline Tool:

  1. Membuat kombinasi garis lurus dan lengkung.

  2. Menggambar bentuk geometris kompleks dengan kontrol penuh.

  3. Mengedit objek dengan presisi karena setiap titik bisa diubah.

  4. Cocok untuk desain teknis, denah, atau logo yang butuh akurasi tinggi.

Menurut panduan dari Designhill (2023), Polyline Tool sangat ideal digunakan oleh desainer teknis karena meminimalkan kesalahan bentuk yang sering muncul pada gambar bebas.

Cara Menggunakan Polyline Tool

Berikut langkah-langkah praktis untuk menggunakan Polyline Tool:

  1. Pilih Polyline Tool.
    Klik ikon berbentuk garis berliku di toolbar (berada di bawah Freehand Tool).

  2. Mulai menggambar.
    Klik satu kali di area kerja untuk membuat titik awal.

  3. Tambahkan titik berikutnya.
    Setiap klik akan menambah titik baru dan membentuk garis antar titik.

  4. Buat lengkungan.
    Untuk membuat garis melengkung, klik dan tahan sambil menyeret mouse sebelum dilepaskan.

  5. Akhiri bentuk.
    Klik dua kali untuk mengakhiri gambar, atau hubungkan titik terakhir ke titik awal jika ingin membuat bentuk tertutup.

Tips:

  1. Tekan Ctrl untuk membuat garis lurus horizontal atau vertikal sempurna.

  2. Gunakan Alt untuk membuat garis melengkung secara halus.

  3. Setelah selesai, gunakan Shape Tool untuk menyempurnakan bentuk dengan menggeser titik-titiknya.

Baca Juga  Tips Kombinasi Warna Agar Desain Lebih Hidup

Perbedaan Freehand dan Polyline Tool

Agar lebih jelas, berikut perbandingan sederhana antara keduanya:

Aspek Freehand Tool Polyline Tool
Cara kerja Menggambar bebas seperti pensil Menggambar dengan titik-titik (node)
Kontrol bentuk Kurang presisi, lebih spontan Sangat presisi dan terkontrol
Kegunaan Cocok untuk sketsa dan ilustrasi bebas Cocok untuk desain teknis atau bentuk geometris
Tingkat kesulitan Mudah digunakan Sedikit lebih kompleks tapi hasil lebih rapi
Editing Bisa disesuaikan dengan Shape Tool Bisa diatur tiap titiknya

Dari tabel di atas, bisa disimpulkan bahwa Freehand Tool cocok untuk ide spontan, sedangkan Polyline Tool ideal untuk desain yang memerlukan ketelitian tinggi.

Tips Profesional Menggunakan Freehand & Polyline Tool

Agar hasil desain lebih maksimal, berikut beberapa tips dari praktisi desain profesional (sumber: Envato Tuts+ Guide, 2024):

  1. Gunakan Zoom In saat menggambar detail.
    Ini membantu kamu melihat bentuk dengan lebih akurat dan menghindari garis bergelombang.

  2. Padukan kedua alat.
    Gunakan Freehand Tool untuk membuat garis dasar, lalu sempurnakan dengan Polyline atau Bezier Tool.

  3. Gunakan shortcut keyboard.

    • F5 → Freehand Tool

    • F6 → Polyline Tool
      Shortcut ini mempercepat alur kerja kamu di CorelDRAW.

  4. Simpan bentuk dalam layer terpisah.
    Agar tidak tertukar dengan objek lain, simpan hasil gambar di layer khusus “sketsa” atau “outline”.

  5. Perhatikan tekanan garis.
    Jika menggunakan pen tablet, manfaatkan fitur pressure sensitivity untuk menghasilkan garis dengan ketebalan alami.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Pemula sering melakukan beberapa kesalahan saat menggunakan dua alat ini, antara lain:

  1. Menggambar terlalu cepat.
    Akibatnya garis tampak patah atau tidak halus.

  2. Tidak menutup bentuk.
    Saat membuat objek tertutup (misalnya bentuk huruf atau logo), pastikan garis awal dan akhir bertemu agar bisa diwarnai.

  3. Terlalu banyak titik pada Polyline Tool.
    Ini membuat bentuk sulit diedit. Cukup gunakan titik pada bagian yang benar-benar diperlukan.

Baca Juga  Fitur Background Remover: Hilangkan Latar Sekejap

Menurut Corel Discovery Center (2024), penggunaan titik terlalu banyak justru membuat file berat dan sulit dikoreksi. Jadi, selalu buat garis sesederhana mungkin.

Manfaat Menguasai Freehand dan Polyline Tool

Kemampuan menggunakan kedua alat ini memberikan banyak manfaat, terutama bagi desainer pemula:

  1. Meningkatkan kreativitas.
    Kamu bisa menggambar ide langsung tanpa batasan bentuk.

  2. Membantu memahami dasar vektor.
    Karena garis-garis yang dihasilkan adalah vektor, kamu akan lebih mudah beralih ke alat lanjutan seperti Pen Tool atau Bézier Tool.

  3. Mempercepat proses desain.
    Saat terbiasa, kamu dapat menggambar konsep logo, ikon, atau ilustrasi dengan cepat dan efisien.

  4. Hasil desain lebih profesional.
    Dengan penguasaan kedua alat ini, garis yang dihasilkan akan lebih rapi dan seimbang.

Freehand Tool dan Polyline Tool adalah dua alat dasar yang wajib dikuasai oleh setiap desainer grafis.
Freehand Tool cocok untuk menggambar bebas dan spontan, sementara Polyline Tool ideal untuk bentuk yang presisi dan geometris.

Dengan latihan rutin serta pemahaman cara kerjanya, kamu dapat menghasilkan karya yang lebih profesional dan efisien.
Seperti yang disarankan oleh CorelDRAW Official Learning Center (2024), pemahaman alat dasar seperti ini adalah fondasi penting sebelum mempelajari teknik lanjutan seperti vector tracing atau logo design.