Trik Menyesuaikan Ukuran Font Secara Proporsional

Trik Menyesuaikan Ukuran Font Secara Proporsional

Trik Menyesuaikan Ukuran Font Secara Proporsional

Gubuku – Ukuran font proporsional adalah ukuran huruf yang disesuaikan agar memiliki keseimbangan visual dengan elemen lain dalam desain, seperti judul, subjudul, dan isi teks. Font yang proporsional tidak terlalu besar atau kecil, sehingga tetap nyaman dibaca tanpa mengganggu tampilan keseluruhan desain.

Menurut Canva Design School (sumber: canva.com/learn/typography), keseimbangan ukuran font sangat memengaruhi hierarki visual. Dengan proporsi yang tepat, mata pembaca dapat dengan mudah mengenali bagian mana yang paling penting dalam desain.

Sebagai contoh, jika kamu membuat poster, judul sebaiknya memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan isi teks, tetapi tidak sampai mendominasi seluruh ruang.

Pentingnya Menyesuaikan Ukuran Font Secara Proporsional

Ukuran font yang tidak proporsional dapat membuat desain terlihat tidak seimbang. Misalnya, teks terlalu kecil akan sulit dibaca, sementara teks terlalu besar bisa terlihat berlebihan dan mengganggu fokus pembaca.

Beberapa alasan pentingnya menyesuaikan ukuran font secara proporsional:

  1. Meningkatkan keterbacaan (readability).
    Ukuran font yang pas memudahkan audiens membaca teks tanpa merasa lelah.

  2. Menjaga hierarki visual.
    Dengan proporsi yang baik, pembaca langsung tahu mana bagian penting seperti judul, subjudul, dan isi.

  3. Menampilkan kesan profesional.
    Desain yang proporsional menunjukkan perhatian terhadap detail dan estetika.

  4. Menyesuaikan dengan konteks media.
    Ukuran font untuk website tentu berbeda dengan ukuran font di poster atau feed Instagram.

Seperti dijelaskan oleh Adobe Fonts (sumber: fonts.adobe.com), font yang proporsional membantu pesan tersampaikan dengan lebih efektif, karena teks mudah dipahami dan enak dilihat.

Rasio dan Skala Ukuran Font

Salah satu trik menyesuaikan ukuran font secara proporsional adalah menggunakan rasio atau skala tipografi. Skala ini digunakan untuk menentukan seberapa besar perbedaan antara ukuran teks satu dengan yang lain.

Baca Juga  Cara Membuat Komposisi Desain yang Seimbang di Canva

Beberapa skala yang umum digunakan oleh desainer profesional:

Jenis Skala Rasio Umum Contoh Ukuran (px)
Minor Third 1.2 12, 14.4, 17.3, 20.7, 24.9
Major Third 1.25 12, 15, 18.8, 23.4, 29.3
Perfect Fourth 1.333 12, 16, 21.3, 28.4, 37.8
Golden Ratio 1.618 12, 19.4, 31.4, 50.8, 82.2

Sumber: Type Scale Guide by Modular Scale (https://type-scale.com)

Gunakan rasio ini agar ukuran font terlihat serasi. Misalnya, jika teks utama kamu berukuran 16px, maka subjudul bisa dibuat sekitar 20–24px dengan rasio major third.

Tips Menentukan Ukuran Font yang Ideal

Berikut beberapa trik mudah untuk menyesuaikan ukuran font secara proporsional tanpa harus bingung menghitung:

1. Gunakan Hierarki Teks

Mulailah dari menentukan ukuran teks utama (body), lalu kembangkan ukuran lain berdasarkan itu. Misalnya:

  1. Body text: 16px

  2. Subjudul: 24px

  3. Judul utama: 36px

Dengan hierarki seperti ini, pembaca langsung tahu bagian mana yang harus diperhatikan terlebih dahulu.

2. Sesuaikan dengan Media

Ukuran font di layar HP tentu berbeda dengan di spanduk besar.

  1. Untuk website/blog: body 16–18px, heading 28–36px.

  2. Untuk poster: judul bisa 60–100px tergantung ukuran kanvas.

  3. Untuk media sosial: teks sebaiknya tidak lebih kecil dari 20px agar tetap terbaca di layar kecil.

3. Gunakan Grid dan Margin

Gunakan grid atau garis bantu agar jarak antar elemen tetap seimbang. Dengan cara ini, ukuran font akan tampak lebih proporsional terhadap ruang desain.

4. Coba Kombinasi Font yang Serasi

Ukuran font juga dipengaruhi oleh bentuk hurufnya. Misalnya, font Serif seperti Times New Roman terlihat lebih kecil dibanding Sans Serif seperti Arial pada ukuran yang sama.
Menurut Envato Tuts+ (sumber: tutsplus.com), penting untuk menyesuaikan ukuran font agar dua jenis huruf berbeda tetap terlihat harmonis.

Baca Juga  Mengenal Jenis Format File di Canva: JPG, PNG, PDF, dan MP4

Trik Profesional: Gunakan “Optical Balance”

Desainer profesional sering menggunakan prinsip optical balance, yaitu menyesuaikan ukuran font bukan hanya berdasarkan angka, tapi juga berdasarkan persepsi visual.

Contohnya, dua font dengan ukuran sama (misal 20px) bisa tampak berbeda besar karena perbedaan gaya desain font-nya. Jadi, sesuaikan berdasarkan penampilan visual di layar, bukan hanya ukuran numerik.

Kamu bisa melakukan ini dengan langkah berikut:

  1. Letakkan teks dalam desainmu.

  2. Bandingkan antar elemen.

  3. Atur ukuran sedikit demi sedikit sampai terlihat seimbang.

Metode ini sangat efektif digunakan di Canva, Figma, atau Photoshop karena kamu bisa melihat hasilnya secara langsung.

Menyesuaikan Ukuran Font untuk Desain Digital

Untuk konten digital seperti website, postingan Instagram, atau presentasi PowerPoint, ukuran font yang proporsional membantu tampilan tetap enak dilihat di berbagai perangkat.

Beberapa tips penting:

  1. Gunakan unit responsif seperti “em” atau “rem” (jika kamu mendesain untuk web).

  2. Pastikan kontras warna cukup kuat agar teks tetap terbaca.

  3. Lakukan uji coba di berbagai layar, terutama HP dan tablet.

Menurut Google Fonts Knowledge (sumber: fonts.google.com/knowledge), ukuran body text ideal untuk layar adalah antara 16px hingga 18px, karena mudah dibaca di berbagai resolusi.

Kesalahan Umum Saat Mengatur Ukuran Font

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula:

  1. Judul terlalu besar, hingga mengalihkan fokus dari isi.

  2. Body text terlalu kecil, membuat pembaca sulit memahami isi desain.

  3. Tidak memperhatikan jarak antar teks (line spacing), sehingga desain terlihat sesak.

  4. Menggunakan font yang terlalu banyak, membuat desain tidak fokus.

Untuk menghindari hal ini, selalu periksa keseimbangan antara ukuran huruf, jarak antarbaris, dan ruang putih di sekitarnya.

Panduan Cepat Ukuran Font Proporsional di Canva

Jika kamu menggunakan Canva, berikut panduan mudah yang bisa kamu ikuti:

  1. Judul utama (Heading): 42–72 pt

  2. Subjudul: 28–36 pt

  3. Isi teks (Body): 16–20 pt

  4. Keterangan kecil: 12–14 pt

Baca Juga  Cara Gunakan Text to Image di Canva AI

Trik tambahan:

  1. Gunakan fitur PositionTidy up untuk merapikan elemen teks secara otomatis.

  2. Gunakan Text Style agar ukuran font antarhalaman tetap konsisten.

(Sumber: Canva Design Tips, designschool.canva.com)

Menyesuaikan ukuran font secara proporsional adalah langkah penting dalam desain agar hasil akhirnya tampak profesional, mudah dibaca, dan enak dipandang.

Beberapa hal penting yang perlu kamu ingat:

  1. Tentukan skala tipografi yang konsisten.

  2. Sesuaikan ukuran dengan konteks media.

  3. Gunakan prinsip optical balance agar tampak seimbang secara visual.

  4. Hindari penggunaan ukuran ekstrem yang mengganggu keterbacaan.

Dengan memahami trik ini, kamu tidak hanya bisa membuat desain yang indah, tetapi juga mampu menyampaikan pesan dengan lebih efektif.