Gubuku – Sebelum membuat desain di Canva, penting untuk memahami apa itu komposisi desain. Komposisi adalah cara kamu menata dan mengatur elemen-elemen visual seperti teks, gambar, ikon, dan bentuk agar terlihat harmonis dan tidak berantakan.
Menurut Interaction Design Foundation (2024), komposisi adalah dasar dari semua karya visual karena membantu audiens memahami pesan yang ingin disampaikan dengan lebih mudah. Jika komposisinya berantakan, maka pesan desain bisa hilang atau membingungkan.
Dalam Canva, komposisi bisa kamu atur dengan fitur grids, alignment, dan guides, yang membantu memastikan setiap elemen sejajar dan proporsional.
Mengapa Keseimbangan Itu Penting dalam Desain?
Bayangkan kamu melihat poster dengan teks besar di satu sisi dan kosong di sisi lain. Rasanya seperti “berat sebelah”, bukan? Itulah yang disebut ketidakseimbangan visual.
Keseimbangan membuat desain terasa stabil dan menyenangkan untuk dilihat. Desain yang seimbang akan membuat mata penonton bergerak dengan nyaman dari satu bagian ke bagian lain tanpa terasa janggal.
Menurut buku The Non-Designer’s Design Book oleh Robin Williams (2020), keseimbangan dalam desain menciptakan harmoni visual yang membuat audiens lebih fokus pada pesan utama daripada terganggu oleh tata letak yang kacau.
Jenis-Jenis Keseimbangan dalam Desain
Agar lebih mudah diterapkan di Canva, kamu perlu tahu bahwa ada tiga jenis utama keseimbangan dalam desain grafis:
1. Keseimbangan Simetris ⚖️
Keseimbangan ini berarti elemen di satu sisi desain mencerminkan elemen di sisi lainnya.
Misalnya, jika kamu menempatkan gambar di kiri, maka kamu bisa menempatkan teks dengan ukuran yang sama di kanan.
Gunakan fitur position → center atau middle alignment di Canva agar hasilnya rapi.
➡️ Cocok untuk desain formal seperti undangan, poster acara resmi, atau presentasi bisnis.
2. Keseimbangan Asimetris 🔄
Berbeda dengan simetris, keseimbangan ini menggunakan ukuran, warna, atau bentuk yang berbeda, tetapi tetap terasa seimbang secara visual.
Misalnya, gambar besar di kiri bisa diimbangi dengan beberapa teks kecil di kanan.
Menurut Canva Design School (2024), keseimbangan asimetris membuat desain terasa lebih dinamis dan modern.
➡️ Cocok untuk konten media sosial, banner, atau infografis.
3. Keseimbangan Radial 🌐
Semua elemen berpusat dari satu titik, seperti lingkaran atau fokus tengah.
Contohnya bisa kamu lihat pada logo Starbucks atau desain mandala.
Di Canva, kamu bisa menggunakan fitur “align center” dan “rotate” untuk mengatur keseimbangan ini.
➡️ Cocok untuk desain logo, poster seni, atau desain produk yang ingin menonjolkan titik fokus tertentu.
Langkah-Langkah Membuat Komposisi Desain Seimbang di Canva
Berikut langkah-langkah sederhana agar desainmu terlihat proporsional dan profesional, meskipun kamu bukan desainer.
1. Tentukan Fokus Utama Desainmu 🎯
Sebelum menaruh elemen apapun, pikirkan apa yang ingin kamu tonjolkan. Apakah itu teks judul, gambar produk, atau logo?
Fokus utama harus menjadi pusat perhatian.
Gunakan font yang tegas dan ukuran lebih besar agar audiens langsung tahu inti pesan desainmu.
Contoh: jika kamu membuat poster diskon, tulis “DISKON 50%” dengan ukuran besar di tengah.
2. Gunakan Grid dan Guide di Canva 📐
Canva memiliki fitur grid dan guide (garis bantu) yang membantu kamu menata elemen dengan presisi.
Kamu bisa mengaktifkannya dengan cara:
Klik File → Show Rulers and Guides → Show Margins
Dengan fitur ini, setiap elemen bisa sejajar, baik secara horizontal maupun vertikal.
Menurut Canva Help Center (2024), grid adalah alat dasar yang sangat penting untuk menciptakan komposisi visual yang stabil dan proporsional.
3. Pahami “Ruang Kosong” atau White Space 🤍
Banyak pemula mengira desain bagus harus penuh dengan elemen. Padahal, ruang kosong (white space) justru membuat desain terlihat bersih dan fokus.
Ruang kosong bukan berarti kosong tanpa makna, tapi memberi “napas” bagi desainmu agar tidak terasa sesak.
Contoh: jika kamu membuat posting Instagram, beri jarak antara teks dan gambar agar tidak menumpuk.
👉 Tips: Gunakan fitur Spacing di Canva untuk mengatur jarak antar elemen.
4. Gunakan Warna untuk Menyeimbangkan Visual 🌈
Warna adalah alat kuat untuk menciptakan keseimbangan.
Jika satu sisi desain menggunakan warna cerah, imbangi dengan warna netral di sisi lain.
Canva menyediakan Color Wheel Tool yang membantu kamu menemukan kombinasi warna komplementer agar desain terasa harmonis.
Sumber: Canva Color Wheel
5. Gunakan Prinsip Hierarki Visual 📊
Hierarki membantu mata pembaca mengetahui bagian mana yang harus dilihat dulu.
Gunakan ukuran font, ketebalan, dan warna untuk menunjukkan prioritas informasi.
Contohnya:
-
Judul: ukuran besar, tebal, warna mencolok.
-
Subjudul: ukuran sedang, warna netral.
-
Isi teks: ukuran kecil, warna lembut.
Hierarki ini menciptakan alur visual yang seimbang, seperti panduan bagi mata pembaca untuk “berjalan” di dalam desain.
Kesalahan Umum Saat Membuat Komposisi di Canva
Supaya hasil desainmu maksimal, hindari kesalahan berikut:
-
Terlalu Banyak Elemen – membuat desain berantakan dan sulit dibaca.
-
Tidak Memperhatikan Margin – elemen terlalu menempel di pinggir membuat desain terasa sempit.
-
Pemilihan Warna yang Tidak Seimbang – hindari penggunaan terlalu banyak warna mencolok.
-
Font Tidak Konsisten – maksimal gunakan dua jenis font agar terlihat profesional.
Menurut Adobe Creative Blog (2023), menjaga konsistensi dan keseimbangan visual adalah kunci agar desain tetap mudah dipahami dan menarik perhatian audiens.
Contoh Praktis di Canva
Kamu bisa coba latihan berikut:
-
Buka Canva dan pilih template “Poster”.
-
Pilih layout kosong dan aktifkan grid.
-
Tambahkan gambar produk di sebelah kiri.
-
Tambahkan teks promosi di sebelah kanan.
-
Gunakan warna latar yang netral agar elemen utama lebih menonjol.
-
Pastikan semua elemen sejajar dan tidak saling tumpang tindih.
Coba perhatikan bagaimana desain terasa lebih nyaman setelah kamu menyeimbangkan posisi, ukuran, dan warna.
Keseimbangan Adalah Kunci Desain yang Menarik
Komposisi yang seimbang membuat desain terlihat rapi, profesional, dan mudah dipahami.
Dengan memanfaatkan fitur-fitur Canva seperti grid, alignment, color wheel, dan white space, kamu bisa menciptakan desain berkualitas tanpa perlu jadi desainer ahli.
Ingat, desain yang baik bukan yang penuh elemen, tapi yang punya keseimbangan visual sehingga setiap bagian bekerja sama menyampaikan pesan utamamu.





Leave a Reply