Gubuku –1. Tingkat Readability (Keterbacaan) Langsung Anjlok
Di dunia desain, ada dua istilah penting: Legibility (kejelasan bentuk huruf) dan Readability (kenyamanan membaca teks secara keseluruhan).
Font handwriting biasanya punya lekukan yang rumit, ketebalan garis yang gak konsisten, dan jarak antar huruf yang rapat atau menyambung. Kalau dijadikan paragraf panjang:
-
Mata harus bekerja 2x lebih keras buat mengenali tiap kata.
-
Kecepatan membaca pembaca langsung melambat secara drastis.
-
Audiens yang gak sabaran bakal langsung close tab alias bounce rate website lo meroket!
2. Bikin Efek “Visual Fatigue” (Mata Auto Lelah)
Mata manusia itu menyukai pola yang rapi dan terprediksi saat membaca teks panjang. Makanya font keluarga Sans Serif (seperti Inter, Roboto, atau Open Sans) atau Serif (seperti Merriweather) jadi standar utama untuk body text.
Font handwriting itu bentuknya dinamis dan cenderung berantakan secara visual. Ketika lo menjejali satu blok paragraf penuh dengan bentuk-bentuk meliuk-liuk, otak lo bakal kelelahan memproses informasi tersebut. Hasilnya? Pusing, lelah, dan informasi yang mau disampaiin malah gak masuk ke otak pembaca.
3. Rusak Komposisi & “White Space” Paragraf
Font tulisan tangan itu punya karakter tinggi-rendah huruf yang ekstrem (misalnya ekor huruf g, y, p atau bagian atas huruf h, k, l).
Ketika dipakai dalam bentuk paragraf:
-
Baris atas dan baris bawah sering bertabrakan (leading atau line height jadi kacau).
-
White space (ruang kosong) antar kata jadi terlihat berantakan dan gak konsisten.
-
Tampilan paragraf kelihatan sangat sesak dan “kotor”.
4. Gak Friendly di Layar HP (Mobile-Unfriendly)
Gen Z kalau konsumsi konten mayoritas pakai layar HP yang relatif kecil. Font handwriting yang ukurannya kecil di layar smartphone bakal kelihatan kayak garis-garis benang kusut!
Kalau tulisan lo gak nyaman dibaca di layar HP, otomatis user experience (UX) media sosial atau website lo dianggap buruk sama audiens.
Terus, Kapan Font Handwriting Boleh Dipakai?
Bukan berarti font handwriting itu musuh publik ya, bestie! Font ini tetap super keren kalau lo pakai di tempat dan porsi yang tepat:
-
✅ Judul/Heading Singkat: Buat narik perhatian di header poster atau cover microblog.
-
✅ Kutipan (Quotes): Teks pendek 3–5 kata buat ngasih aksen personal.
-
✅ Elemen Dekoratif: Tulisan signature (tanda tangan), watermark, atau tulisan di kartu ucapan.
-
❌ Body Text/Paragraf Panjang: HARAM hukumnya kalau lo mau pembaca lo paham isinya!




Leave a Reply