Sistem Visual Olimpiade Proyek Desain Paling Rumit di Dunia

Sistem Visual Olimpiade  Proyek Desain Paling Rumit di Dunia

Sistem Visual Olimpiade Proyek Desain Paling Rumit di Dunia

Gubuku – Pernah gak sih lo lagi nonton Olimpiade—entah itu tayangan pembukaan yang megah atau pertandingan olahraga pilihan lo—terus mikir: “Buset, kok semua tampilannya bisa klop dan estetik banget ya?”

Mulai dari logo, maskot, piktogram olahraga, warna lapangan, jersey atlet, sampai signage petunjuk jalan di stadion, semuanya punya vibes yang seragam. Nah, semua elemen visual yang lo lihat itu bukan cuma sekadar tempelan hiasan biar keren. Itu adalah bagian dari Sistem Visual Olimpiade (Olympic Identity System).

Di balik kemegahan panggung olahraga terbesar di bumi ini, ada tim desainer yang harus kerja ekstra keras. Bahkan, banyak pro designer yang nyebut proyek ini sebagai proyek desain paling rumit di dunia.

Penasaran kenapa proyek ini dianggap level dewa dan gimana proses di balik layarnya? Yuk, kita bedah bareng-bareng!

1. Skala Proyek yang “Agak Laen”: Dipakai di Seluruh Penjuru Dunia!

Kalo biasanya desainer dapet brief buat bikin identitas visual satu merek kafe atau aplikasi HP, desainer Olimpiade harus merancang sistem visual yang bakal dipakai sama ratusan negara dengan latar belakang budaya yang beda-beda.

Sistem visual ini gak cuma muncul di layar TV atau feed media sosial, tapi juga di:

  • Atribut fisik (tiket, medali, obor, jersey, hingga lanyard panitia).

  • Arsitektur & Dekorasi (lapangan, papan skor, spanduk raksasa di jalanan kota).

  • Pengalaman Digital (aplikasi, situs web, grafik siaran langsung / broadcast graphics).

Salah sedikit aja pas bikin rancangan, dampaknya bakal kelihatan sama miliaran pasang mata di seluruh dunia!

2. Tantangan Piktogram: Bahasa Tanpa Kata yang Harus Dipahami Semua Orang

Salah satu bagian paling legendaris (sekaligus bikin pusing) dari sistem visual Olimpiade adalah bikin Piktogram Olahraga—itu loh, ikon-ikon kecil yang melambangkan cabang olahraga kayak renang, panahan, atau basket.

Baca Juga  Rahasia Menata Grid Instagram Agar Terlihat Estetik

Tantangannya apa?

  • Harus Universal: Gak peduli orang itu dari Indonesia, Brasil, Jepang, atau Prancis, begitu ngelihat ikon tersebut, mereka langsung paham cabangnya tanpa perlu baca teks.

  • Inovatif tapi Paham Fungsi: Di Olimpiade Tokyo 2020 misalnya, mereka bikin piktogram animasi pertama dalam sejarah. Sementara di Olimpiade Paris, piktogramnya diubah konsepnya jadi ala “Lambang Kehormatan” (Coat of Arms).

3. Menyatukan Budaya Tuan Rumah + Budaya Dunia

Olimpiade itu bukan cuma ajang olahraga, tapi juga panggung pamer budaya dari negara tuan rumah. Jadi, desainer dituntut buat memadukan dua elemen besar: Warisan Lokal dan Vibes Global.

Desainer harus riset mendalam biar desain yang dibuat terasa autentik membawa kebudayaan lokal setempat, tapi tetap kelihatan modern dan inklusif buat dinikmati masyarakat internasional. Kombinasi warna, motif, sampai bentuk huruf (custom font) dibuat khusus dari nol demi menyampaikan kisah unik dari kota penyelenggara tersebut.

4. Sistem Fleksibel yang Harus “Tahan Banting”

Bayangin lo harus bikin satu panduan desain (brand guidelines) yang bisa diterapkan di media sekecil pulpen, tapi juga harus kelihatan keren saat dicetak di spanduk gedung 50 lantai.

Itulah kenapa sistem visual Olimpiade dibuat sangat modular dan fleksibel:

  • Grid System Ketat: Biar siapa pun yang mengaplikasikannya (mulai dari vendor lokal sampai stasiun TV internasional), hasilnya tetap presisi dan gak mencong-mencong.

  • Kompatibilitas Media: Harus kelihatan tajam di cetakan fisik, estetik di layar digital, dan tetap terbaca dalam animasi yang bergerak cepat.

Ringkasan: Mengapa Proyek Ini Sangat Kompleks?

Elemen Tantangan Utama
Audiens Miliaran orang dari ratusan negara & lintas budaya.
Penerapan Visual Ribuan media berbeda (dari medali kecil hingga stadion raksasa).
Piktogram Menjelaskan cabang olahraga secara visual tanpa kata-kata.
Pesan Budaya Harus membawa nilai lokal tuan rumah sekaligus semangat persatuan dunia.
Baca Juga  Tren Desain Kemasan Produk yang Paling Menjual Tahun Ini