Gubuku – 1. Bikin Visual Hierarchy yang Jelas
Mata manusia itu pemalas. Saat masuk ke landing page, pengunjung gak langsung membaca kata demi kata, melainkan melakukan scanning. Dengan skala tulisan yang pas:
-
Judul utama (H1) langsung mencuri perhatian.
-
Subjudul (H2/H3) mengarahkan mata ke poin penting.
-
Teks isi (Body) nyaman dibaca tanpa bikin mata lelah.
2. Menaikkan Nilai Konversi (Conversion Rate)
Gak cuma soal estetika, tata letak teks yang jelas bikin call-to-action (CTA) seperti tombol “Daftar Sekarang” atau “Beli Produk” makin menonjol. Informasi yang gampang dicerna bikin pengunjung gak ragu buat ambil keputusan.
3 Rasio Typography Scale yang Paling Sering Dipakai
Untuk menentukan skala ukuran huruf, desainer biasanya mengalikan ukuran dasar (base size, umumnya 16px) dengan rasio tertentu:
| Nama Rasio | Nilai Pengali | Karakter Vibe | Cocok Buat |
| Minor Third | 1.200 |
Rapih, subtle, ramping | Website kaya teks, artikel, dashboard |
| Major Third | 1.250 |
Seimbang, modern | Landing page SaaS, e-commerce |
| Golden Ratio | 1.618 |
Dramatis, kontras tinggi | Landing page produk hero, portofolio |
Rahasia Menerapkan Typography Scale pada Landing Page
-
Tentukan Base Size Dulu: Gunakan 16px sebagai standar ukuran body text. Ukuran ini paling ramah buat mata di berbagai layar device.
-
Gunakan Alat Bantu (Tools): Gak perlu menghitung manual pakai kalkulator! Pakai tools gratis seperti Type Scale (
type-scale.com) atau plugin Figma untuk generate skala otomatis. -
Manfaatkan Line Height (Jarak Antar Baris): Untuk judul berukuran besar, pakai line height lebih rapat (sekitar
1.1–1.2). Untuk teks paragraf, berikan ruang bernapas lebih longgar (sekitar1.5–1.6). -
Batasi Variasi Font Weight: Cukup gunakan 2–3 variasi saja (misal: Regular, Medium, dan Bold). Terlalu banyak jenis ketebalan malah bikin layout kelihatan berantakan.
Penulis : adellia smk sudj



Leave a Reply