Cara Merancang Visual Interface untuk Antarmuka

Cara Merancang Visual Interface untuk Antarmuka

Gubuku – 1. Buat Visual Hierarchy yang Jelas

Gunakan ukuran, warna, dan ketebalan huruf untuk mengarahkan pandangan pengguna. Teks paling penting (seperti judul utama) harus paling menonjol, baru disusul oleh deskripsi atau tombol aksi (Call to Action). Jangan bikin semua elemen berukuran sama besar karena bikin mata cepat lelah!

2. Pilih Kombinasi Warna yang Tepat

Warna memegang peranan besar dalam membangun suasana (mood). Gunakan rumus dasar 60-30-10:

  • 60% warna dominan (biasanya warna latar/netral seperti putih/abu-abu).

  • 30% warna sekunder (buat kartu, struktur, atau teks).

  • 10% warna aksen (buat tombol utama atau elemen yang butuh perhatian khusus).

3. Konsisten dengan Design System

Gunakan bentuk tombol, gaya ikon, dan jenis font yang sama di seluruh halaman aplikasi. Konsistensi bikin aplikasi kelihatan profesional dan memudahkan pengguna mengenali navigasi.

4. Manfaatkan White Space (Ruang Kosong)

Jangan takut sama ruang kosong! White space di antara teks dan gambar berguna buat memberi “ruang bernapas” bagi mata pengguna, sehingga tampilan kelihatan rapi dan gak penuh sesak.

5. Utamakan Aksesibilitas (Accessibility)

Pastikan kontras warna antara teks dan latar belakang cukup tinggi supaya gampang dibaca oleh siapa saja, termasuk di bawah terik matahari atau buat pengguna dengan gangguan penglihatan warna.

Perbandingan: Tampilan UI Bagus vs UI Buruk

Elemen UI yang Baik (Pengguna Suka) UI yang Buruk (Pengguna Close)
Navigasi Tombol jelas dan gampang dijangkau jempol Tersembunyi dan membingungkan
Font Maksimal 2 jenis font yang gampang dibaca Terlalu banyak jenis font yang funky
Warna Harmonis dan kontrasnya pas Terlalu mencolok dan nabrak
Tata Letak Rapi dan punya flow yang jelas Berantakan dan penuh sesak
Baca Juga  Cara Menjaga Kesehatan Tulang Belakang Bagi Desainer

 

Penulis : Adellia SMK SUDJ