Gubuku – Layout adalah cara kita menata elemen visual seperti teks, gambar, dan ruang kosong agar menghasilkan tampilan yang teratur dan enak dipandang. Menurut Smashing Magazine (2023), layout berfungsi sebagai “peta visual” yang memandu mata pembaca mengikuti alur informasi. Jadi, kalau layout berantakan, pesan yang ingin disampaikan bisa gagal tersampaikan.
Kesalahan Umum dalam Membuat Layout
1. ❌ Terlalu Banyak Elemen dalam Satu Halaman
Salah satu kesalahan terbesar adalah menjejalkan semua informasi dalam satu desain. Misalnya pada poster acara, banyak desainer pemula memasukkan semua detail tanpa filter. Akibatnya, desain terlihat penuh dan membingungkan.
Cara menghindari:
Gunakan prinsip less is more. Ambil inti informasi, lalu tambahkan detail tambahan melalui QR code atau link.
2. ❌ Tidak Memanfaatkan White Space
White space (ruang kosong) sering dianggap sia-sia, padahal sebenarnya justru membantu desain terlihat lega dan mudah dibaca. Desain yang terlalu padat membuat mata lelah.
Cara menghindari:
Sisakan jarak yang cukup antar elemen. Seperti dijelaskan oleh Interaction Design Foundation (2022), white space meningkatkan keterbacaan hingga 20%.
3. ❌ Mengabaikan Hierarki Visual
Hierarki visual adalah cara kita mengatur elemen agar pembaca tahu mana yang lebih penting. Jika semua teks dibuat sama besar, audiens akan bingung harus membaca dari mana.
Cara menghindari:
Gunakan ukuran font berbeda untuk judul, subjudul, dan isi. Tambahkan kontras warna agar pesan utama lebih menonjol.
4. ❌ Kombinasi Warna yang Tidak Tepat
Kesalahan umum lain adalah memilih warna yang terlalu ramai atau tidak serasi. Misalnya teks kuning di atas latar putih yang sulit terbaca.
Cara menghindari:
Gunakan color palette yang seimbang. Situs seperti Coolors.co atau Adobe Color bisa membantu menemukan kombinasi warna yang harmonis.
5. ❌ Font Terlalu Banyak
Menggunakan banyak jenis font dalam satu desain membuat tampilan terlihat tidak profesional.
Cara menghindari:
Batasi maksimal 2–3 jenis font. Misalnya satu font untuk judul, satu untuk isi, dan satu font dekoratif bila perlu.
6. ❌ Tidak Konsisten dengan Grid
Grid adalah garis bantu tak terlihat yang membantu menyusun elemen agar rapi. Jika diabaikan, desain bisa terlihat “acak-acakan”.
Cara menghindari:
Selalu gunakan grid saat mendesain. Banyak software desain seperti Adobe Illustrator, Canva, atau Figma sudah menyediakan fitur grid otomatis.
7. ❌ Ukuran dan Resolusi Gambar Buruk
Gambar pecah atau terlalu kecil membuat desain terlihat murahan.
Cara menghindari:
Gunakan gambar beresolusi tinggi minimal 300 dpi untuk cetak, dan sesuaikan ukuran gambar agar tidak pecah di layar digital.
8. ❌ Kontras Teks dan Latar Tidak Cukup
Teks gelap di atas latar gelap, atau sebaliknya, membuat isi sulit terbaca.
Cara menghindari:
Gunakan prinsip kontras: teks terang di atas latar gelap, atau teks gelap di atas latar terang.
9. ❌ Mengabaikan Kebutuhan Audiens
Banyak desainer terlalu fokus pada estetika, lupa bahwa desain dibuat untuk audiens. Misalnya, brosur untuk orang tua menggunakan font kecil yang sulit dibaca.
Cara menghindari:
Kenali target audiens sebelum mendesain. Jika audiens anak muda, gunakan gaya modern; jika audiens orang dewasa, gunakan font yang jelas dan sederhana.
10. ❌ Tidak Melakukan Uji Coba Sebelum Final
Kesalahan kecil seperti typo, elemen bergeser, atau warna yang berubah saat dicetak sering luput diperhatikan.
Cara menghindari:
Selalu lakukan proofing. Cetak versi percobaan (print test) atau minta feedback dari teman sebelum desain dipublikasikan.
Mengapa Menghindari Kesalahan Layout Itu Penting?
Kesalahan kecil dalam layout bisa berdampak besar pada persepsi orang. Menurut penelitian dari Stanford Persuasive Technology Lab (2021), 46% orang menilai kredibilitas suatu brand berdasarkan kualitas desain visualnya. Jadi, layout yang buruk bisa merusak citra profesional sebuah brand atau bisnis.
Tips Praktis Agar Layout Lebih Profesional
-
Gunakan prinsip desain: alignment, contrast, proximity, repetition.
-
Perhatikan keterbacaan: jangan terlalu kecil atau terlalu ramai.
-
Buat draft kasar terlebih dahulu sebelum masuk ke detail desain.
-
Selalu tanyakan pada diri sendiri: “Apakah pesan sudah jelas?”
Kata Kunci SEO
-
Kesalahan umum dalam layout
-
Cara membuat layout yang benar
-
Prinsip layout desain
-
Layout profesional
-
Kesalahan desainer pemula
Membuat layout yang baik bukan soal kemampuan teknis semata, tapi juga soal memahami audiens dan menyampaikan pesan dengan jelas. Hindari kesalahan umum seperti menjejalkan elemen, mengabaikan white space, salah memilih warna, hingga tidak melakukan uji coba. Dengan memperhatikan hal-hal kecil ini, desain Anda akan terlihat lebih profesional, menarik, dan efektif menyampaikan pesan.





Leave a Reply